Menu

Jurusanku: Double Program Teknik Industri dan Sistem Informasi BINUS University, Misya Afraismu Wardah

Kuliah di jurusan Teknik Industri dan Sistem Informasi sekaligus, memang bisa? Yup, Misya Afraismu Wardah menjalani program studi ganda Teknik Industri dan Sistem Informasi di BINUS University. Seperti apa program studi ganda tersebut dan gimana “hebohnya” menjalani dua prodi sekaligus? Alumni SMAN 78 Jakarta ini pun berbagi cerita dengan Youthmanual

Jurusanku:

“Aku kuliah di Double Program jurusan Teknik Industri dan Sistem Informasi. Kalau Teknik Industri secara garis besar mempelajari tentang proses industri baik dari sisi manajemen maupun teknik. Khusus jurusan ganda ini, peminatannya adalah Manufacturing yang menekankan pada perencanaan dan perancangan dalam produksi. Peminatan ini berkaitan dengan mesin yang umumnya ada di pabrik industri seperti mesin perkakas, pengebor, pemotong, dan lain-lain.

Selain itu di Teknik Industri juga kita belajar tentang ergonomi, inventory control, quality engineering, akuntansi, kalkulus, fisika, dan masih banyak lagi. Pokoknya, ilmu yang didapatkan di prodi Teknik Industri lengkap banget!

Kalau di prodi Sistem Informasi, kita lebih fokus untuk menganalisis kebutuhan serta proses bisnis perusahaan. Selain itu, aku juga belajar untuk membuat sistem yang sesuai untuk perusahaan, berdasarkan tujuan dari perusahaan itu sendiri. Bisa dibilang Jurusan Sistem Informasi merupakan jembatan yang menghubungkan antara programmer dengan pihak manajemen dalam perancangan sistem.”

Kaitan Prodi Teknik Industri dengan Sistem Informatika:

“Kedua jurusan ini bakal terpakai banget (di dunia kerja), karena kita sudah memasuki industri 4.0, di mana industri akan digabungkan dengan teknologi otomatisasi. Inilah saatnya tren otomatisasi dan pertukaran data dalam teknologi manufaktur, yang mana pelaku industri membiarkan komputer saling terhubung dan berkomunikasi satu sama lain, hingga akhirnya membuat keputusan tanpa keterlibatan manusia.”

Beda double program dengan jurusan S1 reguler di BINUS University:

"1. Kuliah berlangsung seelama 10 semester (sementara S1 reguler hanya 7 atau 8 semester).

2. . Keseluruhan SKS adalah 202. (S1 reguler 146 SKS).

3.  Mata kuliahnya dibuat paket, jadi tidak bisa mengambil peminatan, karena semua mata kuliah sudah diatur dan ditentukan kampus. Dalam satu semester terdapat mata kuliah Teknik Industri dan Sistem Informasi.

4. Karena mata kuliah dibuat paket, jadi tidak ada peminatan. Pada S1 Teknik Industri (reguler) ada berbagai peminatan yang bisa dipilih, seperti Manufacturing, Supply Chain Management, dan Service. Sedangkan khusus double program Teknik Industri dan Sistem Informasi, langsung diarahkan ke Manufacturing. Aku sendiri baru mempelajari Manufacturing pada semester 8.

5. IPK - nya gabungan 2 prodi.

6. Kalau di Binus skripsi (dua jurusan) cuma satu. Tapi isi skripsi harus mengambil topik yang balance antara Teknik Industri dan Sistem Informasi. Kebetulan aku mengambil topik inventory control pada pabrik. Nah, nanti aku juga akan membuat prototipe sistem yang menunjang aktivitas inventory control tersebut.

7. “Prospek kerjanya lebih besar, bisa ke bidang Teknik Industri, bisa juga ke bidang Sistem Informasi. Terus menjalani perkuliahan juga nggak bingung, karena mata kuliahnya sudah dipaketin. Mungkin di kampus lain, kalau mau ambil dua jurusan harus ambil satu persatu. Berarti total 280 SKS dan harus bikin 2 skripsi. Itu bakal menguras waktu dan biaya.:

Alasan memilih prodi Teknik Industri sekaligus Sistem Informasi:

“Awalnya cuma pengen mengambil Teknik Industri. Nah, pas mau daftar BINUS University, ternyata ada double program. Karena BINUS University terkenal dengan jurusan yang berhubungan dengan komputer, maka aku pilih jurusan Teknik Industri dan Sistem Informasi. Aku berpikir bahwa program ini  lumayan banget, cuma belajar 5 tahun (10 semester) sudah dapat dua gelar S1.”

Mata kuliah penting:

“Algorithm and Programming, Introduction to Database Systems, User Experience, Business Process Fundamental, Advanced Information System Analysis and Design, Manufacturing Processes, Human Integrated System, System Modeling and Simulation, Quality Engineering, Production & Operation Analysis, Character Building, dan Entrepreneurship.”

Prospek karier lulusannya:

“Karena mengambil double program maka cakupan (pekerjaannya) banyak banget, bisa ke bidang Teknik Industri seperti bekerja di perusahaan manufaktur, atau bisa juga ke bidang Sistem informasi, seperti bekerja di startup

Kalau alumninya ada yang bekerja di bagian IS SAP Service Support, Operational Management, Business Analyst, Application Developer, ERP specialist, Quality Control, Inventory Management, Production Management, dan masih banyak lagi. Aku sendiri pengen bekerja di perusahaan startup, yang berkaitan dengan business analyst.”

Manfaat yang dirasakan dengan kuliah di BINUS University:

“Kuliah Di BINUS University ini enak, karna kita nggak hanya diajarkan teori, tapi juga langsung membuat proyek. Selain itu, diajarkan juga (bagaimana) mengasah softskill dengan adanya mata kuliah Character Building. Di mata kuliah itu, aku terjun langsung ke sekolah dan panti asuhan untuk menjadi guru. Trus, mata kuliah Entrepreneurship di mana aku diharuskan membuat produk yang bisa dijual.

Di BINUS University, mahasiswa juga ada program 3+1 salah satunya internship. Saat internship, kita jadi belajar bagaimana rasanya bekerja langsung di lapangan. Nggak perlu takut nggak dapat tempat magang, karena BINUS University sudah kerjasama dengan ratusan perusahaan.”

Prodi yang menjadi prioritas:

“Aku lebih memprioritaskan Teknik Industri sih, soalnya lebih banyak praktek, dan mata kuliahnya banyak hitung-hitungan, jadi harus ekstra belajarnya. Tapi, aku memang lebih suka mata kuliah yang banyak rumusnya, karena output-nya lebih pasti.”

Tantangan kuliah di dua prodi sekaligus:

“Karena banyak semester dengan 24 SKS, dan juga banyak tugas serta project, jadi harus benar-benar mengatur waktu, biar nggak kewalahan.”

Bentuk tugas dan ujian:

“Tugasnya ada yang berupa soal, ada juga presentasi, makalah, dan project. Kalau ujian seringnya tertulis, tapi ada juga membuat makalah serta ujian langsung di laboratorium komputer untuk coding.”

Saran untuk calon mahasiswa yang ingin mengambil prodi Teknik Industri, Sistem Informasi, atau double program :

“Saranku, lihat dulu minat dan bakat yang ada pada diri. Kalau suka hitung-hitungan atau berniat bekerja di bidang industri, silahkan masuk prodi Teknik Industri. Kalau suka menganalisa atau berpikir kreatif untuk membuat sistem, silahkan pilih prodi Sistem Informasi. Dan kalau suka keduanya silahkan pilih double program. Jika minat dan bakat sudah sesuai dengan jurusan tersebut, maka akan lebih mudah bagi kita untuk menjalankan kegiatan perkuliahan. Hindari kegiatan suka menunda-nunda dan belajarlah manajemen waktu karena di double program tugas yang diberikan dosen tentunya juga double. Tapi, semuanya terbayar ketika lulus nanti dengan 2 gelar sekaligus."

(sumber gambar: dok. pribadi)

LATEST COMMENT
Shahfa Ananda | 3 menit yang lalu

apa aja sih kak jurusan yang berkaitan dengan fisika selain teknik sipil?

Daya Tampung SNMPTN 2019 di Universitas Brawijaya
Arif Alfon Gordon | 11 jam yang lalu

Jadi, ketika saya lulus sbm, harus saya lepaskan kak??

Program Bidikmisi Jalur SNMPTN, SBMPTN dan Ujian Mandiri/PMDK/UMPN 2019
Achmad Choirul Huda | 13 jam yang lalu

Min jadi univ mau nerima kita dipilihan kedua kan? Banyak kabar hoax yg bilang gitu :(

Strategi Menentukan Pilihan Pertama dan Kedua pada SBMPTN 2019
Azizah Nur | 15 jam yang lalu

Bismillah maba oseanografi itb 2021:)). O iya kalo oseano di itb tesnya saintek atau soshum?

Serba-Serbi Jurusan Oseanografi—Untuk Kamu yang Ingin “Kenalan” Lebih Jauh dengan Laut dan Seisinya
bae eristhaaak | 15 jam yang lalu

Wahh :') aku tahun ini gak keterima sma negeri walaupun nem bagus tapi karena zonasi dan kurangnya perkiraan. Tapi aku berusaha untuk yakin bahwa semua sekolah sama yang membuat beda adalah isinya atau diri kita sendiri walaupun bakalan masuk swasta semoga ini merupakan jalan terbaik dari tuhan.

Masuk SMA Favorit dan Unggulan, Penting Nggak, Sih?
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©