Menu

Jurusanku: Pariwisata BINUS University, Esther Cynthia

Dalam seri "Jurusanku", kamu bisa menelusuri program studi kuliah lewat cerita mahasiswa dan dosen. Kali ini Esther Cynthia, mahasiswi BINUS University akan berbagi mengenai program studi kuliahnya, Pariwisata.

Keindahan dan kekayaan alam serta budaya Indonesia membuat negara kita menjadi salah satu destinasi wisata paling terkenal di mancanegara. So, nggak heran kalau sektor pariwisata kita terus mengalami kemajuan baik dari kualitas maupun pertumbuhan ekonomi nasional!

Dengan sumber daya alam dan budaya yang oke, maka dibutuhkan pula sumber daya manusia yang oke untuk dapat mengembangkan sektor pariwisatanya. Jika kamu berencana untuk menjadi salah satu manusia kece yang ingin memajukan sektor pariwisata di negara kita, berkuliah di jurusan Pariwisata bisa jadi salah satu pilihan.

Kalau kamu masih penasaran sama informasi seputar jurusan kuliah Pariwisata seperti cocok atau nggaknya kamu jadi anak Pariwisata, bakal belajar apa aja, prospek kariernya di masa depan, atau bahkan pilihan kampus terbaiknya, ada cerita seru Esther Cynthia sebagai salah mahasiswi jurusan Pariwisata di BINUS University tentang suka dukanya berkuliah di jurusan ini. Simak, yuk!

Jurusanku:

“Pariwisata, di BINUS University. Sekarang masih semester empat, dan ekspektasinya bakal lulus di tahun 2021 sesuai dengan normalnya program Sarjana.”

Alasan memilih jurusan Pariwisata:

“Alasan paling utama, pastinya karena aku suka travelling, dan ingin membangun karier dari hobi. Hehehe.

Kedua, aku memang nggak begitu suka belajar yang gitu-gitu aja, yang sehari-harinya cuma di ruangan kelas. Aku lebih suka bereksplorasi dan ketemu dengan orang baru untuk menambah pengetahuan serta pengalaman dalam bidang ini. Jadi, menurutku jurusan Pariwisata udah cocok banget dengan apa yang jadi minat dan kemampuan yang aku miliki, sehingga proses belajarnya pun nggak bikin aku kesulitan sama sekali.”

jurusan pariwisata

“Modal” untuk jadi mahasiswa jurusan Pariwisata:

“Untuk modal akademik, menurutku kamu harus memiliki minat dan kemampuan yang mumpuni di mata pelajaran ekonomi, geografi, akuntansi, bahasa asing, dan sejarah. Karena ilmu yang dipelajari di jurusan Pariwisata akan banyak bersinggungan dengan mata kuliah tersebut.

Kalau dari segi pribadi dan kemampuan, kamu harus banget punya karakter yang ceria, ramah, dan nggak nolak untuk bergaul dengan siapa aja. Kamu harus fleksibel dan bisa beradaptasi dengan cepat dengan lingkungan karena kamu bakal pergi ke berbagai daerah dengan karakteristik geografis dan penduduk yang saling berbeda satu sama lain. Oya, kemampuan berkomunikasi yang baik adalah keharusan!”

Mata kuliah penting dan menarik:

“Jurusan Pariwisata nggak hanya mempelajari teori pariwisata, tetapi juga praktik langsung seperti mempelajari cara guiding, membuat dan memasarkan paket tour, sampai field trip ke tempat-tempat wisata.

Nah, dalam kegiatan perkuliahan tersebut, beberapa mata kuliah yang menurutku sangat menarik diantaranya ada Filosofi, Indonesian Culture, History and Heritage, Manajemen Hotel, Tourism Destination and Planning Management, dan Marketing in Tourism. Mata kuliah tersebut adalah mata kuliah yang paling esensial yang bikin kuliah jurusan Pariwisata jadi lebih mudah untuk diikuti dan dipahami.”

Ujian dan Tugas yang umumnya diberikan:

“Kalau ujian, biasanya lebih banyak yang modelnya studi kasus. Jadi, disini kita dituntut untuk nggak cuma hafal teori yang sudah dipelajari di kelas, tapi juga bisa memahami dan menggunakan teori-teori tersebut untuk memecahkan masalah yang terjadi dalam bidang pariwisata.

Tugasnya sih, macem-macem. Yang paling sering aku kerjakan sejauh ini adalah membuat laporan dan video log (vlog) tentang kepariwisataan, membuat paper (karya tulis), sampai membuat laporan kunjungan destinasi wisata.”

Peluang karier jurusan Pariwisata:

“Banyak! Umumnya, lulusan jurusan pariwisata bekerja sebagai tour guide atau tour planner. Pastinya karier di profesi tersebut nggak akan ada matinya di Indonesia yang penuh potensi wisata.

Buat yang ingin menjadi entrepreneur, bisa buka usaha tour & travel. Kalau mau kerja kantoran, bisa juga bekerja jadi staf di Kementerian Pariwisata. Ada juga yang lanjut jadi pramugari atau cruise crew. Tinggal pilih sesuai cita-cita dan industri yang kamu minati, deh.”

Miskonsepsi terbesar tentang jurusan Pariwisata:

“Kerjaannya cuma jalan-jalan doang. Nggak! Anak Pariwisata dituntut untuk bisa menganalisa hasil field trip untuk membuat tour planning dan marketing yang lebih strategis. Jalan-jalannya anak Pariwisata nggak cuma senggang menikmati tempat-tempat wisata seperti turis.”

Menurutmu, apa khas dari jurusan Pariwisata di BINUS University?

“Di BINUS University, ada program 3+1 dimana mahasiswa bisa 3 tahun mengikuti perkuliahan di kampus dan 1 tahun untuk mengikuti kegiatan pembelajaran lain di luar kampus—yang salah satunya adalah mengikuti magang di perusahaan-perusahaan ternama.  Menurutku, program ini yang bikin mahasiswa BINUS University punya nilai plus berupa pengalaman kerja dalam bidang pariwisata yang lebih kaya.

BINUS University juga memiliki kurikulum dengan deretan mata kuliah yang sangat membantu mahasiswanya menjadi ahli di bidang pariwisata di masa kini. Seperti mata kuliah Bahasa Asing yang menyediakan 5 pilihan bahasa yang dapat dipilih (Mandarin, Jepang, Korea, Perancis, Arab), field trip reguler di tiap semester, serta memanfaatkan perkembangan teknologi dalam setiap proses belajar mengajar.”

jurusan pariwisata binus university

Tips untuk anak muda yang ingin berkuliah di jurusan Pariwisata:

“Jurusan Pariwisata akan jadi jurusan yang “kamu banget” kalau kamu yang suka mengeksplorasi keindahan dunia, senang bergaul dengan siapa saja, dan nggak sungkan untuk mencoba-hal-hal baru. Dengan memilih kampus dengan kurikulum dan sesuai dengan rencana studimu, dijamin pengalaman kamu berkuliah di jurusan Pariwisata akan sangat fun!”

Baca juga:

(sumber gambar: dok. pribadi, tourismnewslive.com, binus.ac.id)

LATEST COMMENT
Zulva Nur Imawati | 2 jam yang lalu

Makasih kakk udah jawab. Soalnya aku yakin ini jurusan yang aku cari2 sejak dulu. Tapi saya tinggal bukan di perkotaan, agak khawatir sama prospek kerja. Memang sih di daerah saya setelah saya mencari data tenaga kerja RS untuk okupasi terapis tidak ada. Hanya ada fisioterapi itupun hanya 1 orang. Terimakasih kak, semoga dimudahkan sekolahnya. Doakan saya bisa masuk jurusan ini yaa

Mengenal Lebih Dekat Program Studi Okupasi Terapi
Asyila | 4 jam yang lalu

Kalo tembus fkui lewat jalur sbmptn, biayanya semahal di PTS ga sih kak? Jujur aja aku pengen bgt keterima fk cuma kasian papa aku krn mengeluarkan biaya kedokteran ku yg pastinya mahal bgt, dan juga ada ibu dan kakakku yg perlu dinafkahi oleh ayah ku, rasanya aku agak egois ga sih?

Jurusan 101: Tanya Apapun Tentang Jurusan Kedokteran di Youthmanual
Komang S. Satyanata | 5 jam yang lalu

Mohon maaf Baru balas Bantu jawab, Boleh ttapi alangkah baiknya bila ambil aja sbm nya (A)

Seleksi Mandiri Universitas Udayana 2019: Mulai Dari Syarat Pendaftaran Hingga Program Studinya
Sabrina Halimatus Sakdiyah | 5 jam yang lalu

Saya bingung nanti setelah lulus SMA saya ngambil jurusan apa. Kata temanku dan guru seniku gambaran saya bagus tapi menurutku biasa aja soalnya saya melihat temen selain kelasku ada yang lebih bagus dari saya malah jauh lebih bagus. Saya sih pengen banget jurusan kecantikan tapi takut salah melangkah jauh. Tolong saran untuk saya?

8 Pekerjaan yang Banyak Dibutuhkan di Tahun 2020
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©