Menu

Cerita alumni SMK: Dari SMK Administrasi Perkantoran (Sekretaris) ke Ilmu Perpustakaan, Wita Widya

As we all know, pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mempersiapkan siswa/i untuk langsung terjun ke dunia kerja setelah lulus sekolah. Tapi, ternyata nggak sedikit lulusan SMK yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi alias berkuliah. Yuk, Simak pengalaman mereka!

Gaes, meet Wita Widya, seorang lulusan SMK Administrasi Perkantoran (Sekretaris) yang akhirnya memutuskan untuk melanjutkan kuliah ke S1 yang dimana program studi yang dipilih sangat berbeda dari masanya di SMK, yaitu Ilmu Perpustakaan.

Halo, Wita. Dulu sekolah di SMK mana dan ambil jurusan apa?

“Halo… Dulu aku sekolah di SMKN 41 Jakarta dan ambil jurusan Administrasi Perkantoran (Sekretaris).”

Apa saja yang dipelajari di SMK Jurusan Administrasi Perkantoran (Sekretaris)?

“yang jelas, sih, aku dan teman-teman lainnya belajar tentang hal-hal yang berhubungan dengan administrasi perkantoran seperti surat-menyurat, membuat laporan kas kecil, belajar neraca saldo, jurnal, mengetik cepat dan mengetik tanpa melihat keyboard.”

mengetik cepat

“Selain itu, aku dan teman-teman yang lain, tentunya, belajar tentang Microsoft office, belajar bahasa Inggris dan juga bahasa Indonesia yang baik dan benar dan bahkan kita juga belajar tentang table manner.”

“Kita pun belajar hal-hal yang mungkin menurut beberapa orang nggak terlalu penting seperti belajar bagaimana berpakaian yang baik layaknya seorang sekretaris, belajar duduk dan makan yang baik, cara mengangkat telepon dan sebagainya. Selain mata pelajaran kejuruan, aku dan teman-teman yang lain pun belajar ilmu-ilmu yang umum seperti matematika, agama, PPKN dan sebagainya.”

Kenapa dulu memutuskan untuk masuk SMK dibanding SMA?

“Menurutku, SMK merupakan tempat yang cocok bagi orang-orang yang ingin langsung terjun ke dunia pekerjaan. Nah, dulu, ketika aku masih SMK, aku nggak pernah kepikiran untuk masuk kuliah, melainkan, aku ingin langsung bekerja. Karena hal inilah, akhirnya, aku memilih untuk sekolah di SMK.

“Selain dikarenakan ingin segera bekerja, biaya masuk SMK memang lebih murah dibandingkan untuk masuk ke SMA. faktor mahalnya biaya masuk ke SMA ini pun menjadi sebuah alasan untukku lebih memilih SMK dibandingkan SMA.”

Setelah lulus dari SMK, melanjutkan kuliah kemana dan mengambil program studi apa?

ilmu perpustakaan uin jakarta

“Setelah lulus dari SMK, aku melanjutkan kuliah ke Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab Humaniora.”

“Awalnya aku memang nggak niat untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat perguruan tinggi. Tapi, waktu itu, aku iseng untuk ikutan SNMPTN. Nah, setelah dari situ, aku malah merubah pikiranku. Aku merasa bahwa dengan kuliah aku akan mendapatkan hal yang lebih baik dibandingkan kalau aku hanya lulusan SMK saja.”

“Dengan berkuliah pastinya aku akan mendapatkan ilmu yang baru dan yang paling terkeren ialah aku akan memiliki gelar setelah lulus dari kuliah. Ketika aku sudah memiliki gelar, pastinya, hal tersebut akan mempermudah aku untuk mencari pekerjaan yang lebih baik lagi.”

Apa alasan kamu mengambil jurusan yang sama sekali berbeda dengan masa SMK?

“Sebenarnya, pelajaran ketika aku SMK dan pelajaran ketika aku kuliah, keduanya memiliki sedikit kesamaan. Misalnya, nih, di SMK dan di kuliah, aku sama-sama belajar tentang kearsipan. Bedanya, ketika aku kuliah, pelajaran tentang kearsipan itu menjadi lebih komplek dibandingkan ketika di SMK.

“Aku mengambil Program Studi Ilmu Perpustakaan karena ketika di SMK aku suka belajar tentang kearsipan dan aku ingin mempelajarinya secara mendalam, sehingga hal tersebut menjadi faktor kenapa aku memilih Program Studi Ilmu Perpustakaan.”

Waktu kuliah, merasa canggung atau minder nggak dari lulusan SMA?

“Enggak, sih. Justru aku lebih enjoy dan merasa beruntung karena aku punya keahlian lebih yang aku dapatkan dari pelajaran-pelajaran di SMK.”

Ada kendala nggak pas ujian masuk kuliah? Mengingat lulusan SMK nggak banyak pelajaran normatif dan adaptif?

“Ada! Karena ketika aku masih SMK, aku nggak belajar banyak tentang pelajaran-pelajaran umum yang biasa dipelajari oleh anak-anak SMA. Bahkan, di jurusanku, pelajaran matematika saja masih sebatas pelajaran matematika tingkat SMP.”

“Untungnya, aku punya teman yang sama-sama ingin masuk ke Perguruan Tinggi Negeri, jadi aku terus belajar bersama dengan temanku. Kita belajar terus-menerus, dari pagi, siang, sore hingga malam. Aku pun nggak nyerah untuk terus ikutan semua ujian seleksi masuk. Meskipun aku gagal di SNMPTN, PTAIN dan SBMPTN, aku terus mencoba di ujian mandiri dan untungnya aku lulus di ujian mandiri UIN Jakarta.”

Tips untuk teman-teman SMK yang mau melanjutkan kuliah?

“Tips untuk teman-teman SMK yang mau melanjutkan kuliah, kamu harus belajar yang giat, ya! Jangan pernah kamu merasa minder kalau kamu lulusan SMK, kamu memiliki berbagai macam kelebihan dari pelajaran-pelajaran yang kamu pelajari di SMK.”

“Kalau kamu punya cita-cita untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri, kamu harus banyak belajar, ya. Kamu harus banyak latihan dari berbagai soal ujian-ujian SBMPTN atau ujian mandiri. Selain itu kamu jangan mudah menyerah, ya, karena aku yakin, kok, kerja keras akan dibayar dengan kesuksesan, nantinya.

Baca juga:

(Sumber gambar: nahb.ca, algonquincollege.com, lpminstitut.com)

LATEST COMMENT
Tisam Ali | 17 jam yang lalu

Yup, tapi jangan lengah. Harus tetap nge-gas alias semangat menyiapkan UTBK dari sekarang.

UTBK SBMPTN 2020 Tidak Dimajukan. Simak Penjelasannya!
Yusuf Cahyadi | 17 jam yang lalu

Akhirnya bisa bernapas lega :3

UTBK SBMPTN 2020 Tidak Dimajukan. Simak Penjelasannya!
Dhea rahma | 20 jam yang lalu

Ka aku aliyah jurusan agama aja, bisa ga ngambil ipc? Aku pengen prodi psikologi kk bisa ga ya?

Strategi Sukses IPC di SBMPTN Serta Pertimbangan Memilih IPC
Izzatin Nuriyah | 1 hari yang lalu

Kalau dari MAN terus dari jurusan keagamaan, apakah bisa masuk akpol?

Bercita-Cita Menjadi Polisi? Simak Cara dan Persyaratannya!
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©