Menu

Daftar 5 Film Animasi yang Ternyata Buatan Orang Indonesia

Kalian pernah nonton film berjudul Up? Finding Nemo? Minions? Doraemon? Atau Avatar?

Saya yakin salah satu film yang sudah disebutkan di atas pasti ada yang pernah kalian lihat. Bahkan kalian mungkin bisa menonton film tersebut lebih dari satu kali.

Yups, memang nggak bisa dipungkiri film-film animasi yang sering kita tonton lebih banyak merupakan film buatan Disney atau film buatan negeri Sakura, Jepang.

Tapi, tahu nggak sih, gaes? Ternyata Indonesia juga punya film animasi buatan sendiri, lho! Bahkan kualitas animasi dan jalan ceritanya nggak kalah bagus dengan film-film keluaran yang sudah disebutkan di atas.

Kira-kira apa saja judul filmnya, ya? Ini dia 5 film animasi buatan orang Indonesia.

1. Meraih Mimpi (2009)

Meraih Mimpi adalah film animasi tiga dimensi (3D) yang pertama kali dirilis pada tahun 2009 lalu di Indonesia, gaes.

Film yang turut melibatkan sederet selebriti tanah air sebagai pengisi suaranya, seperti Gita Gutawa dan Surya Saputra ini bercerita tentang petualangan Dana dan adiknya yang bernama Rai yang berjuang menyelamatkan desanya dari tuan tanah yang kejam. Di film ini, Dana dan Rai juga bertemu dengan beberapa hewan yang bisa bicara dan nantinya akan menjadi teman-teman baik mereka.

Fyi, sebenarnya film ini adalah versi Indonesia dari film Sing to the Dawn yang diadaptasi dari novel karya penulis kelahiran Myanmar.

2. Petualangan si Adi (2003)

Sesuai dengan judulnya, film yang diriilis tahun 2003 ini menceritakan tentang petualangan Adi, seorang siswa SMK yang harus mencari pusaka warisan kakeknya untuk melawan ayahnya sendiri. Ayahnya berubah menjadi jahat setelah mendapat kekuatan dari seekor naga yang berasal dari planet lain.

Oyaa, Petualangan Si Adi merupakan film animasi yang dibuat oleh 50 siswa terpilih dari 10 SMK yang ada di seluruh tanah air (wahh, keren banget nggak, tuh?). Meskipun bukan karya dari kalangan profesional dalam bidang animasi, film ini memiliki kualitas yang patut diapresiasi, lho, gaes.

3. Battle of Surabaya (2015)

Film animasi buatan Indonesia selanjutnya adalah Battle of Surabaya. Film yang dirilis pada tahun 2015 lalu ini mengangkat tema tentang sejarah. Yups, film Battle of Surabya diadaptasi dari peristiwa 10 November 1945 di Surabaya.

Film ini bercerita tentang seorang remaja tukang semir sepatu bernama Musa yang menjadi kurir surat dan kode-kode rahasia bagi pejuang Surabaya. Meski sampai kehilangan harta dan orang-orang yang dikasihi, Musa tetap menjalankan tugas mulia itu untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Selain menjadi film animasi lokal yang sempat booming di tahun 2015, Battle of Surabaya juga meraih penghargaan dari dunia perfilman Internasional karena menyuguhkan kualitas grafis memukau dan syarat akan pesan moral tentang perdamaian dan cinta tanah air, lho. Penghargaan tersebut  diantaranya adalah penghargaan dari International Movie Trailer Festival (IMTF) 2013 dan INAICTA 2012.

4. Knight Kris (2017)

Selain bertema sejarah, film animasi Indonesia juga ada lho, yang banyak memasukkan unsur-unsur budaya Indonesia supaya kita juga bisa belajar tentang budaya Indonesia. Wah, film apa itu?

Film tersebut berjudul Knight Kris. Film ini mengkisahkan tentang petualangan Bayu dan sepupunya bernama Kak Rani untuk melawan raksasa jahat bernama Asura. Asura mengubah rakyat di desa itu menjadi batu. Sedangkan Bayu dan Kak Rani harus mencari pecahan keris untuk mengalahkan Asura.

5. Si Juki the Movie: Panitia Hari Akhir (2017)

Terakhir, film animasi selanjutnya adalah Si Juki the Movie: Panitia Hari Akhir. Pada tahun 2017 lalu, Si Juki hadir di bioskop-bioskop Indonesia. Dia adalah tokoh komik karya Faza Ibnu Ubaidillah atau Faza Meonk.

Film ini sendiri bercerita tentang misi Juki yang ingin menyelamatkan Indonesia dari sebuah meteor penghancur. Si Juki ini dibantu oleh seorang ilmuwan muda bernama Erin untuk menghentikan meteor itu.

***

Itulah beberapa film animasi yang dibuat oleh orang-orang Indonesia. Mana yang sudah pernah kalian lihat, gaes? Belum ada? Kalau belum ada yang nonton, kalian harus nonton, gaes.

Siapa tahu ‘kan, dari kalian suatu saat nanti bisa membuat film-film animasi yang nggak kalah keren dari film-film luar negeri. Hihihi.

 

Baca juga:

 

(Sumber gambar: patch.com)

LATEST COMMENT
Anisa | 3 jam yang lalu

Kk aku kan dari jurusn ipa, tapi pas mau kuliah mau ngambil soshun, itu apakah harus utbk nya sohsun atau ipc kk?

Strategi Sukses IPC di SBMPTN Serta Pertimbangan Memilih IPC
Tisam Ali | 10 jam yang lalu

Apakah masih bisa diubah? Jika ya, silakan coba di prodi yang lain. Namun apabila telah telanjur dan tidak bisa diubah, maka saran saya coba jalani. Bulatkan tekad untuk menjalani perkuliahan. Dari situ, kamu benar-benar dapat mengetahui apakah salah jurusan atau ternyata bisa dijalani.

Balada Salah Jurusan Kuliah dan Solusinya. Nggak Harus Pindah Jurusan, Kok!
Tisam Ali | 10 jam yang lalu

Hai Kristin, untuk teknis pengisian, bisa kamu tanyakan ke pihak kampus. Kebanyakan kampus sudah menerapkan pengisian berbasis komputer secara online. Ada pula yang masih mengisi secara manual (tertulis).

Strategi Mengisi KRS: Memilih Mata Kuliah dan Menentukan Jumlah SKS
Syafara nur Jannah | 13 jam yang lalu

Kirain jurusan dokter forensik dibedain jurusan dokter pada umumnya

Mengenal Serba-Serbi Profesi Dokter Forensik
arinal izzay | 18 jam yang lalu

go visit : http://news.unair.ac.id/2018/09/10/manajemen-perhotelan-unair-siapkan-mahasiswa-hadapi-dunia-kerja/

Serba-Serbi Jurusan Perhotelan: Dari Mata Kuliah Hingga Prospek Kerja
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©