Menu

Sekolah Menengah Kejuruan

Panduan ini akan memberikan informasi lengkap seputar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mulai dari bidang dan jurusan yang ada di dalamnya, persiapan kuliah untuk anak SMK, hingga apa yang harus dilakukan bagi lulusan SMK yang ingin terjun langsung di dunia kerja.

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi membawa perubahan besar untuk dunia. Salah satu dampaknya adalah “revolusi” sektor industri dan lapangan pekerjaan. Ada profesi dan usaha yang jadi langka bahkan hilang lantaran teknologi informasi dan komunikasi. Sebaliknya, muncul berbagai pekerjaan baru, yang bahkan belum ada 10-15 tahun yang lalu.

Bisa dibilang nyaris semua usaha membutuhkan dukungan teknologi informasi dan komunikasi. Maka diperlukan banyak pekerja dengan keahlian di bidang ini, termasuk lulusan SMK dengan kualifikasi yang baik. Terutama di zaman yang serba digital ini, rasanya nggak bakal mungkin kehabisan lapangan kerja, deh!

 

Sejarah dan Perkembangan Bidang Teknologi dan Informatika

Seandainya bisa naik mesin waktu ke tahun 1837, kamu bisa menyaksikan Charles Babage menemukan mesin analitik. Namun butuh waktu lebih dari 1 abad setelahnya, tepatnya tahun 1947, untuk kemunculan Z3, komputer digital pertama di dunia yang dibuat Konrad Zuse. Selanjutnya, inovasi teknologi komputer mulai dinikmati publik tahun 1971 ketika Kenbak-1, personal computer pertama, dipasarkan ke masyarakat Amerika Serikat.    

Awal tahun 1990-an, internet mulai dikenal masyarakat, walaupun pemakaiannya belum seluas dan secanggih sekarang. Industri gadget, software serta teknologi lain yang mendukungnya pun mulai berkembang. Sekarang ini, bisa dibilang merupakan era keemasan sektor digital, di mana hampir semua sektor mengalami digitalisasi. Inovasi pun terus bermunculan. Teknologi 2-3 tahun yang lalu jadi terasa usang dan tergantikan dengan yang baru.

Selama 15 tahun terakhir, industri serta ilmu TIK berkembang pesat. Puncaknya, di tahun 2016 lalu, daftar perusahan terbesar dunia yang dirilis Google Finance mengalami perubahan drastis. Jika tahun-tahun sebelumnya yang berjaya adalah sektor migas dan produsen perlengkapan elektronik rumah tangga, maka kini (data 2016) perusahaan terbesar dunia adalah:

  1. Apple
  2. Alphabeth (Google)
  3. Microsoft
  4. Amazon
  5. Facebook

Yup, kesamaannya adalah perusahaan tersebut berkaitan dengan bidang TIK. Penemuan komputer, internet, dan inovasi teknolog lainnya menciptakan “revolusi digital”. Berbagai hal yang tadinya manual/sistem analog, berkembang ke versi digital yang makin canggih. Mulai dari penyimpanan dokumen, bisnis, media, operasi suatu alat, dan lainnya.

Menyadari pentingnya bidang teknologi, sistem pendidikan sekolah dan perguruan tinggi di dunia kini menerapkan pendekatan STEM, yakni Science, Technology, Engineering Math.

 

Gambaran Bidang Teknologi dan Informatika di Indonesia

Cikal bakal perguruan tinggi bidang teknologi (dan teknik) di Indonesia adalah De Techniche Hoogeschool te Bandung yang didirikan Belanda pada 3 Juli 1920, dengan hanya satu jurusan, yaitu Teknik Sipil. Institusi inilah yang kemudian diresmikan menjadi Institut Teknologi Bandung pada tahun 1959. Kini, prodi semacam Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi tersebar di mana-mana.

Dari segi industri, banyak program pemerintah yang menggenjot kemajuan bidang TIK, seperti pengembangan industri teknologi informasi yang menjadi salah satu fokus Indonesia hingga tahun 2035, serta gerakan 1,000 startup berbasis teknologi. Program-program tersebut ini memerlukan banyak tenaga ahli di bidang TIK. Belum lagi sektor swasta dan startup yang kini serba digitalized, serta perusahaan teknologi dan perangkat elektronik yang membuka kantor di Indonesia.

Tapi, gaes, tahu nggak kalau Indonesia tengah mengalami kekurangan tenaga programmer? Yup, disampaikan oleh  Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, berdasarkan data dari peta okupasi nasional di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK), kebutuhan SDM di bidang Teknologi Informatika belum terpenuhi hampir di semua lini kategori. Duh!

 

Cakupan Studi Bidang Teknologi dan Informatika

Teknologi dan Informatika sebagai salah satu bidang di SMK memiliki 2 program keahlian dengan rincian kompetensi keahlian/jurusan sebagai berikut:

  • Teknik Komputer dan Informatika
    • Rekayasa Perangkat Lunak
    • Teknik Komputer dan Jaringan
    • Multimedia
    • Sistem Informatika, Jaringan, dan Aplikasi
       
  • Teknik Telekomunikasi
    • Teknik Transmisi Telekomunikasi
    • Teknik Jaringan Akses Telekomunikasi

 

Prospek Karier Lulusan SMK Bidang Teknologi dan Informatika

Yup, kini hampir semua sektor usaha menggunakan teknologi dan memerlukan pekerja yang terampil bidang TIK. Sehingga, makin tinggi lah demand untuk lulusan SMK bidang TIK.

Di samping itu, dengan gerakan 1,000 startup berbasis teknologi yang dipelopori pemerintah dan ditargetkan memiliki nilai gabungan 10 milyar dollar, Indonesia menjadi sangat potensial dalam pengembangan teknologi. Apalagi dengan 152 juta masyarakatnya yang altif menggunakan internet. Tambahan lagi bahwa berdasarkan data Kementerian Perindustrian, Teknologi Informasi menjadi salah satu prioritas utama dalam pembangunan industri Indonesia.

Sektor yang membuka lapangan pekerjaan untuk lulusan SMK bidang TIK adalah:

  • Startup: Startup berbasis digital tentunya membutuhkan pekerja yang memiliki skill dan ilmu soal komputer, software, jaringan, dan lainnya.
  • Perusahaan teknologi, digital, atau game
  • Perusahaan dan institusi lainnya: Bank, hotel, produsen barang-barang kebutuhan konsumen, menggunakan sistem komputer dan layanan digital
  • Perusahaan telekomunikasi.

Nggak hanya itu, menurut data riset Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2016, lebih dari 82 juta masyarakat Indonesia pernah melakukan transaksi online. Sedangkan menurut Kementerian Komunikasi dan Informasi, di tahun 2020 mendatang, industri e-commerce Indonesia akan menjadi nomor 3 terbesar di dunia, setelah China dan India, dengan nilai 130 miliar dollar dan kenaikan 50 persen per tahun. Ini artinya, bisnis serta perdagangan digital bakalan makin kencang. Industri e-commerce tersebut berpotensi menyerap pekerja berlatar belakang TIK.

Selain itu, pemerintah juga gencar membangun industri berbasis Information Communication Technology dalam negeri dengan mendirikan Regional IT Center of Excellence (RICE). RICE menjadi wadah untuk pelatihan, seminar, promosi, pameran, serta pembinaan usaha IT. Saat ini RICE hadir di sepuluh kota, yaitu Jakarta, Bogor, Bandung, Cimahi, Surabaya, Denpasar, Manado, Makassar, Balikpapan, dan Medan.

Berdasarkan Data Pokok Pendidikan, pada tahun 2016 terdapat sekitar 277.545 lulusan SMK TIK, sementara kebutuhan tenaga kerjanya mencapai 327,813 orang. Jika melihat arah kebijakan pemerintah yang ingin mengembangkan TIK serta inovasi teknologi yang melajut cepat, dapat diperkirakan kalau kebutuhan tenaga dengan keahlian TIK tersebut akan semakin bertambah.

 

Jurusan Kuliah yang Relevan dengan Bidang SMK Teknologi dan Informatika

Tertarik melanjutkan kuliah setelah lulus dari SMK bidang Teknologi dan Informatika? Ini dia beberapa rekomendasi jurusan yang cocok buatmu!


Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©