Menu

Nggak Lolos SBMPTN, Lalu Merasa Gagal? Renungi 5 Hal Berikut ini!

Hasil SBMPTN baru saja diumumkan Selasa yang lalu, nih, gaes. Bagaimana dengan hasil SBMPTN-mu? Apakah kamu mendapatkan universitas yang kamu inginkan atau malah sebaliknya? Selamat, ya, buat kamu yang berhasil mendapatkan universitas impianmu!

Untuk kamu yang belun mendapatkan universitas impianmu, janganlah berkecil hati, gaes! Masih ada jalan menuju roma! Kamu bisa mengikuti berbagai ujian mandiri dari masing-masih universitas. Agar kamu nggak ketinggalan informasi mengenai jadwal pembukaan dan penutupan pendaftaran ujian mandiri, kamu harus banget mengikuti akun atau website dari masing-masing universitas.

Well, bersedih hati karena kamu nggak keterima di universitas favorit pada jalur SBMPTN memang suatu hal yang wajar, gaes, tetapi jangan berlarut-larut dalam kesedihan, ya, apalagi sampai mengatakan bahwa diri kamu gagal dan merasa putus asa. Hmm... Kalau kamu masih tetap merasa bahwa diri kamu gagal, coba, deh, kamu renungkan hal-hal berikut ini.

1. Bukan kamu yang gagal, tapi, rencananya yang gagal

Kamu ingin masuk salah satu jurusan dan universitas terfavorit se-Indonesia, namun, saat tes SBMPTN, hasil mengatakan bahwa kamu nggak lolos dalam tesnya. Kalau seperti itu, siapa yang gagal? Kamu atau rencanamu?

Bingung menjawabnya? Hmm... Kamu memiliki rencana yaitu masuk ke jurusan dan unuversitas terfavorit se-Indonesia, namun kamu nggak lolos seleksi, berarti rencanamu yang nggak berhasil. Kamu melupakan faktor-faktor yang dapat menghambatmu mencapai keberhasilan rencanamu seperti banyaknya pesaing dan juga keketatan persaingan untuk masuk universitas dan jurusan tersebut.

Coba, deh, kamu buat rencana B dan perhatikan tentang keketatan daya saingnya. Saya yakin, dengan memperhatikan hal tersebut, rencanamu memiliki peluang lebih besar untuk berhasil.

2. Kegagalan itu jalur menuju kesuksesan

Kalau kamu masih merasa bahwa dirimu gagal, okay... Tapi perlu kamu ingat, kegagalan itu jalur menuju kesuksesan. Kamu nggak pernah tahu kan kemana kegagalan akan membawamu? Kamu hanya bisa melakukan segala sesuatunya dengan sebaik mungkin. Dengaan melakukan segala sesuatunya dengan baik, saya yakin kamu akan diantarkan oleh kegagalan menuju ke kesuksesan.

Misalnya, nih, kamu ingin masuk jurusan dan universitas terfavorit se-Indonesia, namun saat pengumuman SMBPTN, dikatakan bahwa kamu nggak lolos seleksi. Well, kamu akan merasa gagal. Tapi, kalau kamu bangkit untuk mencari universitas lainnya dan kamu berkuliah dengan baik disana, kamu bisa, lho, kelusar dari universitas tersebut dengan segudang prestasi. Satu kegagalan nggak akan menutup keberhasilanmu yang lainnya.

3. Bukan kamu yang nggak berkualitas, namun, belum saatnya kamu diterima di universitas favoritmu pada jalur SBMPTN

Yap, mau bagaimana pun, apapun kita serahkan pada waktu dan Yang Maha Berkehendak. Kalau kamu sudah mengusahakannya secara maksimal, namun waktunya belum memberikan apa yang kamu mau, ya, hasilnya maka akan sama.

Saya nggak menyuruh kamu untuk menyerah, ya, namun, kamu harus lebih semangat dan belajar lebih giat untuk mencapai apa yang kamu mau. Bisa saja kamu diterima di jalur yang lain selain SBMPTN. Ingat, kalau kamu nggak lolos di SBMPTN, bukan berarti kamu ditolak selamanya oleh universitas dan jurusan yang kamu impikan, ya. Tetap semangat melakukan yang terbaik!

4. Kamu bisa belajar dari kegagalan

Nah, banyak orang yang setelah gagal malah merasa terpuruk, sedih, kecewa, berkecil hati dan seribu satu perasaan negatif lainnya. Termyata, banyak yang lupa kalau kita pun bisa belajar dari suatu kegagalan.

Banyak hal yang bisa kamu pelajari dari kegagalan, lho, seperti berbesar hati, belajar menerima kekalahan yang bersifat sementara, belajar untuk sabar dan ikhlas, belajar untuk berusaha lebih giat demi mencapai keinginan dan seribu satu hal baik lainnya. Kamu akan menjadi pribadi yang lebih baik lagi jika kamu ingin belajar sungguh-sungguh dari kegagalan ini.

5. Gagal bukan membuatmu kecil hati, namun, kamu harus berbangga diri karena pernah gagal

Rada aneh, ya, mendengar orang lain bangga karena kegagalan? Hmm... Tapi, memang seperti itu seharusnya. Kamu yang pernah gagal pasti belajar banyak hal dan hal ini nggak akan pernah kamu dapatkan di sekolah, di kampus atau bahkan ketika kamu langsung diterima di SBMPTN. Kegagalan ini harus kamu apresiasikan. Bahkan, banyak, lho, orang sukses yang memiliki kegagalan.

Misalnya, nih, kamu tahu Jack Ma sang pendiri Alibaba? Jack Ma pernah gagal dua kali dalam seleksi masuk perguruan tinggi. Ia pun pernah gagal dalam melamar pekerjaan berkali-kali. Namun, ia nggak terpuruk karena kegagalan. Jack Ma bangkit dan mulai merintis usahanya, Alibaba. Siapa yang sangka sekarang Alibaba menjadi suatu perusahaan yang sukses? Maka dari itu, jangan mudah menyerah karena ada suatu hal yang gagal, ya, gaes!

6. Berpikir jauh ke depan

Terkadang kita perlu, lho, untuk jauh berpikir ke depan. Kenapa? Karena dengan kita jauh berpikir ke depan, kamu akan menemukan berbagai rencana yang bisa kamu coba lagi. Meskipun rencana pertamamu gagal, tetapi kamu bukanlah orang yang gagal. Kamu bisa membuat rencana baru dan lebih berusaha untuk mewujudkan rencanamu.

***

Kalau kamu masih menganggap bahwa diri kamu gagal, sesungguhnya, yang gagal itu adalah rencananya, bukan kamu. Rencana yang dibuat memang suka berbeda dari realitanya dan hal tersebut merupakan suatu hal yang sangat wajar. Maka dari itu, gaes, karena rencana suka nggak sesuai dengan realitanya, ada baiknya kalau kamu membuat rencana pengganti dan evaluasilah rencanamu yang gagal.

Ingat, rencana yang gagal bisa mengarahkanmu kesuksesan selama kamu terus mau berusaha, lho. Semangat terus, ya, gaes!

Baca juga:

(Sumber gambar: lollydaskal.com)

LATEST COMMENT
Amaliais | 18 menit yang lalu

Kalau sbmptn dah diterima dan sebagai pemohon bidikmisi namun belum verifikasi dan daftar simak bidikmisi dan lolos apakah bisa ambil yg simak bifikmidi dan meninggalkan sbmptn nya ?

Bolehkah Peserta yang Diterima SBMPTN 2019 Ikut Seleksi Mandiri?
Zulva Nur Imawati | 12 jam yang lalu

Makasih kakk udah jawab. Soalnya aku yakin ini jurusan yang aku cari2 sejak dulu. Tapi saya tinggal bukan di perkotaan, agak khawatir sama prospek kerja. Memang sih di daerah saya setelah saya mencari data tenaga kerja RS untuk okupasi terapis tidak ada. Hanya ada fisioterapi itupun hanya 1 orang. Terimakasih kak, semoga dimudahkan sekolahnya. Doakan saya bisa masuk jurusan ini yaa

Mengenal Lebih Dekat Program Studi Okupasi Terapi
Asyila | 14 jam yang lalu

Kalo tembus fkui lewat jalur sbmptn, biayanya semahal di PTS ga sih kak? Jujur aja aku pengen bgt keterima fk cuma kasian papa aku krn mengeluarkan biaya kedokteran ku yg pastinya mahal bgt, dan juga ada ibu dan kakakku yg perlu dinafkahi oleh ayah ku, rasanya aku agak egois ga sih?

Jurusan 101: Tanya Apapun Tentang Jurusan Kedokteran di Youthmanual
Komang S. Satyanata | 15 jam yang lalu

Mohon maaf Baru balas Bantu jawab, Boleh ttapi alangkah baiknya bila ambil aja sbm nya (A)

Seleksi Mandiri Universitas Udayana 2019: Mulai Dari Syarat Pendaftaran Hingga Program Studinya
Sabrina Halimatus Sakdiyah | 15 jam yang lalu

Saya bingung nanti setelah lulus SMA saya ngambil jurusan apa. Kata temanku dan guru seniku gambaran saya bagus tapi menurutku biasa aja soalnya saya melihat temen selain kelasku ada yang lebih bagus dari saya malah jauh lebih bagus. Saya sih pengen banget jurusan kecantikan tapi takut salah melangkah jauh. Tolong saran untuk saya?

8 Pekerjaan yang Banyak Dibutuhkan di Tahun 2020
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©