Menu

Dendam Positif: Dendam yang Dapat Membuatmu Menjadi Lebih Kece!

Ketika kamu cerita kepada orang lain kalau kamu memiliki rasa dendam terhadap seseorang, pasti kamu akan dicap sebagai orang yang negatif. Dendam itu sendiri memang identik dengan penyakit hati. Memang penyakit hati itu apa sih? apakah penyakit yang menyerang hati seperti hepatitis dan sebagainya? Eits, beda gaes. Penyakit hati yang dimaksud disini adalah ketika kamu memiliki rasa dendam yang berlebihan kepada orang lain.

Sama dengan penyakit hati yang lainnya seperti hepatitis, kanker hati dan sebagainya, penyakit hati yang dimaksud disini juga dapat merusak. Kalau penyakit hati seperti kanker hati, hepatitis dan sebagainya, tentunya, akan merusak organ hati. Penyakit hati seperti memiliki rasa angkuh, iri, dengki dan sombong, tentunya, dapat merusak perasaan dan berujung memberikan efek negatif pada prilakumu.

Kalau kamu memiliki prilaku yang negatif, siapa, sih, yang mau berteman denganmu? Perusahaan mana, sih, yang mau menerimamu kerja? Dan masih banyak lagi. Ih, jangan sampai, ya, gaes. Tapi perlu kamu ketahui, nih, sifat dendam yang katanya identik dengan penyakit hati yang tentunya buruk, ternyata, dendam juga punya sisi positifnya, lho. Ada apa saja, ya?

1. Dapat memotivasimu

motivasi

Apapun itu, bisa menjadi motivasi, kok, asalkan kamu dapat mengubah sudut pandangmu. Hal-hal yang identik dengan sisi negatif pun bisa menjadi motivasi. Dendam pun dapat memberikanmu motivasi, gaes.

Misalnya, nih, kamu diledekin sama teman-temanmu, kamu dibilang nggak pintar, kamu dibilang nggak jago bahasa Inggris dan sebagainya. Nah, dari ledekan-ledekan itu, seharusnya dapat membuatmu termotivasi untuk menunjukkan bahwa kamu tidak seperti apa yang teman-temanmu katakan.

2. Menjadi senjata untuk meraih sesuatu

Ketika seseorang meremehkanmu, pasti, kamu sangat kesal dong? Nah, orang yang meremehkanmu itu, jangan dibalas dengan kata-kata kembali, melainkan pembuktian. Hah? Pembuktian seperti apa? Ya, kamu bisa tunjukkan ke orang tersebut kalau kamu bisa meraih apapun yang kamu mau.

Misalnya, nih, ada orang yang meremehkanmu kalau kamu tidak akan mendapatkan kerja lebih cepat daripada orang tersebut. Ya, kamu jangan mengatainya sombong dan marah kepadanya. Jadikan amarah atau dendammu untuk meraih atau mendapatkan suatu pekerjaan lebih cepat dan tentunya lebih baik daripada orang tersebut.

3. Menjadikanmu menjadi pribadi yang lebih baik

menjadikan dirimu lebih baik lagi

Yap, dengan kamu memiliki rasa dendam, kamu juga bisa menjadi seseorang yang memiliki kepribadian yang lebih baik, lagi. Misalnya, nih, dulu kamu pernah dikatakan sebagai orang yang pemalas dan tidak bertanggungjawab atas sesuatu. Karena kamu dikatakan seperti itu, seharusnya kamu memiliki rasa dendam untuk menunjukkan bahwa apa yang mereka katakan tidaklah benar.

Nah, dengan menunjukkan kalau apa yang mereka katakan tidak benar, kamu pasti akan mengubah kepribadianmu yang kurang baik seperti tidak bertanggungjawab dan pemalas. Demi menunjukkan bahwa yang orang lain katakan adalah salah, kamu akan berusaha untuk lebih bertanggungjawab dan juga lebih rajin. Akhirnya, kamu memiliki kepribadian yang lebih baik lagi, kan?

4. Mendorongmu untuk mau belajar dengan giat

Ketika kamu diledeki oleh seseorang tentang apapun, pasti kamu akan merasa sedih dan kesal, kan? Hal itu sangat wajar, gaes, bila terjadi. Tetapi, kamu harus coba olah rasa sedih dan kesalmu untuk menjadi suatu energi yang positif.

Misalnya, nih, temanmu meledekimu bahwa kamu tidak pantas untuk keterima di universitas terfavorit. Pasti kamu sangat kesal, dong? Masa iya, sih, belum apa-apa kamu sudah diremehkan. Nah, kamu harus membalasnya, gaes, tapi bukan dengan ucapan-ucapan yang tidak baik. Kamu harus membalasnya dengan cara yaitu mau belajar dengan giat agar kamu bisa menjadi mahasiswa dari universitas terfavorit tersebut.

5. Menjadikanmu orang yang sukses

dendam dapat menjadikanmu orang sukses

Kamu tahu lagunya Tulus yang berjudul “Gajah”? Di dalam lagunya, ia bercerita bahwa, dulu, ia sering dikatai “gajah” oleh teman-temannya. Pada saat itu ia marah, tidak terima dipanggil “gajah” oleh teman-temannya. Bisa dikatakan bahwa pada saat itu, Tulus memiliki pengalaman yang kurang menyenangkan.

Tetapi, dengan ledekan teman-temannya, Tulus tidak menjadi seseorang yang menyimpan amarah pada teman-temannya. Tulus juga tidak minder atau malu karena dipanggil “gajah” oleh teman-temannya. Justru, karena ia diledeki dengan sebutan “gajah”, Tulus malah memiliki satu album yang berjudul “Gajah”.  Dengan Albumnya yang berjudul “Gajah”, Tulus mendapatkan banyak prestasi seperti AMI Award for Best Pop Album, AMI Award for Best of the Best Album dan masih banyak lagi.

***

Pada intinya, dendam merupakan suatu energi yang bisa kamu salurkan kepada hal-hal yang positif. Nah, dendam seperti inilah yang disebut sebagai dendam positif. Ya, daripada kamu dendam, kesal-kesalan dan marah-marah kepada seseorang, lebih baik kamu salurkan energimu kepada hal-hal yang positif, banyak, kan, manfaatnya?

Baca juga:

(Sumber gambar: rabbisacks.org, wanderlustworker.org, entrepreneur.com.ph)

LATEST COMMENT
Yunda Pazira | 47 menit yang lalu

Kalo tahub ini diambil, terus tahun depan ikut sbmptn gimana?? Takutnya aku bakalan sulit menjalani kehidupan kampus yg gak aku minati

10 Perubahan Penting SNMPTN dan SBMPTN 2019
Muhamad Fauzi Permana | 1 jam yang lalu

Mau tanya juga kak, Saya kan dari SMK Jurusan Komputer Jaringan, Saya bingung mau ngambil Saintek/Soshum Test UTBK nya..

Q & A SBMPTN: Jadwal, Pilihan Prodi, dan Serba-Serbi SBMPTN 2018
Monica Sri | 2 jam yang lalu

Stress gua sama pelajaran biologi, padahal gua masuk ini supaya menghindari itungan, ternyata busetdah itungan nya seabrek, laporan gak kelar-kelar, berusaha enjoyed tapi stress gk ketulungan, dan buat badan ekstrak pegel banget

Serba-Serbi Menjadi Mahasiswa Biologi
Kenny Anaga | 2 jam yang lalu

Kak, kalau membatalkan pendaftaran UTBK gelombang 2, bisa mendaftar lagi nggak?

Panduan dan Jadwal Lengkap UTBK SBMPTN 2019
Dito Savero | 3 jam yang lalu

Anak ipa bisa masuk fsrd gak?

Serba-Serbi Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©