Menu

8 Film Tentang Pendidikan di Indonesia

Hari Pendidikan Nasional alias Hardiknas diperingati setiap tanggal 2 Mei. Ngomong-ngomong tentang pendidikan, ternyata ada banyak film dengan tema pendidikan yang sangat inspiratif dan must watching untuk mengisi akhir pekan, lho! Di antaranya adalah 3 Idiots, Dead Poets Society, Coach Carter, I Not Stupid Too, dan masih banyak yang lainnya.

Eitss, tenang! Indonesia juga punya film bertema pendidikan yang nggak kalah menarik dari film-film luar, kok. Kira-kira apa aja, ya, film-filmnya?

1. Laskar Pelangi (2008)

Siapa yang nggak kenal film Film Laskar Pelangi? Yups, film yang booming pada tahun 2008 ini diadaptasi dari novel terkenal berjudul sama karya penulis Andrea Hirata.  Film Laskar Pelangi mengisahkan perjuangan guru dan anak-anak di pulau Belitung untuk bersekolah. Di film ini, kita bisa melihat tokoh Ikal (Zulfani pasha), Lintang (Ferdian), Mahar (Verrys Yamarno), Harun (Jeffry Yanuar), Sahara (Dewi Ratih), dan anak-anak lainnya yang sekolah dengan segala keterbatasan di SD Muhammadiyah Gantong.

Sekolah tersebut hampir saja ditutup karena nggak mempunyai banyak siswa. Meskipun demikian, anak-anak tersebut memiliki bakat dan kecerdasannya masing-masing. Mereka berhasil meraih berbagai prestasi yang menjadi semangat untuk terus bersekolah dan menyelamatkan sekolah mereka.

2. Denias Senandung di Atas Awan (2006)

Film Denias Senandung di Atas Awan bercerita tentang soal perjuangan seorang anak suku pedalaman Papua yang bernama Denias (Albert Fakdawer) untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Berbagai halangan dan rintangan dihadapi oleh Denias untuk bisa mencapai cita-citanya. Bisa kamu bayangin, ‘kan, gaes, gimana susahnya mendapatkan pendidikan di daerah Papua sana? Pokoknya film yang terinspirasi dari kisah nyata seorang anak Papua bernama Janias ini sangat menginspirasi dan akan bikin kamu semangat belajar dalam menempuh pendidikan.

3. Sokola Rimba (2013)

Film yang rilis pada tahun 2013 ini mengisahkan tentang seorang guru bernama Butet Manurung (Prisia Nasution) yang bekerja di sebuah lembaga konservasi di wilayah pedalaman Jambi. Di sana, dia mengajarkan baca tulis dan menghitung kepada anak-anak masyarakat suku anak dalam, yang dikenal sebagai Orang Rimba.

Sayangnya, kebanyakan para orang tua di sana menganggap bekerja jauh lebih penting daripada belajar di sekolah. Namun, si Butet pantang menyerah dalam menghadapi segala tantangan yang ada demi cerdasnya anak-anak Indonesia di daerah tersebut.

4. Mimpi Ananda Raih Semesta (2016)

Film Mimpi Ananda Raih Semesta ini bercerita tentang perjuangan seorang ibu di kaki Gunung Kidul bernama Tupon (Kinaryosih). Dia berjuang tanpa lelah untuk mengantarkan anaknya, Sekar Palupi (Acha Septriasa) untuk terus mendapatkan pendidikan, meskipun Tupon sendiri adalah seorang yang buta huruf.

Akhirnya, perjuangan Tupon membawa hasil. Soalnya si Sekar berhasil meraih gelar master di bidang astronomi dari universitas ternama di dunia, yaitu Oxford University. Wah, keren banget, ya!

5. Alangkah Lucunya Negeri Ini (2010)

Film yang mengisahkan tentang seorang pemuda bernama Muluk (Reza Rahardian) ini dirilis pada tahun 2010 oleh Deddi Mizwar. Muluk sendiri merupakan sarjana S1 yang belum mendapatkan pekerjaan meskipun sudah tamat kuliah selama 2 tahun.

Banyak pelajaran yang bisa diambil dari film ini, gaes. Di antaranya adalah proses pendidikan yang nggak sekedar berlangsung di bangku sekolah aja. Alangkah Lucunya Negeri Ini juga membuka mata kita mengenai betapa banyaknya pengangguran, masih mahalnya biaya sekolah, dan minimnya tenaga pendidik yang handal.

6. Tanah Surga… Katanya (2012)

Film Tanah Surga… Katanya menceritakan tentang kehidupan di daerah perbatasan Indonesia dengan Malaysia. Masyarakat di sana sagat miskin dan sangat kurang diperhatikan oleh negaranya sendiri.  

Di film ini, anak-anak hanya mengenal mata uang asing Ringgit dibanding Rupiah. Lebih mirisnya lagi, mereka nggak mengenal Negara yang mereka duduki saat ini, nggak bisa menunjukkan gambar bendera merah putih, dan nggak bisa menyanyikan lagu Indonesia Raya. Sungguh menyedihkan sekali.

7. Atambua 39 Derajat Celicius (2012)

Film Atambua 39 Derajat Celcius mengambil lokasi di daerah Atambua, Nusa Tenggara Timur. Dari film ini, kamu bisa melihat bahwa ada banyak  permasalahan di kawasan Indonesia bagian timur yang membutuhkan perhatian. Mulai dari adanya kemiskinan yang tinggi, kurangnya tingkat pendidikan dan trauma sebagai dampak perpecahan politik.

Selain itu, lewat film ini juga pengetahuan dan wawasan kamu perihal rasa kebangsaan juga akan bertambah, apalagi soal kesenjangan besar dalam dunia pendidikan dan budaya di Indonesia.

8. Temani Aku Bunda (2013)

Siapa di sini yang suka nyontek atau memberikan contekan untuk teman-temannya sewaktu Ujian Nasional (UN)? Nah, kisah itulah yang diangkat dalam sebuah film dokumenter yang berjudul Temani Aku Bunda, gaes.

Film ini bercerita mengenai jeritan hari seorang murid yang jujur ketika pihak sekolah justru mendiktenya untuk memberi contekan dengan tujuan mengharumkan nama sekolah nantinya. Melalui film ini, pesan kejujuran dalam UN harus dipertahankan dengan kuat.

***

Itulah beberapa film bertema pendidikan yang bisa kalian jadikan inspirasi untuk terus menempuh pendidikan dan mewujudkan cita-cita kalian.  Selamat belajar dan terus berproses menjadi pribadi yang lebih baik lagi, ya, gaes!

 

Baca juga:

 

(Sumber gambar: montasefilm.com)

LATEST COMMENT
Shahfa Ananda | 40 menit yang lalu

apa aja sih kak jurusan yang berkaitan dengan fisika selain teknik sipil?

Daya Tampung SNMPTN 2019 di Universitas Brawijaya
Arif Alfon Gordon | 11 jam yang lalu

Jadi, ketika saya lulus sbm, harus saya lepaskan kak??

Program Bidikmisi Jalur SNMPTN, SBMPTN dan Ujian Mandiri/PMDK/UMPN 2019
Achmad Choirul Huda | 14 jam yang lalu

Min jadi univ mau nerima kita dipilihan kedua kan? Banyak kabar hoax yg bilang gitu :(

Strategi Menentukan Pilihan Pertama dan Kedua pada SBMPTN 2019
Azizah Nur | 15 jam yang lalu

Bismillah maba oseanografi itb 2021:)). O iya kalo oseano di itb tesnya saintek atau soshum?

Serba-Serbi Jurusan Oseanografi—Untuk Kamu yang Ingin “Kenalan” Lebih Jauh dengan Laut dan Seisinya
bae eristhaaak | 16 jam yang lalu

Wahh :') aku tahun ini gak keterima sma negeri walaupun nem bagus tapi karena zonasi dan kurangnya perkiraan. Tapi aku berusaha untuk yakin bahwa semua sekolah sama yang membuat beda adalah isinya atau diri kita sendiri walaupun bakalan masuk swasta semoga ini merupakan jalan terbaik dari tuhan.

Masuk SMA Favorit dan Unggulan, Penting Nggak, Sih?
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©