Menu

5 Alasan Kenapa Generasi Penerus Bangsa Nggak Boleh Apatis dengan Pemilu 2019

Tahun 2019 adalah tahun yang spesial bagi seluruh rakyat Indonesia, gaes. Mengapa demikian? Adakah yang tau?

Ya, benar sekali! Di bulan April mendatang, Indonesia mengadakan pesta demokrasi untuk memilih pemimpin bangsa—mulai dari pemilihan presiden, wakil presiden sampai anggota legislatif.

Seluruh rakyat Indonesia akan menggunakan hak pilihnya—termasuk kamu yang merupakan pemilih pemula dalam pemilu tahun ini. Ya, mungkin masih banyak dari kamu yang cuek soal pemilu. Apalagi saat melihat sosial media yang saling “sindir” dan “serang” antar masing-masing pendukung.

Meskipun demikian, kita sebagai anak muda nggak boleh apatis dengan pemilu tahun ini, lho. Kenapa? Yuk, simak alasannya di bawah ini. 

1. Menjunjung jiwa demokrasi

demokrasi

Pemilu adalah salah satu cerminan dari demokrasi. Dalam pemilu, rakyat bisa memilih langsung para calon yang mereka anggap pantas dan mampu untuk memimpin negara tercinta ini.

Dengan berpartisipasi dalam pemilu, kamu telah menjadi bagian masyarakat yang menjunjung tinggi demokrasi. Selain itu, kamu juga menggunakan hak pilihmu untuk kepentingan bangsa dengan menunjuk calon yang layak untuk duduk di bangku pemerintah.

2. Masa depan bangsa berada di tangan anak muda

Taukah kamu, Indonesia itu adalah salah satu negara dengan angkatan anak muda terbesar di dunia, gaes—yang artinya sumber daya manusia dengan usia produktif di negara kita ini sangatlah besar.

“Anak muda adalah generasi penerus bangsa”. Pernyataan itu sangatlah benar. Oleh karena itu, pada pemilu kali ini kamu nggak boleh apatis. Serius, deh, masa depan bangsa ini ada dalam tanganmu. Generasi yang terdahulu perlahan akan berganti dengan jiwa muda dan saat ini adalah waktu-nya kamu untuk ikut serta memajukan bangsa dan negara.

3. Melakukan perubahan lewat aksi yang nyata

Selain sebagai cerminan pilu, pemilu adalah salah satu cara yang tepat untuk melakukan perubahan bagi bangsa lewat aksi nyata. Sebagai generasi muda—apalagi kalau pemilih pemula, inilah saatnya kamu jadi bagian dalam perubahan tersebut, gaes.

Iya memang, sih, bahas politik bikin sakit kepala. Ditambah adanya “perang” antar masing-masing pendukung yang saling menjatuhkan. Tapi semua itu nggak boleh jadi alasan kamu buat masa bodoh sama bangsa ini.

Gunakan hak pilihmu sesuai kata hati. Tapi, ingat, tugas kamu nggak cuma sekedar memilih aja, lho. Tapi, kamu juga harus turut mengawasi, supaya para pejabat pemerintah yang kamu pilih bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

4. Memberi kesempatan kepada calon potensial untuk memimpin bangsa

Negara Indonesia kita ini, negara yang sangatlah besar. Sebab itu, butuh orang-orang yang bijak dan kompeten untuk bisa memimpin bangsa. Nah, melalui pemilu merupakan sarana untuk memilih calon potensial bagi mereka yang layak mengabdikan dirinya untuk bangsa dan negara.

Sekali lagi, pilih yang menurut kamu mampu, ya! Nggak cuma mengumbar janji belaka—apalagi sampai lalai sama tanggung jawabnya untuk menjalankan tugas yang sudah diamanatkan oleh rakyat.

5. Bagian dari cinta tanah air

cinta tanah air

Dengan nggak apatis sama pemilu, kamu sudah menunjukkan kecintaanmu pada tanah air, lho. Kok bisa? Ya, soalnya kamu sebagai generasi muda, mau perduli akan dunia politik yang sudah sangat rumit dan penuh tipu daya ini. Hihihi.

***

Nah, itulah alasan kenapa sebagai generasi muda, kita nggak boleh apatis akan masa depan negara ini, gaes. Menyemarakkan pemilu bisa dimulai dengan hal-hal kecil, lho—seperti nggak menyebarkan hoax, ujaran kebencian ataupun hal negatif lainnya.

Dan berbeda pilihan adalah hal yang sangat amat wajar sekali. Karena itulah, pemilu nggak boleh menjadikan kita terpecah belah. Jadi, jangan lupa gunakan hak pilih kamu untuk Indonesia yang lebih baik, ya!

 

Baca juga:

 

(Sumber gambar: faktualnews.co, brilio.net, cpps.ugm.ac.id)

 

LATEST COMMENT
Nur Rokhman | 3 jam yang lalu

Pas bgt deh rencana aku tahun depan nih ka. Aku lulusan tahun 2019, kalau aku ga lulus PTN tahun ini aku rencana daftar PTAIN dan ngulang sbmptn tahun depan hehe Bismillahirrahmanirrahiim

Persiapan SBMPTN Buat Mahasiswa yang Ingin Mengulang
Daru Dyah Mitasari | 8 jam yang lalu

Assalamu'alaikum kak, saya ingin bertanya, apabila kita diterima PMDK PN sebagai pendaftar bidikmisi, apakah nanti kita di SBMPTN tidak bisa menggunakan bidikmisi ? Tetapi jika kita juga diterima di SPAN PTKIN, apakah bisa menggunakan bidikmisi ? Terima Kasih atas jawabannya

Program Bidikmisi Jalur SNMPTN, SBMPTN dan Ujian Mandiri/PMDK/UMPN 2019
moza | 1 hari yang lalu

kak emang bener ya kalo camaba jalur snmptn 2019 wajib bayar uang kuliah awal yang harganya ga jauh beda dengan jalur mandiri? mohon jawabannya

10 Perubahan Penting SNMPTN dan SBMPTN 2019
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©