Menu

Tiga Solusi Untuk Masalah Dalam Belajar

Sebagai pelajar, tugas kita apa sih, Kak? Ya, belajar, dooong. Masa’ gali sumur? Tapi hal ini justru sering sulit dan malas dilakukan.

Tenang aja, sob. Bukan cuma kamu, kok, yang sering merasa belajar adalah beban hidup yang nggak kelar-kelar. Tapi gimana, dong? Kita ‘kan bukan manusia jenius yang pas lahir langsung khatam rumus Pitagoras, ya. Jadi belajar memang sebuah tugas seumur hidup.

Supaya belajar nggak terasa sebagai beban, berikut solusi-solusi yang bisa kamu coba.

Jangan pernah menganggap dirimu sendiri bodoh

“What you think, you become” – Buddha

Saya suka banget sama kutipan di atas!

Intinya, kutipan tersebut bilang bahwa apapun anggapan kamu tentang diri kamu sendiri, maka kamu akan menjadi anggapan tersebut. Kalau kamu menganggap diri kamu sendiri bodoh, penakut, nggak bisa paham pelajaran eksakta dan sebagainya, maka kamu akan benar-benar jadi seperti itu.

Berhenti mengkotak-kotakan bahwa kamu pengguna otak kiri atau otak kanan. Berhenti berpikir bahwa kamu sulit menangkap pelajaran tertentu. Gimana bisa dapat nilai bagus di pelajaran tertentu kalau kamu sudah benci sama pelajaran itu? Atau gimana mau kuliah Kedokteran kalau kamu terus menerus bilang ke diri sendiri bahwa kamu takut jarum suntik? Jangan kalah sebelum mulai perang, dong!

Percaya diri aja, lah, bahwa kamu hebat dan bisa memahami pelajaran apapun yang diajarkan ke kamu. Percaya diri bukan berarti sombong, kok. Percaya diri adalah yakin bahwa kamu bisa melakukannya dengan kerja keras.

Cari suasana belajar yang mendukung serta metode belajar yang baru

Setiap orang punya cara belajar yang berbeda-beda, tapi setiap orang rata-rata punya satu kesamaan—MALAS!

Rasa malas bisa datang karena suasana belajar yang nggak mendukung. Maka cobain, deh, hal-hal baru saat belajar. Misalnya, buat kamu yang biasa belajar di kamar sendirian, coba sekali-kali ajak teman belajar bareng. Buat kamu yang biasa belajar rame-rame, coba belajar sendirian di ruangan terbuka, seperti di teras atau di balkon rumah.

Masalah Belajar 1 - Youthmanual

Rasa malas juga bisa datang karena kamu jenuh dengan metode belajar yang itu-itu lagi. biasanya kita belajar menggunakan metode belajar yang standar: buka buku, dibaca, dihapal. Besoknya? Lupa lagi. Gituuuu terus sampai Rhoma Irama jadi Menteri Pendidikan! Padahal ada berbagai cara belajar lain yang bisa kamu coba. Misalnya, dengan latihan soal, membuat poin-poin penting, merekam suara sendiri ketika sedang membaca materi pelajaran trus diputar berulang-ulang, sampai mencari sumber lain selain buku pelajaran yang bisa dijadikan referensi.

Tapiiii sebelum berbagai cara belajar itu dilakukan, kamu harus paham dulu tentang apa sedang kamu pelajari, baru perkuat pemahaman materi pelajarannya.

Analoginya gini: kalau kamu mau menjadi belajar membuat kue, kamu harus tahu dulu cara memilih terigu yang baik, mengocok telur, sampai menyetel pemanggangan.  

Jangan belajar hanya demi mengejar nilai akademis dengan waktu yang mepet, pula!

Hayo, kamu sudah tahu ‘kan kalau Sistem Kebut Semalam itu nggak efektif? So don’t do it!

Masalah Belajar 2 - Youthmanual

Kalau kamu adalah penganut SKS, jelas aja kamu selalu gagal belajar, soalnya kamu memang nggak menyediakan waktu khusus untuk belajar itu sendiri, sih. Kesuksesan nggak bisa dibangun dalam semalam, lho. Kesuksesan juga nggak terjadi karena kamu pintar banget. Kesuksesan datang dari kedisiplinan yang luar biasa canggih dan semangat yang konsisten *pasang iket kepala*.

Kalau kamu cuma belajar untuk mengejar nilai, kamu bakal lupa lagi sama apa yang sudah kamu pelajari setelah kamu mendapat nilai yang dikejar.

Sayang banget ‘kan, kuliah capek-capek cuma demi ngejar ijasah?

(sumber foto: hercampus.com, educationnews.org)

LATEST COMMENT
Khaedirul faqih | 12 jam yang lalu

karena bidikmisi itu sesuai dengan yang lebih dahulu mengeluarkan pengumuman

Program Bidikmisi Jalur SNMPTN, SBMPTN dan Ujian Mandiri/PMDK/UMPN 2019
Khaedirul faqih | 12 jam yang lalu

kalo ga salah disuruh prioritaskan yang lebih dahulu keluar pengumuman

Program Bidikmisi Jalur SNMPTN, SBMPTN dan Ujian Mandiri/PMDK/UMPN 2019
Rudjanah Widya Sari | 18 jam yang lalu

Boleh kok S1/S2 itu diambil kan cuman sebentar klo udh slesai D4 nya

Apa Sih, Bedanya D1, D2, D3, D4 dan S1?
Arifin Yuwono | 18 jam yang lalu

Kebetulan saya jg lulusan Gizi dari AKZI Depkes RI. Maaf hanya ingin sharing saja. Terimakasih

Profesiku: Ahli Diet dan Nutrisi, Irna Herawati
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©