Menu

Malas Belajar? Ini 5 Rekomendasi Film yang Akan Membuat Kamu Semangat Belajar Lagi

Belajar adalah sesuatu hal yang wajib dilakukan oleh semua orang—baik statusnya masih pelajar ataupun sudah bukan pelajar. Namun, entah kenapa kebanyakan dari kita masih ada yang setengah-setengah untuk melakukan hal tersebut. Apalagi bagi kalian yang masih sekolah atau kuliah, belajar justru jadi momok terbesar dalam hidup kamu. Bawaannya malas terus!

Nah, agar rasa malas hilang dan kamu semakin termotivasi kamu belajar, saya punya beberapa rekomendasi film yang bisa kamu tonton saat kamu sedang jenuh. Film-film ini dijamin bisa bikin kamu say bye to malas semangat belajar meningkat ribuan kali lipat. Dari yang awalnya mager, jadi tergerak hatinya untuk meraih impian. Atau yang masih belajar pake SKS alias Sistem Kebut Semalam, bisa aja berubah jadi anti-prokrastinasi klab. Ahay.

Kira-kira, film apa aja,sih? Di bawah ini adalah lima rekomendasi film inspiratis mengenai ilmuwan yang bakal bikin kamu giat belajar.

Oya, kenapa rekomendasinya malah film? Karena belajar itu nggak harus selalu baca buku! Hihihi.

The Man Who Knew Infinity (2015)

The Man Who Knew Infinity

The Man Who Knew Infinity adalah film drama biografi Inggris tentang ilmuwan India. Diangkat dari novel laris berjudul sama yang terbit pada 1991, film ini bercerita tentang cowok India yang pinter dan ngabisin hidupnya buat Matematika. Ilmuwan tersebut lahir dari keluarga yang miskin di Madras, India. Namun, giatnya belajar membuat dia berhasil lolos masuk kuliah di Cambridge University. Wow abis!

Kalau selama ini dalam bayangan kamu Matematika adalah hal yang bikin pusing tujuh keliling, film ini akan mengubah pandangan tersebut. Kejeniusan aktor utama dalam film ini di bidang Matematika bikin dia jadi pelopor teori Matematika tentang analisis dan pecahan lanjutan. Dijamin, deh, setelah nonton film ini, kamu akan menganggap bahwa Matematika adalah pelajaran paling menyenangkan di dunia.

The Theory of Everything (2014)

The Theory of Everything

Film The Theory of Everything menceritakan kisah tentang Stephen Hawking, orang yang lebih pintar dari Albert Einstein di zaman kita. Kecerdasannya bahkan sudah diakui dunia. Kalau kamu nggak tau siapa itu Stephen Hawking, kayanya udah saatnya kamu pindah ekosistem dari balik batu kali.

Sayangnya, di balik kecerdasannya yang ia miliki, Stephen Hawking menderita salah satu sindrom yang berdampak pada saraf motoriknya. Meskipun demikian, nggak ada yang bisa ngalahin kepintarannya dia di dunia ini di bidang Fisika. Selain menceritakan kepintarannya, film ini juga menampilkan tentang kehidupan Stephen Hawking dan istrinya yang romantis. Ihiy.

Film ini ngajarin kamu untuk nggak menyerah dalam meraih impian. Buat kamu yang suka belajar instan, film ini juga menyadarkan kamu untuk mempercayai bahwa Sistem Kebut Semalam adalah mitos. Soalnya, ilmu bisa nempel seumur hidup kalau dipelajari secara rutin. Buat kamu yang suka sains dan genre romantis, film ini memang dibuat untuk kamu.

Einstein and Eddington (2008)

Einstein and Eddington

Film selanjutnya bercerita tentang dua ilmuwan terkenal yang pernah dilahirkan di dunia (sebelum Stephen Hawking), yaitu Albert Einstein dan Arthur Stanley Eddington. Mereka adalah orang super jenius yang sangat menguasai ilmu Fisika. Keduanya bertemu ketika Perang Dunia, ketika negara asal Einstein, Jerman sedang berseteru dengan Inggris, negara asal Eddington.

Dalam film ini, diceritakan bagaimana keduanya melakukan kerjasama untuk menemuka teori Fisika baru dan mengubah dunia. Kolaborasi dari dua otak paling encer di dunia ini bakal bikin kamu tiba-tiba jatuh cinta sama Fisika, pelajaran yang barangkali sebelumnya nggak begitu kamu senangi. Dari film ini, kamu bakal sepenuhnya sadar bahwa ilmu pasti itu nggak bisa dicampur dengan politik, apalagi perang.

A Beautiful Mind (2001)

A Beatiful Mind

Film A Beautiful Mind merupakan salah satu film keren yang diangkat dari kisah nyata seorang ilmuwan bernama John Nash. Kamu yang menyenangi Ekonomi dan Matematika pasti udah familiar dengan ilmuwan satu ini. Film tentang seorang ilmuwan yang mendapatkan penghargaan nobel ini punya plot yang cukup kompleks. John Nash yang sangat pintar ternyata menderita delusional, sebuah gangguan mental yang membuat kehidupan dia sama Istri dan anaknya jadi renggang.

Pelajaran matematika sangat kental dirasakan dalam film ini sejak awal film dimulai. Pasalnya, fakta seputar kehidupan tentang Nash diungkapkan melalui Matematika. Film yang dikemas dengan dialog-dialog yang sangat logis ini mendapatkan sambutan yang sangat bagus dari banyak kalangan. Selain untuk mempelajari Matematika, film ini tetap bisa juga dinikmati untuk orang yang cukup mencari inspirasi untuk menghilangkan malas belajar seperti kamu. Hihihi.

Rudy Habibie (2016)

Rudy Habibie

Dari tadi kok film luar semua sih? Kok nggak ada dari Indonesia? Eits, jangan sedih. Ada juga, kok, film Indonesia yang bisa bikin kamu giat belajar.

Salah satunya adalah Film Rudy Habibie (2016) yang saya masukin ke daftar rekomendasi kali ini. Film ini bercerita tentang kehidupan masa muda mantan Presiden Indonesia, yaitu B.J Habibie selama beliau menimba ilmu di Jerman. Banyak sekali inspirasi yang bisa kamu dapatkan untuk jadi orang yang lebih baik lagi untuk kedepannya.

Film ini bener-bener akan membuat kamu termotivasi buat belajar giat. Layaknya orang-orang yang kerap menyebutnya Eyang Habibie, beliau menjadi mahasiswa kebanggaan di Jerman. Nggak hanya itu, film ini juga bikin hati kamu tergerak untuk berkontribusi lebih terhadap Tanah Air Indonesia. Soalnya, selain bikin kamu giat belajar, film ini juga mengajarkan kamu untuk lebih terbuka dan menggalakan toleransi. Keren!

Baca Juga:

(sumber gambar: bucurestifm.ro, medium.freecodecamp.org, in.bookmyshow.com, bbc.co.uk, movieretrospect.blogspot.com, vincenthuberta.com)

LATEST COMMENT
Sheila Amadea | 5 jam yang lalu

Hai, aku bantu jawab. Aku Sheila, saat ini mahasiswi Okupasi Terapi UI tahun kedua. Prospek kerja di daerah bukan perkotaan justru besar banget. Kalau bisa dibilang, Okupasi Terapi adalah salah satu jurusan yang jarang ditemui di Indonesia. Di Bogor, tempat tinggalku sekarang aja hanya ada 1 orang Okupasi Terapis di RS, dan belum termasuk mahasiswa yang sedang praktek klinik atau magang di RSJ (dari info yang aku tahu sejauh ini, ya. Mungkin saat ini sudah bertambah di klinik-klinik). Kalau kamu dari daerah yang jauh dari kota, kemungkinannya sangat sangat besar tenaga Okupasi Terapis dibutuhkan. Jadi, kalau kamu tertarik dengan jurusan ini dan saat ini tinggal di daerah bukan perkotaan, ini jadi peluang yang buagus banget buat kamu meningkatkan kesejahteraan daerah kamu sendiri. Semangat!

Mengenal Lebih Dekat Program Studi Okupasi Terapi
priandari | 9 jam yang lalu

sistem penilaian untuk tesnya bagaimana ya kak?

Serba-Serbi Seleksi Mandiri Universitas Airlangga
Puan Nur R | 16 jam yang lalu

Mau tanya kak kalau ketrima sbmptn boleh ikut Ujian Mandiri atau tidak ya?

10 Perubahan Penting SNMPTN dan SBMPTN 2019
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©