Menu

Persiapan Kuliah

Panduan ini akan membantumu untuk menyusun rencana kuliah dari bangku sekolah, mengenali bidang-bidang program studi kuliah, serta memilih kampus yang paling tepat buatmu.

Ragam dan Rangkaian Tes Seleksi Perguruan Tinggi Kedinasan

Seleksi masuk Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) memang agak berbeda dengan ujian-ujian masuk perguruan tinggi negeri atau swasta. Jika seleksi masuk PTN dan PTS biasanya hanya terdiri dari ujian tertulis, nah, tes masuk perguruan tinggi kedinasan memiliki tahapan yang lebih panjang dan proses yang sedikit lebih rumit.

Seorang calon taruna/mahasiswa PTK nggak hanya akan diuji melalui kemampuan mereka mengerjakan soal bidang pelajaran Saintek, Soshum, atau Ilmu Pengetahuan (IPC) aja, tapi juga kecakapan mereka dalam pengetahuan kenegaraan, ketahanan fisik, hingga kesehatan tubuh.

Jadi, apa aja sih tes masuk Perguruan Tinggi Kedinasan?

Seleksi Administrasi

Ini dia tahapan pertama seleksi masuk Perguruan Tinggi Kedinasan. Pada tes administrasi kamu akan diminta untuk menyerahkan sejumlah berkas ke perguruan tinggi terkait sebagai bentuk verifikasi dan penyaringan awal calon kandidat yang akan diundang ke tahap selanjutnya. Berkas-berkas yang biasanya diminta antara lain:

Tes Kemampuan Akademik (TPA)

Kamu mungkin nggak asing ya dengan tes yang satu ini. Yup, TPA ini nggak cuma digunakan di SBMPTN aja lho, sob. Pada seleksi ujian masuk sekolah kedinasan, jenis tes ini digunakan untuk mengukur dan mengetahui kemampuan seseorang di bidang akademis dan pengetahuan umum lainnya. Jenisnya macem-macem, ada tes bahasa, tes numerik (angka), tes logika, sampai tes spasial (gambar ruang).

Tes Kemampuan Dasar (TKD)

Kalau TKD SBMPTN itu terdiri dari ujian Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika Dasar, nah TKD untuk ujian masuk sekolah kedinasan agak berbeda nih. TKD kedinasan terdiri dari 3 bagian yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) merupakan tes yang digunakan untuk menguji penguasaan pengetahuan dan kemampuan peserta dalam implementasi 4 pilar kebangsaan Indonesia yang mencakup Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan semua hal mengenai NKRI.

Tes Intelegensi Umum (TIU) berfungsi untuk mengukur kompetensi peserta dalam hal kemampuan verbal, numerik, logika, dan analisis.

Sementara itu, Tes Karakteristik Pribadi (TKP) bertujuan untuk melihat karakter, kepribadian, dan tingkat emosional mereka terkait hal-hal seperti integritas diri, semangat berprestasi, kreativitas, dan lain sebagainya.

Tes Kemampuan Bidang (TKB)

Nah, setelah kamu lolos tahap TPA dan atau TKD, kamu harus menghadapi tes yang satu ini nih, sob. Tes Kemampuan Bidang (TKB) bertujuan untuk mengukur kemampuan peserta sesuai dengan bidangnya masing-masing yang membuat materi yang diujikan lebih spesifik daripada tes-tes lainnya.

Tahapan TKB biasanya terbagi menjadi ujian tulis, tes psikologi lanjutan, wawancara, dan/atau ujian praktik untuk bidang-bidang tertentu. Bidang yang diujikan di TKB pun sangat bervariasi, mulai dari pendidikan, kesehatan, hukum, agama, dan masih banyak lagi.

Tes Wawancara

Selain seleksi administrasi dan ujian-ujian tertulis, beberapa PTK juga memiliki tahap seleksi wawancara bagi para calon taruna/mahasiswanya. Tahap tes yang satu ini dilakukan untuk mengenali kepribadian calon taruna/mahasiswa lebih lanjut.

Beberapa Perguruan Tinggi Kedinasan yang menggunakan tes wawancara sebagai salah satu tahapan seleksi bagi calon taruna/mahasiswanya antara lain IPDN, STSN, STIN, STMKG, AKPOL, dan juga AKMIL.

Tes Kesehatan dan Kesamaptaan

Ini adalah tes yang biasanya menjadi tahap akhir dari seluruh proses seleksi masuk sekolah kedinasan. Kalau kamu udah smapai di tahap ini, kemungkinan besar kamu akan lolos diterima di sekolah kedinasan yang kamu inginkan nih, sob.

Eits, tapi jangan jumawa dulu. Ada beberapa hal yang wajib banget kamu perhatikan pada tahap tes yang satu ini.

Untuk tes kesehatan, biasanya akan dilakukan pengecekan darah, urine, tensi, rontgen, buta warna, kesehatan gigi, kesehatan paru-paru, dan beberapa tes lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan sekolah kedinasan tempat kamu mendaftar.

Kemudian ada tes kesamaptaan. Untuk sekolah kedinasan dengan sistem pendidikan semi-militer seperti IPDN, STSN, dan STIN, tes kesamaptaan jadi salah satu tes wajib yang harus diikuti para pendaftar. Tes ini biasanya berbentuk tes fisik yang mengharuskan kamu untuk push-up, pull-up, atau lari—sesuai dengan ketentuan yang sudah ada. Tujuannya tentu aja untuk menguji ketahanan fisik kamu, dong!

Oh ya, sebelum mengikuti dua tes ini kamu harus memastikan tubuh kamu berada di kondisi yang fit. Rajin-rajin olahraga mulai sekarang dan perbanyak konsumsi makanan sehat. Jangan merokok apalagi menggunakan obat-obatan terlarang. Bukan nggak mungkin lho, kamu gagal masuk sekolah kedinasan idaman karena saat tes kesehatan maupun tes fisik, tubuh kamu sedang dalam kondisi yang nggak fit.

 

Tips Sukses Lolos Seleksi Perguruan Tinggi Kedinasan

Sudah mantap untuk kuliah di Perguruan Tinggi Kedinasan? Sebelum siap melangkah mengikuti rangkaian tes seleksinya, inilah hal-hal yang kudu banget kamu perhatikan sebelum memutuskan untuk ikut seleksi masuk perguruan tinggi kedinasan. Simak baik-baik ya!

Jangan percaya ‘orang dalam’

Sudah menjadi mitos di kalangan masyarakat bahwa salah satu jalan tercepat untuk masuk ke PTK adalah dengan melalui ‘orang dalam’. Padahal, kerap kali yang dibilang ‘orang dalam’ itu bukan benar-benar pegawai maupun pejabat di instansi terkait, lho. Seringnya, mereka adalah calo yang sengaja ingin mencari keuntungan dari banyaknya pendaftar PTK.

Nah, daripada kamu terjebak tipu muslihat calo berkedok orang dalam ini, lebih baik kamu mengikuti panduan resmi pendaftaran dan seleksi yang dikeluarkan oleh masing-masing instansi. Meskipun terkesan ribet dan sulit, tapi percaya deh, kalau kamu bersungguh-sungguh hasilnya pasti nggak akan mengkhianati usaha, kok.

Cek ‘n Ricek seluruh berkas yang diminta

Seleksi masuk PTK dimulai dari perihal administratif lho, gaes. Makanya, penting bagi kamu untuk memastikan kembali seluruh berkas yang dibutuhkan untuk mendaftar sudah lengkap tanpa ada kurang satu apapun. Meski sekarang seleksi masuk PTK sudah banyak yang melalui tahap online, tapi kamu juga harus tetap memastikan semua berkas yang diminta sudah lengkap agar saat waktu pendaftaran tinggal klik, trus upload!

Siapkan diri untuk tes kesehatan

Seperti yang kita tahu, selain tes kemampuan tertulis, tahapan seleksi masuk PTK juga termasuk tes kesehatan. Nah, sebaiknya, sebelum tesnya berlangsung, lakukan pemeriksaan diri secara keseluruhan di rumah sakit atau klinik terdekat.

Coba, deh, lakukan chek up untuk kesehatan luar seperti: tes mata, tes buta warna, kesehatan gigi dan mulut, THT, tekanan darah, postur, varises, varikokel, hingga tinggi dan berat badan. Setelah itu, lakukan juga check up untuk kesehatan dalam seperti: rontgen paru-paru, detak jantung, urin, darah, dan lain-lain.

Kalau kamu menemukan masalah atau penyakit setelah proses general check-up ini, langsung konsultasikan ke dokter terkait, ya.

Latihan fisik

Beberapa PTK mewajibkan calon mahasiswanya untuk mengikuti tes kesamaptaan atau tes fisik. Untuk menyiapkan diri menghadapi tes yang satu ini, nggak ada jalan lain selain latihan rutin setiap hari.

Kalau kamu memang berniat untuk masuk PTK seperti Akademi Kepolisian Semarang (AKPOL), Akademi Militer, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), yuk mulai lakukan latihan fisik rutin minimal seminggu 3 kali. Beberapa contoh latihan yang bisa kamu lakukan antara lain: lari selama 12 menit, push-up, pull-up, shuttle run, sit-up, dan renang.

Persiapan tes wawancara

Tes wawancara juga menjadi tahapan yang nggak kalah penting dalam proses seleksi masuk PTK. Beberapa tips dasar yang bisa kamu ikuti untuk menghadapi tes wawancara sekolah kedinasan antara lain:

Belajar keras untuk ujian tertulis

Last but not least, nih. Kamu harus banget belajar keras untuk menghadapi ujian tertulisnya. Jangan salah, ujian tertulis dari perguruan tinggi kedinasan seperti Politeknik Keuangan Negara (STAN) dan Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) sering kali memiliki tingkat kesulitan di atas ujian masuk PTN, lho! Selayaknya, tes-tes lainnya dalam seluruh proses seleksi masuk perguruan tinggi kedinasan, nggak ada cara lain untuk menembusnya selain belajar, belajar, dan belajar.

Semangat ya menghadapi seleksi masuk Perguruan Tinggi Kedinasan, ya!


Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©