Menu

Sifat Idealis: Penting Nggak, sih?

Kamu sering nggak sih mendengar kata “idealis”? Kalau sudah sering mendengar kata idealis, apakah kamu tahu arti dari idealis? Bagi kamu yang belum tahu, idealis adalah suatu penyebutan terhadap seseorang yang memiliki idealisme.

Lalu, idealisme itu sendiri apa, ya? Idealisme adalah suatu keyakinan atas suatu hal yang dianggap benar oleh individu yang bersangkutan dengan bersumber dari pengalaman, pendidikan, kultur budaya dan kebiasaan. Nah, dari sumber-sumber tersebut, akhirnya, idealisme tumbuh secara perlahan di dalam diri seseorang. Idealisme ini akan mempengaruhi ide, sikap, cara berpikir, cara berperilaku dan sebagainya.

Misalnya, nih, kamu seorang anak sekolah, kamu memiliki ide yaitu selalu ranking satu, mau menjadi seorang mahasiswa di universitas terfavorit di Indonesia, mau memiliki banyak pengalaman di berbagai organisasi dan sebagainya. nah, ide-ide tersebut bisa disebut sebagai idealisme.

Nah, kamu dapat dikatakan sebagai seseorang yang idealis ketika kamu mau mengejar segala idealismemu. Misalnya, nih, untuk mengejar idealisme di atas, kamu harus belajar lebih giat agar dapat ranking satu, belajar soal-soal ujian masuk perguruan tinggi, dapat mengatur waktu agar dapat banyak berorganisasi dan sebagainya. Ketika kamu mengerjakan semua hal yang telah disebutkan untuk mengejar idealismemu, tandanya kamu seseorang yang idealis.

Nah, pertanyaannya, idealis tuh penting nggak, sih? Nah, sebelum kamu jawab pertanyaan tersebut, kamu perlu baca artikel ini dulu, gaes! Check these out!

1. Karena sifat idealis kamu tahu apa yang harus kamu lakukan

tahu apa yang harus kamu lakukan

Ketika kamu bersikap idealis, tentunya kamu telah memiliki beberapa ide-ide atau idealisme, dong? Nah, ketika kamu menetapkan idealismemu, kamu jadi tahu, apa yang akan kamu tuju dan bagaimana caranya.

Misalnya, nih, kamu ingin menjadi mahasiswa di perguruan tinggi terfavorit di Indonesia. Dengan idealisme seperti itu, tentu, kamu tahu, dong, hal apa yang harus kamu lakukan? Nah, yang biasanya kamu malas-malasan dalam hal belajar, karena kamu memiliki idealisme seperti ini, kamu akhirnya menjadi seseorang yang rajin belajar demi mencapai idealismemu yaitu berkuliah di perguruan tinggi terfavorit di Indonesia.

2. Dengan sifat idealis kamu akan fokus kepada satu hal

Karena kamu memiliki sifat yang idealis, akhirnya kamu bisa fokus terhadap idealisme-idealismemu. Coba bayangkan kalau kamu tidak memiliki sifat yang idealis? Yang ada kamu hanya memiliki idealisme tapi kamu nggak fokus untuk mengejar idealismemu.

Misalnya, nih, kamu punya idealisme untuk menjadi seorang dokter. Nah, kalau kamu punya sifat idealis, maka, kamu akan fokus dalam satu tujuan. Kamu nggak akan terganggu dengan pilihan-pilihan lainnya.

3. Sifat idealis bisa menjadikanmu seseorang yang “perfeksionis”

do your best

Nah, dengan sifat yang idealis, dapat menjadikanmu seseorang yang “perfeksionis”. Lho, katanya perfeksionis itu nggak bagus? Ya memang, perfeksionis yang berlebihan memang tidak bagus. Akan tetapi dengan sifat idealismu, kamu akan berusaha melakukan apapun sebaik mungkin.

Misalnya, nih, kamu memiliki tugas untuk membuat makalah di kuliah. Kamu memiliki sifat yang idealis terhadap semua tugas-tugasmu, contohnya seperti harus menggunakan banyak literatur, harus menggunakan teori yang menurutmu keren, punya analisa yang bagus dan sebagainya. Dengan sifat idealis seperti ini, kamu akan berusaha untuk melakukan yang terbaik, kan, agar idealisme terhadap tugas-tugasmu tercapai?

4. Sifat idealis dapat membuatmu berani bekerja keras

Yak, bagaimana pun, ketika kamu telah memiliki idealisme, pasti kamu ingin mengejarnya atau melakukan idealismemu, kan? Nah, demi semua idealismemu, kamu akan bersifat idealis untuk mencapai semua idealismemu.

Misalnya, nih, kamu punya idealisme yaitu ingin berpartisipasi di berbagai organisasi dan juga kamu ingin mendapatkan status cumlaude. Nah, agar kamu mencapai idealismemu, kamu harus bertindak idealis. Pagi-pagi kamu harus berangkat kuliah, setelah berkuliah kamu harus berorganisasi dan setelah berorganisasi kamu harus mengerjakan tugas-tugasmu

5. Sifat idealis dapat membuatmu anti-mainstream

Yap, ketika kamu telah memiliki sifat yang idealis. Sifat tersebut akan membuatmu menjadi seseorang yang anti-mainstream alias beda daripada yang lain. Misalnya, nih, banyak dari teman-temanmu memilih program studi favorit di universitas-universitas seperti psikologi, akuntansi, manajemen dan sebagainya.

Berbeda dengan teman-temanmu yang lain, kamu dengan lantang mengutarakan bahwa kamu ingin menjadi seorang arkeolog. Kamu ingin menjadi seorang arkeolog karena ketika kamu masih kecil, kamu sering menonton film dokumenter tentang penemuan-penemuan sejarah.  Karena kamu suka dengan aktivitas para arkeolog, akhirnya kamu belajar dengan giat hingga kamu diterima di Program Studi Arkeologi. Nah, dengan sifat idealis ini, kamu menjadi seseorang yang anti-mainstream, kan?

***

idealis realistis sesuaikan keduanya

Sesungguhnya, memiliki sifat idealisme harus dibarengi dengan sifat yang realistis. Misalnya, nih, keamu punya idealisme dalam mengerjakan tugasmu seperti harus bagus, memiliki banyak sumber dan sebagainya, akan tetapi kamu hanya diberikan waktu selama dua jam. Nah, kamu harus realistis, gaes. Apakah kamu bisa mengerjakan tugasmu sesuai dengan idealismemu dalam dua jam?

Dari yang telah dijelaskan di atas, menurutmu, penting nggak, sih, kalau kita memiliki sifat idealis?

Baca juga:

Sumber gambar: prelo.co.id, bobbyvoicu.com, kaskus.com, sandradawnyogapwg.com)

LATEST COMMENT
Ahmad Faidoli Siregar | 6 jam yang lalu

Apa bisa modal jago gambar kita masuk jurusan arsitektur?

5 yang harus Kamu Persiapkan Sebelum Masuk Jurusan Arsitektur
Cindy Tan | 8 jam yang lalu

Semoga lolos dan keterima SBMPTN ke UI 2019

Berapa Passing Grade SBMPTN 2019?
Hawwa 'Ainaa | 11 jam yang lalu

Saya sma jurusan ipa, apakah bisa masuk fsrd lewat jalur snmptn?

Serba-Serbi Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB
Adrian Sasori | 23 jam yang lalu

Kak, mau bertanya. Boleh nggak mengambil 1 prodi saja di 2 PTN berbeda?

Serba-Serbi SNMPTN 2019 yang Penting Kamu Ketahui
Adrian Sasori | 23 jam yang lalu

Kak, mau tanya. Boleh nggak mengbila 1 prodi pada 2 PTN yang berbeda? Sekian terima kasih!

Serba-Serbi SNMPTN 2019 yang Penting Kamu Ketahui
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©