Menu

Profesiku: Analis Kredit, Dina Septiyaningsih

Dalam seri "Profesiku", kamu bisa kenalan dengan berbagai profesi, lewat cerita para senior yang menekuninya. Kali ini, yuk, kenalan dengan profesi account officer bagian analis kredit yang ditekuni oleh Dina Septiyaningsih.

Dina Septiyaningsih, yang akrab dipanggil Dina, adalah seorang account officer bagian Analis Kredit di Bank Central Asia (BCA). Dina sudah mulai bekerja di BCA sejak empat tahun lalu.

Dina merupakan lulusan SMA Negeri 6 Bogor dan sarjana S1 jurusan Hubungan Internasional‍  Universitas Jayabaya. Cewek langsing yang ternyata hobi makan ini mengaku betah banget kerja di bank. Bagi Dina, bertemu banyak calon nasabah bikin hari-harinya jadi dinamis. Anggapan bahwa kerja di bank itu kaku banget, justru nggak berlaku buat Dina.

Profesiku:

Account Officer bagian marketing dan analis kredit di BCA”

Tugasku sehari-hari:

"1. Memasarkan produk kredit BCA, khususnya kredit modal kerja di atas Rp500 juta. Selain itu, aku juga memasarkan kredit pemilikan rumah, kredit kendaraan bermotor, dan lain sebagainya.

2. Memberikan total layanan dan total solusi kepada nasabah yang dikelola. Di sini, aku harus menjadi contact person yang bisa dipercaya dalam membantu nasabah berurusan dengan BCA.

3. Membantu proses analisa permohonan kredit baru, perpanjangan kredit dan lain sebagainya.

4. Memonitor kredit yang dikelola. Apakah kesepakatan pembayarannya tepat waktu, apakah nasabah menghadapi kesulitan, dan lain sebgainya.

5. Menjalin kerjasama yang sudah tercipta dengan nasabah."

Modal yang dibutuhkan untuk menekuni profesi ini:

"1. Selalu update informasi tentang laporan keuangan nasabah. Sebagai pihak pemasaran, kita nggak boleh cuma modal tampang. Seringkali nasabah mengajak kita berdiskusi tentang kebijakan ekonomi dan kondisi keuangan. Jadi aku juga harus rajin baca koran atau mencari informasi lewat internet.

2. Selalu percaya diri dan menyukai tantangan. Pekerjaan ini bakal bikin kita bertemu dengan banyak orang yang punya perusahaan besar. Negosiasi harus berjalan dengan baik. Sebagai perwakilan bank, kita harus memahami kebutuhan nasabah tapi nggak membuat bank mengalami kerugian.

3. Kuat mental menghadapi sifat para nasabah yang bermacam-macam, mendengarkan mereka bercerita, dan menganalisa masalah keuangan perusahaan mereka.

Suka duka menekuni profesi ini:

"Senangnya, aku jadi bisa jalan-jalan ke berbagai tempat dan melihat tempat usaha para nasabah. Aku juga jadi tahu proses bisnis sebuah perusahaan, bagaimana mereka menggerakkan perekonomian. Ini pengalaman dan pengetahuan yang bermanfaat banget buat aku. Selain itu, orang-orang yang aku temui juga rata-rata pekerja keras dan luar biasa hebat.

Dukanya, kadang aku harus pulang malam karena aku nggak banyak kerja di kantor. Apalagi kalau udah kena macet. Selain itu, karena kita menjadi contact person para nasabah, kita harus siap menerima pertanyaan dan keluhan, kapanpun dan di manapun."

Jalan untuk menuju profesi ini:

"Aku masuk BCA dengan cara ikut program Management Trainee. Memang, sih, rekrutmennya ketat banget. Tapi kalau sudah masuk, nggak bakal nyesel, deh!

Buat aku, budaya kerja di BCA OK banget. Gaji OK, dan kesempatan meningkatkan karier juga terbuka lebar. Account Officer adalah profesi yang sifatnya fungsional. Ada kenaikan pangkat berkala setiap dua tahun, dan suatu hari, kita bisa jadi pimpinan cabang. Trus, usia pensiun di BCA saat ini 55 tahun."

Tips buat anak muda yang ingin menekuni profesi ini:

"Kalau kamu memang ingin kerja di bank, ikuti proses MT dengan baik. Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Nggak ada profesi yang sempurna, tapi kalau kita melakukannya dengan sepenuh hati, nanti pekerjaan itu akan terasa asyik."

Sebagai Account Officer, menjalin networking sangat penting. Networking bukan sekedar mengenal orang baru, lho, tetapi juga menjaga kerjasama dan hubungan yang sudah terjalin. Intinya, jangan habis manis sepah dibuang!"

(sumber gambar: dok. pribadi Dina)

LATEST COMMENT
Amaliais | 17 menit yang lalu

Kalau sbmptn dah diterima dan sebagai pemohon bidikmisi namun belum verifikasi dan daftar simak bidikmisi dan lolos apakah bisa ambil yg simak bifikmidi dan meninggalkan sbmptn nya ?

Bolehkah Peserta yang Diterima SBMPTN 2019 Ikut Seleksi Mandiri?
Zulva Nur Imawati | 12 jam yang lalu

Makasih kakk udah jawab. Soalnya aku yakin ini jurusan yang aku cari2 sejak dulu. Tapi saya tinggal bukan di perkotaan, agak khawatir sama prospek kerja. Memang sih di daerah saya setelah saya mencari data tenaga kerja RS untuk okupasi terapis tidak ada. Hanya ada fisioterapi itupun hanya 1 orang. Terimakasih kak, semoga dimudahkan sekolahnya. Doakan saya bisa masuk jurusan ini yaa

Mengenal Lebih Dekat Program Studi Okupasi Terapi
Asyila | 14 jam yang lalu

Kalo tembus fkui lewat jalur sbmptn, biayanya semahal di PTS ga sih kak? Jujur aja aku pengen bgt keterima fk cuma kasian papa aku krn mengeluarkan biaya kedokteran ku yg pastinya mahal bgt, dan juga ada ibu dan kakakku yg perlu dinafkahi oleh ayah ku, rasanya aku agak egois ga sih?

Jurusan 101: Tanya Apapun Tentang Jurusan Kedokteran di Youthmanual
Komang S. Satyanata | 15 jam yang lalu

Mohon maaf Baru balas Bantu jawab, Boleh ttapi alangkah baiknya bila ambil aja sbm nya (A)

Seleksi Mandiri Universitas Udayana 2019: Mulai Dari Syarat Pendaftaran Hingga Program Studinya
Sabrina Halimatus Sakdiyah | 15 jam yang lalu

Saya bingung nanti setelah lulus SMA saya ngambil jurusan apa. Kata temanku dan guru seniku gambaran saya bagus tapi menurutku biasa aja soalnya saya melihat temen selain kelasku ada yang lebih bagus dari saya malah jauh lebih bagus. Saya sih pengen banget jurusan kecantikan tapi takut salah melangkah jauh. Tolong saran untuk saya?

8 Pekerjaan yang Banyak Dibutuhkan di Tahun 2020
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©