Menu

Digital Talent Scholarship: Beasiswa Dari Kominfo Yang Wajib Kamu Ketahui

Pada tahun 2020, ekonomi digital di Indonesia diperkirakan akan mencapai 130 miliar US dollar atau Rp 1.831 triliun, gaes. Oleh karena itulah, Kementerian Komunikasi dan Informatika meluncurkan program pendidikan tanpa gelar bertajuk Digital Talent Scholarship.

Program ini sebenarnya adalah beasiswa pelatihan intensif yang bertujuan untuk menyiapkan sumber daya manusia dalam mendukung transformasi digital di Indonesia menuju Industri 4.0 serta peningkatan ekonomi digital.

Fyi, beasiswa ini sudah berjalan sejak tahun lalu selama 2 bulan, gaes. Di tahun lalu,  sebanyak 980 orang telah berhasil mendapatkan sertifikat dari program ini.

Sementara, pada tahun 2019 pihak Kominfo menargetkan 25 ribu talenta bisa mendaftar dan mengikuti program ini sampai selesai. Digital Talent Scholarship 2019 sendiri akan dibuka pendaftarannya mulai 15 April 2019 mendatang.

Bekerjasama dengan Perguruan Tinggi

Beasiswa yang dikelola oleh Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Kominfo bekerja sama dengan lima universitas negeri di Indonesia sebagai tuan rumah dan penyedia tenaga pengajar. Berikut informasi lebih lanjut mengenai bentuk kerja sama dengan lima universitas negeri di Inonesia.

  1. Institut Teknologi Bandung dalam bentuk pelatihan bidang Cybersecurity dan Cloud Computing.
  2. Universitas Indonesia dalam bentuk pelatihan bidang Cybersecurity dan Cloud Computing.
  3. Universitas Gadjah Mada di bidang Big Data dan Artificial Intelligence.
  4. Institut Teknologi Sepuluh Nopember di bidang Big Data dan Artificial Intelligence.
  5. Universitas Padjadjaran untuk pelatihan Digital Business.

Kini terdapat 28 Perguruan Tinggi dan 22 Politeknik yang tersebar di 25 kota di Indonesia untuk pelatihan beasiswa ini. Untuk Perguruan Tinggi dan Politeknik mana saja yang menyediakan Digital Talent Scholarship 2019 ini, belum ada keterangan lebih lanjut dari Kominfo (jadi, kita tunggu saja informasi selanjutnya, ya).

8 Bidang pelatihan

Pelatihan teknis yang bisa kamu pilih selama mengikuti beasiswa ini meliputi 8 bidang di bawah berikut.

  1. Artificial Intelligence
  2. Big Data Analitycs
  3. Cyber Security
  4. Machine Learning
  5. Digital Policy & Cloud Computing
  6. Internet of Things
  7. Programming & Coding
  8. Graphic Design & Animation

Untuk menyusun kurikulum 8 bidang di atas, Kominfo menggandeng sejumlah perusahaan teknologi global—seperti Sysco, Google, Microsoft, dan sebagainya.

Persyaratan Pendaftar

Beasiswa Digital Talent terbuka untuk lulusan SMK TIK atau bidang yang terkait, lulusan D3 hingga S1, ASN/PNS/TNI/Polri, dan pelaku industri yang memenuhi persyaratan. Berikut persyaratan yang harus kamu penuhi untuk mendaftar.

Persyaratan untuk Vocational School Grad. Academy (VSGA)

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Usia maksimal 29 tahun
  • Lulusan pendidikan SMK/D1/D2/D3/D4 di bidang TIK yang terkait
  • Tidak bersekolah atau lulus tingkat pendidikan di bawah SMK pun DIPERBOLEHKAN MENDAFTAR namun HARUS memiliki sertifikat kompetensi di bidang TIK (Jaringan dan Infrastruktur; Pemrograman dan Pengembangan Perangkat Lunak; IT Multimedia)
  • Tidak/belum bekerja
  • Lolos seleksi administrasi dan test bidang kompetensi yang diadakan
  • Tidak mengundurkan diri jika dinyatakan lulus seleksi
  • Bersedia mengikuti peraturan dan tata tertib serta mengikuti kegiatan hingga akhir

Persyaratan untuk Fresh Graduate Academy (FGA)

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Usia maksimal 29 tahun
  • Lulusan pendidikan S1 di bidang TIK, Statistika, Matematika, atau Elektro
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Tidak/belum bekerja
  • Lolos seleksi administrasi dan test bidang kompetensi yang diadakan
  • Tidak mengundurkan diri jika dinyatakan lulus seleksi
  • Bersedia mengikuti peraturan dan tata tertib serta mengikuti kegiatan hingga akhir

Persyaratan untuk Coding Teacher Academy (CTA)

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Usia maksimal 50 tahun
  • Mengajar Mata pelajaran di bidang Pemrograman, Rekayasa Perangkat Lunak atau TIK
  • Mendapat rekomendasi dari Kepala Sekolah tempat mengajar
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Lolos seleksi administrasi dan test bidang kompetensi yang diadakan
  • Tidak mengundurkan diri jika dinyatakan lulus seleksi
  • Bersedia mengikuti peraturan dan tata tertib serta mengikuti kegiatan hingga akhir

Persyaratan untuk Online Academy (OA)/Pelaku Industri

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Lolos seleksi administrasi dan test bidang kompetensi yang diadakan
  • Tidak mengundurkan diri jika dinyatakan lulus seleksi
  • Bersedia mengikuti peraturan dan tata tertib serta mengikuti kegiatan hingga akhir

Cara Pendaftaran

Bagi kamu yang berminat, berikut cara mendaftar beasiswa Digital Talent.

1. Isi Formulir Pendaftaran

Kamu harus mengisi data diri seperti nama, alamat, pendidikan, dan juga yang kamu tidak boleh lupakan adalah nomor KTP. Data diri ini perlu dikonfirmasi lewat e-mail. Jadi setelah kamu berhasil melengkapi data diri, kamu buka e-mail yang kamu gunakan untuk mendaftar dan klik tautan yang telah dikirimkan.

2. Pilih pelatihan

Setelah mengonfirmasi akunmu, jangan lupa untuk kembali ke laman https://digitalent.kominfo.go.id/, ya, gaes. Login pada kanan atas laman menggunakan e-mail dan password yang kamu isi di formulir. Setelah masuk, pilih pelatihan yang akan kamu ikuti dan lokasi kampus yang kamu inginkan.

3. Lengkapi berkas administrasi

Jangan lupa untuk mempersiapakan sejumlah berkas yang diminta—seperti scan KTP dan pas foto. Persyaratan lain diunggah sesuai dari kalangan mana kamu mendaftar, apakah dari lulusan SMK TIK, lulusan D3-S1, ASN/PNS/TNI/Polri, atau pelaku industri.

4. Tes online

Jika telah mengunggah semua berkas yang dipersyaratkan, kamu akan diarahkan untuk mengikuti tes online. Bentuknya berupa 20 soal pilihan ganda yang mesti dikerjakan selama 30 menit.

 

Catatan:

* Kalau kamu berminat untuk mengikuti beasiswa ini, segera persiapkan dirimu. Eitss, tapi ingat, jangan coba-coba. Kenapa begitu?

* Soalnya program ini menuntut komitmen penuh dari para pesertanya. Kalau tak percaya, coba baca lagi , deh, di bagian persyaratan. Kalimat “Bersedia mengikuti peraturan dan tata tertib serta mengikuti kegiatan hingga akhir” selalu ada di setiap poin persyaratan yang diajukan pada setiap jenjangnya.

* Nah, kalau kamu mengikuti kurang dari 90% atau keluar di tengah program maka kamu harus mengembalikan biaya pinalti sebesar Rp 9 juta.

* Untuk Informasi lebih lanjut mengenai pelaksanaan Digital Talent Scholarship 2019 kamu bisa bergabung di link ini atau ke laman https://digitalent.kominfo.go.id/, ya, gaes. Selamat mencoba!

 

Baca juga:

 

(Sumber gambar: twitter @kemkominfo)

LATEST COMMENT
Arif Alfon Gordon | 7 jam yang lalu

Jadi, ketika saya lulus sbm, harus saya lepaskan kak??

Program Bidikmisi Jalur SNMPTN, SBMPTN dan Ujian Mandiri/PMDK/UMPN 2019
Achmad Choirul Huda | 9 jam yang lalu

Min jadi univ mau nerima kita dipilihan kedua kan? Banyak kabar hoax yg bilang gitu :(

Strategi Menentukan Pilihan Pertama dan Kedua pada SBMPTN 2019
Azizah Nur | 11 jam yang lalu

Bismillah maba oseanografi itb 2021:)). O iya kalo oseano di itb tesnya saintek atau soshum?

Serba-Serbi Jurusan Oseanografi—Untuk Kamu yang Ingin “Kenalan” Lebih Jauh dengan Laut dan Seisinya
bae eristhaaak | 11 jam yang lalu

Wahh :') aku tahun ini gak keterima sma negeri walaupun nem bagus tapi karena zonasi dan kurangnya perkiraan. Tapi aku berusaha untuk yakin bahwa semua sekolah sama yang membuat beda adalah isinya atau diri kita sendiri walaupun bakalan masuk swasta semoga ini merupakan jalan terbaik dari tuhan.

Masuk SMA Favorit dan Unggulan, Penting Nggak, Sih?
Dipamustafa | 11 jam yang lalu

pentingan mana sih? daya tampungnya apa peluang(keketatan)?

Pengertian Keketatan Persaingan, Daya Tampung, dan Peluang dalam SNMPTN, SBMPTN, dan Seleksi Mandiri
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©