Menu

5 Tips Mengatasi Kecanduan Smartphone

Gadget, terutama smartphone, pada saat ini merupakan benda wajib yang harus dibawa kemana pun kamu pergi. Benda kecil yang dapat kamu genggam dan kamu letakkan di saku baju atau celana tersebut, dapat memudahkanmu dalam banyak hal seperti mencarikanmu kendaraan online hingga menghiburmu dikala jenuh. Selain mencarikanmu kendaraan online dan juga menghiburmu, smartphone pun dapat membantumu dalam hal belajar, lho.

Nah, karena smartphone sering memberikan kemudahan dan juga hiburan bagi semua orang, maka, nggak sedikit, lho, gaes, orang-orang yang kecanduan smartphone. Orang-orang yang kecanduan smartphone biasanya sulit sekali lepas dari smartphone-nya, mulai dari ia bangun tidur hingga ia tertidur kembali.

Ketika kamu sudah kecanduan smartphone, hal tersebut dapat mempengaruhi kehidupan sosialmu, lho, gaes. misalnya, nih, ketika kamu sedang mengobrol dengan teman-temanmu, eh, kamu malah asyik dengan smartphone-mu, sehingga kamu tidak mengikuti topik yang sedang dibicarakan. Selain mempengaruhi kehidupan sosialmu, kecanduan smartphone pun dapat  mempengaruhi aspek lain dalam kehidupanmu, lho.

Terus, kalau sudah kecanduan, gimana, ya, caranya untuk terlepas dari kecanduan tersebut? Nah, agar kamu dapat terlepas dari kecanduan smartphone, yuk, coba tips berikut ini!

1. Tetapkan jam

tentukan waktunya

Ketika kamu kecanduang smartphone, pasti setiap hari kamu memainkan smartphone-mu tanpa menyadari seberapa lama kamu memainkannya. Misalnya, nih, pada malam hari, setelah kamu mengerjakan semua tugasmu, pasti kamu mengecek smartphone-mu untuk melihat apakah ada notifikasi dari media sosial, sekedar mengecek feeds Instagram dan sebagainya. Nah, terkadang kamu memainkannya tanpa sadar, kalau ternyata malam sudah semakin larut.

Duh, gara-gara kecanduan smartphone, kamu pun jadi kurang istirahat, kan. Nah, agar hal seperti ini tidak terjadi lagi, cobalah atur waktu tentang kapan kamu boleh memainkan smartphone seperti mengecek media sosial, streaming di youtube dan kapan kamu harus menaruh smartphone-mu jauh-jauh dari dirimu.

Misalnya, nih, pada pagi hari sampai siang hari, pasti kamu bersekolah atau berkuliah, kan? Nah, cobalah taruh smartphone-mu di dalam tas dalam keadaan mati. Saat di sekolah atau di kampus, itulah waktumu untuk berinteraksi dengan teman-temanmu. Nah, ketika malam hari, kamu boleh memainkan smartphone-mu secara intens, tapi, jangan lupa berikan batas waktu dalam memainkan smartphone-mu, ya. Nah, kamu dapat mengatur waktu dalam memainkan smartphone sesuai dengan keinginanmu.  

2. Letakkan smartphone-mu di tengah!

taruh hp mu di tengah

Nah, ketika kamu lagi nongkrong dengan sahabat-sahabatmu di sebuah café atau tempat makan, pasti banyak sekali, kan, hal yang ingin dibicarakan. Tapi, coba bayangkan, ketika kamu sedang berbicara, eh, semua temanmu tertunduk karena melihat layar smarphone-nya. Duh, malesin banget, kan.

Agar hal ini tidak terjadi, coba deh, sarankan sahabat-sahabatmu untuk meletakkan  smartphone-nya di tengah meja, kamu pun harus melakukannya, ya. Oh iya, agar perbincangan kalian tidak terganggu, cobalah silent dering smartphone-mu. Setelah kamu lakukan hal ini, pasti perbincanganmu dan teman-temanmu menjadi lebih menyenangkan tanpa terganggu smartphone.

3. Jauhkan smartphone sebelum kamu tidur

jauhkan hp mu

Hayoo… ngaku… Pasti kamu sering membawa smartphone-mu ke kasur dan memainkannya hingga kamu merasa ngantuk, kan? Well, sebenarnya, kalau kamu tidak meletakkan smartphone-mu, pasti kamu akan terus-menerus memainkan smartphone-mu karena kamu akan menemukan keseruan-keseruan dari hal-hal yang kamu lihat dari layar smartphone.

Lagi pula, ketika kamu keseringan main smartphone sebelum tidur, dapat menyebabkan banyak gangguan kesehatan, lho, misalnya seperti gangguan mata karena kamu memainkan smartphone dalam kondisi kamar yang gelap.

Nah, daripada kamu kurang istirahat dan malah mendapatkan banyak gangguan kesehatan, yuk, letakkan smartphone di tempat yang jauh dari jangkauanmu. Karena jangkauannya yang jauh, pasti kamu lebih enggan, kan, untuk mengambil smartphone-mu?

4. Matikan data internetmu

matikan data internet

Kalau kamu merasa bahwa kamu sudah kecanduan smartphone karena kamu sering sekali chat-an, mengecek media sosial dan juga streaming film atau youtube, coba deh kamu matikan data internetmu ketika di rumah. Kalau kamu mau yang lebih ekstrim lagi, kamu bisa, kok, tidak mengisi paket data internetmu di waktu libur.

Ketika kamu nggak terkoneksi ke internet, pasti kamu akan memilih untuk berinteraksi dengan orang lain, misalnya seperti ibumu, ayahmu atau saudara-saudaramu. Nah, gunakan waktu liburmu atau waktumu ketika di rumah untuk berinteraksi dengan semua anggota keluarga.

5. Uninstall aplikasi yang kurang penting

uninstall aplikasi

Kadang, ada, lho, orang-orang yang kecanduan gara-gara main game online di smartphone. Nah, lho, apakah kamu salah satunya, gaes? Agar kamu tidak terus-menerus memainkan game online-mu di smartphone, coba deh, kamu uninstall aplikasi game-mu agar kamu tidak kecanduan.

Selain itu, kalau kamu juga merasa ada beberapa aplikasi yang menyedot lebih perhatianmu, nah, kamu juga perlu meng-uninstall aplikasi tersebut, gaes. Selain dapat membantumu mengurangi candu memainkan smartphone, meng-uninstall aplikasi yang kurang penting pun dapat mengurangi kapasitas di smartphone-mu juga, lho, gaes.

***

Sesungguhnya, smartphone memang memberikan kemudahan kepada kita semua, akan tetapi, ketika kita menggunakannya secara berlebihan, ya, nggak baik juga, gaes. Yuk, mulai sekarang mulailah sedikit demi sedikit mengurangi penggunaan smartphone yang tidak begitu penting.

Baca juga:

(Sumber gambar: kanalaceh.com, sciencenews.org, albertideation.com, blogspot.com, psafe.com, wordpress.com)

LATEST COMMENT
Sheila Amadea | 6 jam yang lalu

Hai, aku bantu jawab. Aku Sheila, saat ini mahasiswi Okupasi Terapi UI tahun kedua. Prospek kerja di daerah bukan perkotaan justru besar banget. Kalau bisa dibilang, Okupasi Terapi adalah salah satu jurusan yang jarang ditemui di Indonesia. Di Bogor, tempat tinggalku sekarang aja hanya ada 1 orang Okupasi Terapis di RS, dan belum termasuk mahasiswa yang sedang praktek klinik atau magang di RSJ (dari info yang aku tahu sejauh ini, ya. Mungkin saat ini sudah bertambah di klinik-klinik). Kalau kamu dari daerah yang jauh dari kota, kemungkinannya sangat sangat besar tenaga Okupasi Terapis dibutuhkan. Jadi, kalau kamu tertarik dengan jurusan ini dan saat ini tinggal di daerah bukan perkotaan, ini jadi peluang yang buagus banget buat kamu meningkatkan kesejahteraan daerah kamu sendiri. Semangat!

Mengenal Lebih Dekat Program Studi Okupasi Terapi
priandari | 10 jam yang lalu

sistem penilaian untuk tesnya bagaimana ya kak?

Serba-Serbi Seleksi Mandiri Universitas Airlangga
Puan Nur R | 17 jam yang lalu

Mau tanya kak kalau ketrima sbmptn boleh ikut Ujian Mandiri atau tidak ya?

10 Perubahan Penting SNMPTN dan SBMPTN 2019
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©