Menu

Bikin Bangga! Atlet Muda Indonesia Harumkan Merah Putih di Ajang ASEAN Para Games

Hari Sabtu (09/23) lalu, kabar gembira datang dari kontingen Indonesia yang berlaga di ajang ASEAN Para Games. Para atlet difable ini berhasil meraih 126 medali emas, 75 perak, dan 50 perunggu. Jumlah perolehan tersebut mengantarkan kontingen merah putih menjadi juara umum perhelatan olahraga se-Asia Tenggara khusus atlet difabel yang digelar di Malaysia. Kita patut bangga, nih!

Keterbatasan Bukan Halangan

Bayu Rahardian selaku Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia dan asisten deputi pengembangan olahraga tradisional dan layanan khusus Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyatakan bahwa pihaknya merasa sangat bangga dan berterima kasih kepada seluruh atlet yang telah berpartisipasi dalam ASEAN Para Games 2017.

“Mereka membuktikan keterbatasan bukan hambatan untuk menembus prestasi. Kesuksesan ini juga berkat kerjasama apik dan kompak seluruh anggota tim dan Kementerian Pemuda Dan Olahraga (Kemenpora) serta National Paralympic Comittee (NPC) Indonesia, dan pihak lainnya yang selama ini memberikan dukungan penuh,” paparnya.

Jendi Panggabeanl, atlet renang difabel asal Indonesia, berpose di depan arena kolam renang untuk ASEAN Para Games.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, pun juga menyampaikan rasa syukurnya atas prestasi yang diraih oleh kontingen Indonesia ini. Menurutnya, hal itu menebus sekaligus mengobati kegagalan atlet non-difabel pada SEA Games 2017. Yup, kemarin kan, bangsa kita lagi kecewa berat lantaran prestasi olahraganya yang sangat menurun. Nah, kemenangan ini membangkitkan kembali semangat Indonesia sekaligus menunjukkan bahwa kita bisa.

Selain itu, prestasi gemilang ini juga mengulangi kemenangan Indonesia di ajang yang sama 3 tahun lalu.

Untuk detail perolehan medali kontingen Indonesia sendiri, bisa kamu lihat di bawah ini:

Cabang olahraga  

  Emas  

  Perak  

  Perunggu  

  Total  

Atletik

  40

  28

 17

  85

Renang

  39

  13

  12

   64

Catur

  14

  9

  5

  28

Tenis Meja 

  14

  9

  1

  21

Bulutangkis

  8

  5

  4

  17

Angkat berat

  7

  4

  -

  11

Sepeda

  2

  3

  7

  12

Panahan

  1

  3

  -

   4

Sepakbola

  1

  -

  -

  1

Boling

  -

  -

  1

  1

 

Sementara itu, untuk klasemen akhir ASEAN Para Games 2017 dapat dilihat sebagai berikut:

 

Urutan negara Emas Perak Perunggu Total
1. Indonesia 126 75 50 251
2. Malaysia 90 85 83 258
3. Thailand 68 73 95 236
4. Vietnam 40 61 60 161
5. Filipina 20 20 29 69
6. Myanmar 11 15 17 43
7. Singapura 10 18 24 52
8. Brunei Darussalam 2 6 6 14
9. Timor Leste 2 0 1 3
10. Kamboja - 5 5 10
11. Laos - 4 4 8

***

Buat kamu yang belum tahu, ASEAN Para Games (APG) merupakan perhelatan di bidang olahraga yang ditujukan bagi atlet-atlet dengan keterbatasan fisik atau yang biasa disebut difabel. Tahun ini, APG dilaksanakan di Malaysia dan diikuti oleh 11 negara se-Asia Tenggara. Total medali yang diperebutkan sejumlah 1096 medali yang terdiri dari: 368 emas, 361 perak, dan 367 perunggu.

Akhir kata, Youthmanual mau ngucapin terimakasih untuk segenap arjuna dan srikandi merah putih yang telah mengharumkan nama Indonesia di ajang olaraga internasional! Semoga prestasi kalian bisa jadi inspirasi buat muda-mudi Indonesia buat terus berkarya mengharumkan nama bangsa di kancah dunia. Go Indonesia!

Baca juga:

(sumber gambar: sport.detik.com, bbc.com)

LATEST COMMENT
Maulida Nur Perdani | 3 jam yang lalu

bantu jawab ya.. kalau memang hanya minat di rumpun soshum, ambil soshum saja bisa kok, gak harus ipc ^^

Strategi Sukses IPC di SBMPTN Serta Pertimbangan Memilih IPC
Anisa | 13 jam yang lalu

Kk aku kan dari jurusn ipa, tapi pas mau kuliah mau ngambil soshun, itu apakah harus utbk nya sohsun atau ipc kk?

Strategi Sukses IPC di SBMPTN Serta Pertimbangan Memilih IPC
Tisam Ali | 20 jam yang lalu

Apakah masih bisa diubah? Jika ya, silakan coba di prodi yang lain. Namun apabila telah telanjur dan tidak bisa diubah, maka saran saya coba jalani. Bulatkan tekad untuk menjalani perkuliahan. Dari situ, kamu benar-benar dapat mengetahui apakah salah jurusan atau ternyata bisa dijalani.

Balada Salah Jurusan Kuliah dan Solusinya. Nggak Harus Pindah Jurusan, Kok!
Tisam Ali | 20 jam yang lalu

Hai Kristin, untuk teknis pengisian, bisa kamu tanyakan ke pihak kampus. Kebanyakan kampus sudah menerapkan pengisian berbasis komputer secara online. Ada pula yang masih mengisi secara manual (tertulis).

Strategi Mengisi KRS: Memilih Mata Kuliah dan Menentukan Jumlah SKS
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©