Menu

10 Trivia di Balik Layar Rudy Habibie yang Bikin Makin Penasaran Sama Filmnya

Mulai tanggal 30 Juni, Rudy Habibie, prequel film Habibie dan Ainun, diputar serentak di bioskop Indonesia. Film ini diadaptasi dari kisah B.J. Habibie muda. Cerita dari balik layarnya tak kalah menarik dari filmnya, lho.

1. Selama proses pembuatan film, Reza Rahadian (pemeran Rudy Habibie) sempat sakit dan dirawat di rumah sakit selama beberapa hari. *puk-puk Reza*

reza rahadian rudy habibie

2. Ternyata Reza lah yang mencalonkan nama Chelsea Islan sebagai pemeran Ilona Ianovska (gadis Polandia-Jerman, kekasih Rudy muda).

“Sebenarnya ada beberapa nama yang juga bagus, tapi saya melihat Chelsea lebih cocok degnan sosok Ilona. Bakatnya ada, muda, dan cerdas. Jadi, pilihannya jatuh ke Chelsea Islan,” ujar Reza seperti yang dikutip bintang.com.

ilona rudy habibie

Foto kiri sosok Ilona asli, foto kanan yang diperankan Chelsea.

3. Proses sound editing film yang diproduksi MD Pictures ini berlangsung di Los Angeles, Amerika Serikat. Kenapa jauh-jauh ke Amerika ya? ‘Kan bisa juga ke L.A. yang dekat sini, alias Lenteng Agung? #krikkrik.

Sengaja dipilih di sana, supaya kualitasnya makin canggih, sekelas Hollywood, gitu, lho.

"Kadang film Indonesia itu sound nya mendem dan lain-lain. Semoga kalian bisa bedakan rasanya. Kita di sana dapat dari Chris David yang menggarap untuk sound mix film ini," jelas sang produser Manoj Punjabi saat press screening dan press conference.

4. Chris David yang disebut-sebut pak Manoj adalah seorang sound engineer asal Inggris yang sering menggarap tata suara film Hollywood, di antaranya The Expendables. Bahkan Legends of the Fall, salah satu film yang dikerjakan Chris, sempat masuk nomonasi Best Sound di ajang Academy Award.

5. Proses sound mixing ini berlangsung paling akhir pengerjaan, alias pas bulan puasa, sodara-sodari! Jadi Chris David plus Hanung Bramantyo cs menyelesaikan proses mixing tepat waktu sahur di L.A.

rudy habibie sound mixing chris david

Horeee, kelar sound mixing pas sahur!

6. Nggak heran kalau Rudy Habibie disebut-sebut sebagai film termahal yang pernah digarap MD Pictures. Jangankan biaya pesawat, akomodasi, menyewa studio dan memperkerjakan tim sound mixing-nya. Ongkos taksi bolak-balik di L.A. aja udah mehong, sob!

Dengan modal yang sebegitu besar, MD Pictures memiliki target penonton yang tinggi, yakni mencapai 10 juta penonton. Sementara pihak Cinemaxx, yang mendukung film ini, menargetkan angka 25 juta penonton!

7. Saat syuting di Jerman, film ini sempat diliput koran sana. Pak Habibie pun mengaku senang dengan penghargaan media Jerman.

”Beberapa waktu lalu, di koran Jerman saja, film Rudy Habibie bisa muncul setengah halaman, apalagi di Indonesia ya, ’kan?" ujar Pak Habibie pada bintang.com.

8. Film ini makin seru dengan kehadiran tiga standup comedian, Ernest Prakarsa, Pandji Pragiwaksono, serta Boris Bokir. Tapi jangan harap mereka bakal ngebanyol. Ketiganya menunjukkan kebolehan berakting mereka dengan memerankan teman-teman Rudy saat kuliah di Jerman.

Sebenarnya Ernest, Pandji dan Boris pengen banget menyelipkan dialog kocak, cuma "direm" sama Om Hanung, soalnya ini 'kan film serius. Hihihi…

ernest rudy habibie

Ernest memerankan Liem Keng Kiem (foto asli kiri), pemuda Sunda keturunan Tionghoa yang belajar di Jerman bersama Habibie.

9. Selain menyajikan setting Indonesia dan Jerman, film ini makin menarik karena membawa nuansa tahun  ’40an -‘50an. Bahkan Pak Habibie yang merayakan ulang tahunnya ke-80 dengan nonton film Rudy Habibie memuji film ini, karena membawanya seolah kembali ke masa 60 tahun yang lalu.

Saya sendiri suka banget sama soundtrack-nya bergaya tahun '50-an, Nona Manis, yang dibawakan Dody BJ. Lagu berirama riang ini muncul di trailer.

10. Nggak cuma seleb yang semangat buat nonton premiere Rudy Habibie, tapi juga pengusaha top, DPR, pejabat, hingga Presidan ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono.

Ditemui wartawan saat nobar, SBY pun berkomentar “Rakyat Indonesia tentu mengenal Pak Habibie, presiden ketiga kita. Tapi dengan melihat tayangan film tadi, saya yakin mereka akan lebih mengenal beliau. Pak Habibie bukan hanya man of ideas, tapi juga man of character.”

habibie dan reza

Baca juga:

 

(sumber gambar: limaukuit.com, lewarmana.com/ MD Pictures, Muvila.com/ hak cipta: Plotpoint/MD, bintang.com)

LATEST COMMENT
Reza Dwi | 3 jam yang lalu

Menurut saya snmptn harus diselenggarakan dgn melihat kembali nilai test center SBMPTNnya. SBMPTNnya dulu baru nanti snmptn yakni bisa mengetahui mn yg betul betul belajar keras demi nilai tinggi ato yg betul betul nilai tertinggi tp katrol nilainya.. Test dulu keluar nilai, lalu bandingkan dengan nilai raportnya Apakah tinggi passing grade SBMPTNnya ato Justru mlh anjlok SBMPTNnya....jika saya usul setiap mapel yg ada hubungannya dgn fakultas yg dituju harus berimbang. Misalkan FK itu nilai yg dipakai : Biologi, Kimia dan Bahasa Inggris. Serta mapel lainnya.. Berapa persen tiap 2 mapel tertentu utk masuk kategori FK.. Jd bisa dilihat mn yg bagus menurut data statistika raport ato Justru sebaliknya...

Isu Seputar UTBK, SNMPTN, dan SBMPTN 2020 yang Perlu Kamu Antisipasi
Lidia novianti harahap | 3 jam yang lalu

Kk bisa minta tolong rekomendasiin PTN yg ada jurusan BK nya kk? Menurut kk aja gpp kok kk

Daftar Program Studi Universitas Brawijaya Beserta Kuotanya di SBMPTN 2019
yuni shari | 3 jam yang lalu

atau lewat jalur nilai rapor ?

4 Hal yang Harus Kamu Tahu Tentang UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
yuni shari | 3 jam yang lalu

assalamu'alaikum kak,Kak klo untuk dari smk apa bisa ikut jalur PMDK ?

4 Hal yang Harus Kamu Tahu Tentang UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Deni Nugraha | 10 jam yang lalu

Kamu kuliah jurusan apa? Gw: Hi Hi juga Gw: Hubungan Internasional, kak bukan Hai:(

25 Pilihan Jurusan Kuliah Terbaik Untuk Anak IPS
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©