Menu

Belajar dari Kisah Mahasiswi yang Tewas di Kostan dan Tips Supaya Kamu Lebih Menjaga Keamanan


Kemarin, tepatnya Senin 9 Januari 2017, Jakarta lagi-lagi dikagetkan dengan kematian mahasiswi di kawasan kost-kostan. Mahasiswi tersebut diduga menjadi korban pembunuhan.

Tri Ari Yani Puspo Arum yang berusia 23 tahun dan berstatus mahasiswi Universitas Esa Unggul, ditemukan tewas dengan luka tusuk di kamar kostnya yang terletak di Jalan Kebon Jeruk baru, RT 08 RW 11, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

AKBP Eko Hadi Santoso, selaku Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, mengatakan jika pada jasad Arum terdapat luka tusuk di leher depan dan leher kiri, serta ada luka tusuk dibagian perut sebelah kanan.

Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus kematian Arum dengan memeriksa beberapa saksi. Para saksi yang diperiksa antara lain Zainal Abidin (pacar Arum), Ezeugwe Clivert  dan Hernita amalliyah (para tetangga Arum), serta Ibu MAsiah (pemilik kost-kostan).

Awalnya, Zainal mencoba menghubungi Arum via telepon sekitar jam tujuh pagi. Tapi, nggak ada jawaban sama sekali dari Arum. Kemudian karena khawatir dan penasaran, Zainal datang ke kost Arum dan menemukan Arum sudah telentang di lantai dengan penuh luka di tubuhnya dan kehilangan banyak sekali darah. Setelah itu, Zainal berlari keluar dan meminta pertolongan kepada tetangga korban untuk membawa Arum ke Rumah Sakit Siloam, Kebon Jeruk.

Malangnya, sebelum sampai di rumah sakit, Arum telah menghembuskan nafas terakhirnya. Hingga saat ini, pelaku serta motif pembunuhan Arum masih belum diketahui, dan pihak kepolisian masih terus menyelidikan kasus pembunuhan ini. Kabarnya, dompet dan handphone Arum hilang namun barang berharga lain sepeerti laptop masih ada di dalam kamar.

Serem banget ya, gaes. Kita nggak pernah tahu bahwa kost-kostan yang udah kita anggap sebagai rumah kedua, bisa aja jadi incaran kejahatan juga.

***

Belajar dari kasus tersebut, Youthmanual mau mengingatkan beberapa tips supaya kamu lebih menjaga keamanan di kost-kostan:

1. Survei lokasi kost-kostan/kontrakan sebelum kamu memutuskan tinggal di tempat tersebut. Yang disurvey tentu bukanlah hanya harga, namun juga penjagaan tempat kost tersebut.

2. Lihatlah lingkungan sekitar, apakah sesuai dengan harapan atau nggak. Kalau nggak, mending jangan memaksakan tinggal di lokasi tersebut, seberapun enak atau murah kondisi kost-kostannya.

3. Carilah informasi dari beberapa orang yang pernah atau sedang kost di tempat tersebut. Tanyakan opini mereka dan catat plus minusnya.

4. Lihat apakah kamar yang akan kamu tempati, seperti dinding, plafon, pintu dan jendela. Amati keseluruhannya, apakah ada yang mencurigakan atau tidak. Misalnya, pintu bekas di congkel/dirusak atau yang lainnya.

5. Cabut kunci kostan pada saat tidur, terutama jika posisi pintu dekat dengan jendela.

6. Jangan meletakkan barang-barang berharga (seperti HP, laptop, dompet atau perhiasan) di area dekat jendela.

7. Lapor pada penjaga kost atau Ketua RT setempat kalau kamu melihat penghuni atau tamu yang mencurigakan.

8. Jangan langsung keluar atau mempersilakan masuk orang yang tidak dikenal. Tanyakan apa kepentingannya, atau adakah yang dia kenal di kost tersebut. Kalau kamu curiga, sebaiknya segera telepon penjaga atau orang yang kamu kenal dari dalam kamar.

9. Perkenalkan teman-teman atau keluarga kamu yang rutin berkunjung kepada penjaga kost agar penjaga tahu harus menghubungi siapa jika terjadi sesuatu.

10. Jangan memamerkan barang-barang mewah kepada orang yang sering nongkrong di sekitar kostan kamu.

Keep safe, people!

 

(Sumber gambar: rentcafe.com)


92% Mahasiswa Merasa Salah Jurusan Kuliah. Jangan Sampai Kamu Menyesal!

Cari tahu minat, potensi dan kemampuanmu. Dapatkan rekomendasi jurusan kuliah dan profesi yang paling sesuai. Daftar sekarang dan gabung dengan ratusan ribu siswa lainnya di platform persiapan kuliah dan karier no 1.


How does it make you feel?

Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2017 Youthmanual ©