Menu

6 Hal yang Harus Kamu Lakukan Jika Lulus SNMPTN 2019

Pengumuman Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri  alias SNMPTN yang awalnya dijadwalkan Sabtu (23/3/2019), dipercepat menjadi Jumat (22/3/2019). Percepatan pengumuman ini dilakukan untuk memberi kesempatan bagi siswa yang nggak lulus SNMPTN mendaftarkan diri untuk ikut UTBK gelombang satu. Informasi selengkapnya bisa kamu baca di Pengumuman SNMPTN Dipercepat dan Informasi Penting Lainnya.

Berdasarkan pengumuman SNMPTN 2019, 92.331 siswa telah dinyatakan lolos dan diterima di universitas beserta jurusan kuliah alias program studi pilihannya. Menurut data Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) persentase diterima tahun ini adalah 19,29%.

Nah, kalau kamu dinyatakan lulus dan tertera di laman http://snmptn.ac.id pada Jumat kemarin, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan. Diantaranya adalah:

1. Bersyukur

Entah apapun agamamu, rasa-rasanya kamu wajib bersyukur, deh, gaes! Kenapa harus bersyukur?

Karena, kamu adalah manusia terpilih yang beruntung telah berhasil lulus SNMPTN 2019 dan mengalahkan ratusan ribu pendaftar lainnya. Masa, iya, sih, kamu lupa atau nggak mengucap syukur kepada Tuhan sama sekali?

Oyaa, begitu terima pengumuman lulus SNMPTN 2019, kamu juga wajib memberitahu orang tuamu, guru, sahabat atau teman terdekat, dan keluarga besar yang selama ini sudah mendukung kamu dan nggak lupa mendoakan kelulusan kamu. Sudah seharusnya, ‘kan, mereka ikut merasakan kegembiraan setelah hari-hari penuh ketegangan menanti hasil SNMPTN?

2. Jangan pamer!

Eitss, meski berhasil lolos SNMPTN 2019, nggak berarti kamu boleh pamer ke mana-mana, lho, ya. Lagipula, nggak semua orang bisa seberuntung dan sepintar kamu. Mungkin ada beberapa sahabat atau teman dekatmu yang ternyata malah nggak lulus SNMPTN.

Justru kamu harus menyemangati sahabat atau teman dekatmu yang nggak lulus SNMPTN ini. Biar mereka nggak sedih berlarut-larut dan tetap melanjutkan hidup.

3. Selebrasi

Yups! Setelah lulus SNMPTN dan diterima di universitas negeri pilihan, bolehlah mengapresiasi diri sendiri dengan me time (seperti nonton film, baca buku, dan sebagainya) berlibur, atau menggelar syukuran kecil-kecilan.

Memberi penghargaan terhadap diri sendiri atas pencapaian yang berhasil di raih lewat kerja keras selama tiga tahun di bangku SMA juga perlu, lho! Supaya kamu lebih semangat lagi menyongsong hari ke depan. Hihihi.

4. Mempersiapkan verifikasi data dan administrasi

Nah, kalau kamu sudah melakukan selebrasi alias senang-senang. Atau sudah puas istirahat sejenak dari rutinitas yang membosankan—mulai dari belajar mempersiapkan masuk PTN hingga ujian sekolah. Sekarang saatnya kamu mempersiapkan verifikasi data akademik dengan melampirkan rapor, portfolio, dan ijazah atau Surat Keterangan Tanda Lulus (SKTL) di PTN yang kamu tuju.

Fyi, kamu wajib datang untuk registrasi ulang pada tanggal yang telah ditentukan oleh PTN masing-masing. Cek semua berkas dengan teliti, ya! Jangan sampai ada yang kurang atau ada yang salah-salah.

5. Cari kos

Saat berkas penerimaan universitas-mu sudah beres, kini musimnya kamu mencari kos atau tempat tinggal di area sekitar kampus. Hal ini merupakan part seru sekaligus mendebarkan—khususnya para perantau yang pertama kali hidup sendiri dan jauh dari orang tua.

Pastikan kamu memilih kos yang nyaman dan dekat dengan lingkungan kampus, ya, gaes.

6. Persiapkan mental

Mempersiapkan mental itu juga sangat penting, lho. Soalnya lulus SNMPTN merupakan awal dari perjalanan panjang untuk mengejar cita-cita di dunia nyata.

Petualangan kamu sebagai mahasiswa baru aka maba, baru dimulai. Masa depan kamu masih sangat panjang, jadi jangan cepat berpuas diri dan patah semangat, ya!

***

Itu dia 6 hal yang harus kamu lakukan jika lulus SNMPTN 2019. Sekali lagi, selamat untuk kalian yang berhasil lolos. 

 

Baca juga:

 

(Sumber gambar: videoblocks.com)

LATEST COMMENT
Sheila Amadea | 11 jam yang lalu

Hai, aku bantu jawab. Aku Sheila, saat ini mahasiswi Okupasi Terapi UI tahun kedua. Prospek kerja di daerah bukan perkotaan justru besar banget. Kalau bisa dibilang, Okupasi Terapi adalah salah satu jurusan yang jarang ditemui di Indonesia. Di Bogor, tempat tinggalku sekarang aja hanya ada 1 orang Okupasi Terapis di RS, dan belum termasuk mahasiswa yang sedang praktek klinik atau magang di RSJ (dari info yang aku tahu sejauh ini, ya. Mungkin saat ini sudah bertambah di klinik-klinik). Kalau kamu dari daerah yang jauh dari kota, kemungkinannya sangat sangat besar tenaga Okupasi Terapis dibutuhkan. Jadi, kalau kamu tertarik dengan jurusan ini dan saat ini tinggal di daerah bukan perkotaan, ini jadi peluang yang buagus banget buat kamu meningkatkan kesejahteraan daerah kamu sendiri. Semangat!

Mengenal Lebih Dekat Program Studi Okupasi Terapi
priandari | 15 jam yang lalu

sistem penilaian untuk tesnya bagaimana ya kak?

Serba-Serbi Seleksi Mandiri Universitas Airlangga
Puan Nur R | 22 jam yang lalu

Mau tanya kak kalau ketrima sbmptn boleh ikut Ujian Mandiri atau tidak ya?

10 Perubahan Penting SNMPTN dan SBMPTN 2019
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©