Menu

7 Tips Ampuh Hadapi Tugas Kuliah yang Numpuk Biar Kamu Tak Merasa Stress

 

Yaelah, tugas lagi tugas lagi!

Dosennya apa nggak bosen ya, ngasih tugas mulu?

Kapan sih, ada hari bebas dari tugas?

Hayoo ngaku siapa diantara kalian yang sering mengeluh seperti kalimat yang udah disebutkan di atas?

Jangan khawatir. Kalian nggak sendirian. Karena sebagai seorang mahasiswa pastinya kita semua nggak akan pernah lepas dari yang namanya tugas—apalagi kalau kuliahnya ambil program studi kedokteran. Ya, ‘kan?

Meski tugas dari dosen itu punya tujuan biar kita bisa banyak belajar secara mandiri di luar jadwal perkuliahan. Namun nggak jarang lho, tugas malah membuat kita semakin terbebani dan membuat capek aja.

Belum lagi kalau satu tugas aja belum kita selesaikan tapi dosen lain udah memberikan tugas lagi. Ditambah deadline pengumpulannya bersamaan dengan tugas-tugas yang lain. Pastinya hal itu akan membuat kita kerepotan sendiri dan diikuti dengan strees tingkat tinggi.

Nah, daripada kita mengeluh dan pada akhirnya malah stress sendiri dengan segala tugas yang udah diberikan oleh dosen, berikut ini tips-tipsnya agar kita nggak stress saat menghadapi tugas kuliah yang menumpuk.

1. Buat jadwal untuk menyelesaikan tugas-tugasmu

Cara pertama yang bisa kamu coba adalah dengan membuat jadwal untuk menyelesaikan tugas-tugasmu, gaes. Kamu bisa mencatat tugas yang udah diberikan sama dosen—baik saat perkuliahan berlangsung, selesai kuliah, atau ketika kamu udah sampai di kos.

Tujuannya apa? Ya, biar kamu nggak lupa sama tugas-tugas yang udah diberikan sama dosenmu tadi.

Selain itu, buatlah deadline untuk masing-masing tugas yang diberikan. Sehingga saat kamu akan mengerjakan tugas, kamu udah tahu tugas mana yang perlu dikerjakan lebih dulu dan mana tugas yang bisa dikerjakan di lain waktu.

Dengan kamu membuat jadwal untuk tugas kuliahmu, secara otomatis akan membuat aktivitasmu menjadi tertata dan kamu nggak merasa dipusingkan dengan tugas yang ada.

2. Manajemen Waktu

Manajemen Waktu

Nggak bisa dipungkiri, sebagai mahasiswa of course kita punya kehidupan lain yang nggak berhubungan dengan perkuliahan. Misalnya aja kamu suka bergabung dengan organisasi, komunitas, nongkrong bareng teman-temanmu, harus part time atau kegiatan-kegiatan lainnya.

Namun, meski kegiatan-kegiatan itu penting kamu nggak boleh menomorduakan tugasmu hanya karena kegiatan tadi. Kamu harus bisa memanage waktumu sendiri dengan baik. Kamu harus bisa untuk memutuskan kapan kamu akan mengerjakan tugas, kapan harus bersosialisasi dengan teman-temanmu di café, atau kapan kamu harus menggunakan waktumu untuk kegiatan-kegiatan di luar aktivitas perkuliahan.

3. Hindari kebiasaan sistem kebut semalam

Kebiasaan yang satu ini sepertinya nggak hanya dilakukan oleh kamu yang udah menjadi mahasiswa aja, deh. Sistem Kebut Semalam aka SKS sepertinya udah menjadi kebiasaan yang lumrah—baik saat kita masih duduk dibangku SMP, SMA, kuliah, bahkan saat udah kerja juga ada yang masih suka SKS.

Tapi, kamu sekarang ‘kan, adalah seorang mahasiswa. Ada baiknya kalau kebiasaan SKS ini kamu hilangkan. Karena kalau kamu terus menerus membiasakannya itu malah membuatmu menjadi lebih tertekan dan tugas kuliah yang kamu kerjakan hasilnya jadi nggak maksimal.

Nggak cuma itu, kebiasaan ini bisa terus kamu lakukan bahkan saat kamu udah kerja nanti. Kamu nggak mau dong, pastinya. Jadi, seperti poin nomor satu di atas. Cobalah untuk membuat jadwal untuk tugasmu, agar kamu bisa menata aktivitasmu!

4. Jangan kebanyakan bermain smartphone!

Jangan kebanyakan bermain smartphone!

Ngerjain tugasnya 5 menit. Eh, mainin smartphone-nya 1 jam!

Yups, untuk yang ini sepertinya cukup sulit diatasi terutama buat kamu yang nggak bisa hidup tanpa media sosial. Meski cuma sekedar smartphone alias ponsel pintar alias HP nih, gaes. Tapi, kalau kamu nggak bisa mengatur penggunaannya waktumu akan terbuang dengan PERCUMA.

Apalagi kalau kamu sering main Instagram. Nggak usah ditanya deh, pasti kamu bakalan berjam-jam nge-stalk Instagram orang-orang dan membuat tugasmu terbengkelai.

Trus, harus gimana, dong?

Nah, coba buat tegas sama diri kamu sendiri, gaes. Kalau kamu emang membutuhkan ponsel pintarmu itu buat tugas kuliah. That’s okay.

Tapi, coba deh, tahan dulu nafsumu buat main media sosial seperti Instagram atau Twitter. Dengan begitu ponsel pintarmu bisa kamu gunakan dengan lebih bijak dan konsentrasimu nggak akan mudah buyar.  

5. Merapikan kamar

Meski terdegar sepele, tapi kamar yang berantakan ternyata juga berpengaruh terhadap mood kamu mengerjakan tugas, lho!

Kenapa? Soalnya kamar yang berantakan justru akan membuatmu semakin stress. Apalagi kalau barang-barangmu berrserakan dimana-mana. Itu akan membuat aura negatif dari kamarmu semakin kuat.

Saat kamu melihat barang-barang itu, yang ada kamu bakalan merasa capek, malas, bingung, bosan, dan moodmu menjadi hancur.

Jadi, usahakan kalau kamu akan mengerjakan tugas di kamar, rapikan dulu kamarmu, ya. Biar aura-aura positif bisa masuk ke dalam tubuhmu.

6. Dengarkan lagu-lagu favorit

Mendengarkan lagu saat mengerjakan tugas juga bisa meningkatkan moodmu dalam ngerjain tugas. Cobalah mendengarkan lagu-lagu favoritmu yang biasanya kamu suka dengar.

Eh, tapi jangan sering ikutan nyanyi, ya. Nanti yang ada kamu malah lupa deh, sama tugasmu. Hihihi.

7. Mengkonsumsi makanan yang mengurangi stress

Untuk tips terakhir ini juga nggak boleh kamu lupain! Mengonsumsi makanan tertentu ternyata bisa membantumu untuk mengurasi rasa tertekan saat mengerjakan tugas-tugas kuliah. Misalnya aja seperti coklat, susu, ice cream, susu, yoghurt, dan lain sebagainya.

Dengan begitu kamu akan merasa rileks saat kamu tertekan dengan banyaknya tugas kuliah yang kamu hadapi.

***

Itulah 7 tips ampuh hadapi tugas kuliah yang numpuk biar kamu nggak merasa stress. Semoga tips di atas bisa membantu kamu ya, gaes!

 

Baca juga:

 

 

(Sumber gambar: people.com, taylorintime.com, thejakartapost.com)

LATEST COMMENT
Dinnookk | 41 menit yang lalu

Kasus serupa dengan saya wkw

Q & A Tanya Youthmanual: Bedah Jurusan Ilmu Komunikasi
Suho Wife | 6 jam yang lalu

Kak di unbraw nggak ada bisnis internasionalnya ka?

Daya Tampung SNMPTN 2019 di Universitas Brawijaya
Sheila Amadea | 1 hari yang lalu

Hai, aku bantu jawab. Aku Sheila, saat ini mahasiswi Okupasi Terapi UI tahun kedua. Prospek kerja di daerah bukan perkotaan justru besar banget. Kalau bisa dibilang, Okupasi Terapi adalah salah satu jurusan yang jarang ditemui di Indonesia. Di Bogor, tempat tinggalku sekarang aja hanya ada 1 orang Okupasi Terapis di RS, dan belum termasuk mahasiswa yang sedang praktek klinik atau magang di RSJ (dari info yang aku tahu sejauh ini, ya. Mungkin saat ini sudah bertambah di klinik-klinik). Kalau kamu dari daerah yang jauh dari kota, kemungkinannya sangat sangat besar tenaga Okupasi Terapis dibutuhkan. Jadi, kalau kamu tertarik dengan jurusan ini dan saat ini tinggal di daerah bukan perkotaan, ini jadi peluang yang buagus banget buat kamu meningkatkan kesejahteraan daerah kamu sendiri. Semangat!

Mengenal Lebih Dekat Program Studi Okupasi Terapi
priandari | 1 hari yang lalu

sistem penilaian untuk tesnya bagaimana ya kak?

Serba-Serbi Seleksi Mandiri Universitas Airlangga
Puan Nur R | 2 hari yang lalu

Mau tanya kak kalau ketrima sbmptn boleh ikut Ujian Mandiri atau tidak ya?

10 Perubahan Penting SNMPTN dan SBMPTN 2019
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©