Menu

Jurusanku: Arsitektur ITB, Akhlish Dlinal Aziiz

Dalam seri "Jurusanku", kamu bisa menelusuri jurusan kuliah lewat cerita mahasiswa dan dosen. Kali ini Akhlish, mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) akan berbagi cerita  mengenai jurusannya, Arsitektur.

Akhlish Dlinal Aziiz (Akhlish) adalah seorang alumnus Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang jurusan Arsitektur‍ angkatan 2010, yang kini sedang meneruskan pendidkannya ke jenjang yang lebih tinggi di Institut Teknologi Bandung‍ dengan jurusan yang linier. Kamu yang tertarik untuk berkuliah di jurusan Arsitektur, simak cerita Akhlish tentang jurusannya di bawah ini, ya!

Jurusanku:

“Saya menempuh pendidikan Strata 1 dan Strata 2 di jurusan Arsitektur, salah satu jurusan dengan basis insinyur dengan kecenderungan kepada pertimbangan estetika terhadap perencanaan bangunan. Bidang kompetensi di jurusan ini meliputi teori, pemukiman secara makro, inovasi dalam ilmu rancang bangun, hingga rekayasa teknologi untuk menghasilkan bangunan yang ramah lingkungan.”

Mata kuliah penting:

“Di jurusan ini, ada empat mata kuliah yang menurutku sangat penting, yaitu:

* Perancangan Arsitektur, yaitu mata kuliah utama yang memiliki substansi perancangan arsitektur secara umum dan spesifik tergantung project yang dikerjakan,

* Struktur dan Konstruksi Bangunan, yaitu mata kuliah yang mendukung mahasiswa dalam melakukan perancangan karena terkait dengan ilmu lapangan dalam merancang sebuah bangunan dalam skenario riil,

* Teori Kritik Arsitektur, yaitu mata kuliah yang memperkenalkan mahasiswa mengenai teori spesifik mengenai arsitektur yang membantu mahasiswa dalam menenetukan bahasan topik serta tematik dalam strategi perancangan bangunan, serta membantu mahasiwa dalam meberikan substansi mengenai pertanggung jawaban rancang desain, dan

* Arsitektur dan Teknologi,  yaitu mata kuliah dengan substansi yang memberikan wawasan mahasiswa mengenai strategi rancangan dengan menghadirkan pembahasan yang cenderung kepada teknologi, inovasi, serta metode perancangan.”

1

Alasan kenapa memilih jurusan ini:

“Karena arsitektur itu adalah ilmu engineering yang bersifat nyata (lapangan) dan memiliki pertimbangan terhadap keteraturan dan nilai estetika yang tinggi. Atau singkatnya, jenis ilmu yang saya minati, hahaha.”

Peminatan/program studi pada jurusan:

“Pada dasarnya, di arsitektur ada dua cabang peminatan, yaitu bagian desain dan riset. Kalau desain, sih, jelas mengenai perancangan secara visual (lanskap). Saya sendiri termasuk di bagian riset dengan kelompok keahlian kepada bidang teknologi bangunan, spesifiknya dalam  teknologi rekayasa pengendalian termal dalam bangunan.”

Tugas kuliah yang umum di dalam jurusan:

“Tugas yang biasa saya kerjakan di jurusan ini berkisar pada perancangan, struktur, dan penelitian.

Dalam perancangan, saya harus bisa menghasilkan produk desain bangunan yang didasarkan kepada tema dan metode perancangan tertentu untuk kebutuhan tertentu. Dalam struktur, saya harus bisa menghasilkan rekayasa mengenai struktur yang bisa diaplikasikan kepada perancangan bangunan. Dan penelitian tentunya terkait dengan kelompok kompetensi masing-masing mahasiswa yang diharapkan mampu memberikan solusi dan inovasi dalam ranah arsitektur.”

Pelajaran SMA yang membantu untuk memahami jurusan ini:

“Yang pertama adalah pelajaran tentang perspektif. Kamu masih inget, nggak, nih, sama pelajaran seni rupa yang ada menggambar prespektifnya? Hahaha. Pelajaran ini menurut saya bakal ngebantu kamu banget dalam mengenal ilmu gambar dan presentasi arsitektur untuk menampilkan gambar bangunan yang jelas serta informatif.

Yang kedua adalah Fisika. Pelajaran satu ini membantu kamu dalam hal perhitungan struktur dan sipil.”

Jurusan yang “mirip” dengan jurusan ini:

“Teknik Sipil, tentunya. Dalam kerja nyata, hasil kerja arsitektur bakal selalu memerlukan tenaga dari keilmuan sipil dalam menghadirkan bangunan siap bangun yang sesuai dengan keadaan di lapangan.

Lalu ada juga jurusan Desain Interior. Arsitektur memerlukan ahli perencanaan interior dalam merancang tatanan dalam ruang bangunan sehingga dapat menghasilkan produk rancang arsitektur yang komplit.”

Peluang karier jurusan ini:

“Wah, banyak! Berikut saya berikan beberapa peluang karier yang “laku” di kalangan lulusan jurusan arsitektur.

  • Konsultan Arsitek: buat para fresh graduate yang mampu membuat peluang sendiri sebagai arsitek mandiri yang mampu menghasilkan produk bangunan, atau hanya memberikan metode serta pemaparan mengenai proyek kepada klien yang bersangkutan,
  • Developer: lulusan arsitektur umumnya mengambil spesifikasi kepada merancang bangunan untuk fungsi tempat tinggal dan kawasan perumahan sebagai pemukiman,
  • Arsitek dalam Instansi Bank: pada peluang karier ini, umumnya arsitek akan memberikan pertimbangan tertentu mengani potensi bisnis perumahan atau dalam proses kredit rumah yang mampu menguntungkan instansi bank-nya, dan
  • Kontraktor: dalam kesatuan kerja ini, arsitek mampu membawahi beberapa bidang keilmuan seperti sipil, interior, hingga bisnis, dalam upaya menghasilkan produk rancang yang menguntungkan. Umumnya, produk dari kontraktor cenderung massif dan makro.

Dan tentunya masih banyak lagi peluang karier dan profesi lainnya yang bisa kamu jajal setelah lulus dari jurusan ini.”

2

Miskonsepsi umum tentang jurusan ini:

“Sebagai seorang arsitek (atau mahasiswa jurusan arsitektur), ekspektasi masyarakat terhadap hasil produk rancangan bangunan yang memiliki nilai kemanafaatan dan estetika tinggi yang mempengaruhi kenyamanan pengguna untuk jangka waktu panjang, tuh, bisa didapatkan dalam waktu yang singkat. Padahal sih nggak! Belajarnya aja lama, apalagi realisasinya, hahaha.

Makanya, apresiasi masyarakat Indonesia terhadap mahasiswa arsitektur dan karya-karyanya umumnya tidak pernah memenuhi sesuatu yang menjadi “standar” oleh mereka. Dilema, ya?”

Tips untuk anak muda yang ingin memilih jurusan kuliah ini:

“Mulai tentukan arah dan masa depan yang ingin dibangun ketika memilih jurusan arsitektur. Sebaiknya, kamu sudah “colong start” dengan memperbanyak pengetahuan mengenai ilmu bangunan, material, hingga menggambar bangunan yang sistematis dan informatif dari sekarang. Banyak-banyak mengkonsumsi informasi mengenai produk arsitektur terbaru yang menghadirkan informasi rancang, material, hingga tema arsitektur.”

Tertarik sharing mengenai jurusan kuliahmu seperti ini?  Kamu bisa berbagi cerita dan pengalaman dengan Youthmanual. Klik di sini.

(sumber gambar: dok. pribadi, splct.com, wikihow.com)

LATEST COMMENT
Tisam Ali | 17 jam yang lalu

Yup, tapi jangan lengah. Harus tetap nge-gas alias semangat menyiapkan UTBK dari sekarang.

UTBK SBMPTN 2020 Tidak Dimajukan. Simak Penjelasannya!
Yusuf Cahyadi | 17 jam yang lalu

Akhirnya bisa bernapas lega :3

UTBK SBMPTN 2020 Tidak Dimajukan. Simak Penjelasannya!
Dhea rahma | 20 jam yang lalu

Ka aku aliyah jurusan agama aja, bisa ga ngambil ipc? Aku pengen prodi psikologi kk bisa ga ya?

Strategi Sukses IPC di SBMPTN Serta Pertimbangan Memilih IPC
Izzatin Nuriyah | 1 hari yang lalu

Kalau dari MAN terus dari jurusan keagamaan, apakah bisa masuk akpol?

Bercita-Cita Menjadi Polisi? Simak Cara dan Persyaratannya!
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©