Menu

Bingung Menentukan Pilihan? Coba Langkah-Langkah Berikut Ini Agar Kamu Lebih Mudah Mengambil Keputusan!

Berapa kali biasanya kita merasa bingung dalam sehari?

Kalau bingungnya cuma sekedar mau makan apa di kantin, mau pakai baju apa ke kampus, mau nonton film apa weekend ini, atau mau beli yang mana duluan antara sepatu dan tas incaran, mungkin kebingungan ini nggak terlalu berpengaruh buat masa depan.

Tapi kalau bingung memilih jurusan kuliah, ragu dalam menentukan kampus, sampai nggak tau harus terima tawaran magang atau nggak, berarti kemampuan kita dalam mengambil keputusan masih belum oke, gaes. Masalahnya, hal-hal kayak gini kalau salah langkah bisa bikin kita menyesal bertahun-tahun.

Makanya, kali ini Youthmanual mau ngebahas langkah-langkah yang bisa dilakukan sesuai dengan penelitian agar kita lebih mudah dalam mengambil keputusan.

Kenapa kadang sulit banget menentukan keputusan?

Menurut penelitian, keinginan dasar manusia (untuk mendapatkan yang terbaik) dan kemampuannya  dalam mengambil sebuah keputusan memang nggak selalu berbanding lurus. Kadang orang yang lama mengambil keputusan juga belum tentu menghasilkan keputusan yang memuaskan, lho. Pertimbangan seseorang dalam mengambil keputusan juga dipengaruhi banyak hal. Makanya dampak psikologis buat seseorang setelah keputusan diambil juga sangat beragam.

Jadi nggak usah gelisah kalau kamu dihadapkan pada sebuah pilihan penting. Gelisah dan khawatir berlebih justru malah bikin pikirian kita semakin susah dalam melihat pilihan yang ada. Bingung merupakan hal yang wajar, kok.

Gimana caranya supaya kemampuan kita dalam mengambil keputusan bisa lebih baik?

Sebelum mengambil keputusan, ingat beberapa hal penting berikut ini terlebih dahulu:

  • Berpikir terlalu keras nggak sama dengan berpikir cerdas
  • Belajarlah untuk mendengarkan kata hati kamu. Salah satu caranya bisa dengan meditasi
  • Miliki deadline dalam menentukan keputusan
  • Terima bahwa kadang nggak semua hal baik bisa kita miliki. Pasti ada hal yang harus dikorbankan
  • Ingat bahwa keputusan yang salah, meskipun sulit diperbaiki tapi bisa dijalani dengan baik.

Sekarang, coba hal-hal berikut untuk mempermudah kamu mengambil keputusan:

1. Cobain Metode 10/10/10

Suzy Welch, seorang penulis di bidang bisnis menemukan metode sederhana yang bisa membantu kita mengambil keputusan dengan membayangkan masa depan. Dijelaskan dalam bukunya, Susi mencoba mengajak kita untuk memikirkan keputusan yang akan kita buat pada tiga kerangka waktu yang berbeda: Gimana perasaan kita tentang hal itu 10 menit dari sekarang? Gimana dengan 10 bulan dari sekarang? Gimana dengan 10 tahun dari sekarang?

Metode ini intinya membantu kita melihat berbagai hal dengan perspektif baru dan memperkecil penyesalan.

2. Bikin daftar pro dan kontra

Pembicara di TED, Ruth Chang, merancang sebuah cara sederhana untuk mempermudah kita mengambil keputusan. Dia bilang menuliskan pro dan kontra dari keputusan yang akan kita ambil bikin kita melihat lebih jelas suatu pilihan. Solusi ini sangat efektif kalau kita lagi terjebak di dua gebetan pilihan, dan keduanya sama-sama bagus.

Tentunya, daftar pro dan kontra akan lebih baik jika diiringi dengan data dan hasil research yang cukup, ya.

3. Hati-hati dengan keinginan dan coba modifikasi

Yang terakhir ini adalah salah satu yang paling sering saya gunakan. Dalam mengambil keputusan, kamu harus tahu dulu mana keinginan dan mana kebutuhan. Seringkali keputusan diambil berdasarkan keinginan yang nggak jelas. Malah kadang-kadang keputusan diambil atas keinginan orang lain, padahal itu adalah pilihan penting dalam hidup. Misalnya, kamu memilih kampus A atas permintaan gebetan. BHAY banget deh kalo kayak gini!

Selain itu, kamu nggak harus memilih diantara hitam dan putih kok, gaes. Ada yang namanya modifikasi dalam sebuah pilihan. Kalau kamu bingung ambil jurusan kuliah Komunikasi atau Politik, kenapa nggak mempertimbangkan double major? Kalau kamu galau kuliah di Indonesia atau di luar negeri, kenapa nggak lulus dulu di Indonesia baru ambil beasiswa di universitas luar negeri?

Miodifikasi seringkali dilakukan orang untuk mendapat win-win solution dari sebuah pilihan. Sehingga, kita nggak terlalu sering terjebak diantara hitam dan putih. Good luck!

 

(Sumber gambar: foreedge.co.au, mainstreamcorporatetraining.com)

 

 

LATEST COMMENT
MDzikyan | 5 jam yang lalu

STEI Program Studi "Teknik Informatika" Amin Ya Allah

Serba-Serbi Kuliah di ITB: Sistem Perkuliahan dan Peluang Masuk
Dini tri Lestari | 7 jam yang lalu

Pengumuman UTM ipb bukannya tanggal 22 Juli kak?kok informasi diatas tggl 20 Juli?

Bedah UTM IPB 2019, Seleksi Mandiri Institut Pertanian Bogor
Beny yohanes | 9 jam yang lalu

Justru cocok sekali

Kenalan Dengan Jurusan Kuliah Kriminologi, Yuk!
Daffa Novaldy | 19 jam yang lalu

Saya sudah diterima melalui sbmptn dan mandiri ka. Apakah boleh saya tidak mengambil salah satunya??

Bolehkah Peserta yang Diterima SBMPTN 2019 Ikut Seleksi Mandiri?
Annisatul Mahmudah | 21 jam yang lalu

Ga juga, malah ada yang jadi wakil presiden bem padahal anak bio cewe lagi. Itu tergantung diri kita sendiri sih manage waktu

Serba-Serbi Menjadi Mahasiswa Biologi
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©