Menu

4 Persyaratan LPDP yang Harus Kamu Persiapkan Lebih Awal

LPDP atau Lembaga  Pengelola Dana Pendidikan, baru saja menutup pendaftaran beasiswa secara online. Penutupan ini dilakukan pada tanggal 31 Mei 2019, tepat pukul 23.59. Bagaimana, nih, gaes? Apakah ada dari kamu yang mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi beasiswa yang satu ini?

Dapat dikatakan, nih, gaes, bahwa LPDP merupakan beasiswa yang cukup populer atau yang cukup diminati oleh banyak orang. Maka dari itu, gaes, banyak orang mulai dari lulusan S1 hingga lulusan S2 yang mengikuti seleksi yang satu ini untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya, baik ke universitas di dalam negeri maupun di luar negeri.

Buat kamu yang belum sempat mendaftar pada gelombang pertama, tenang saja, gaes! LPDP akan segera membuka pendaftaran beasiswa online untuk gelombang yang kedua, kok! Gelombang kedua ini akan dibuka pada tanggal 1 Juli 2019. Catat tanggalnya, ya!

Nah, sebelum kamu mendaftarkan dirimu pada LPDP di gelombang selanjutnya, ada beberapa persyaratan yang menurut saya perlu kamu lengkapi atau dipersiapkan secepat mungkin. Persyaratan apa saja, kah, itu?

1. Sertifikat Bahasa

Meskipun kamu memilih beasiswa untuk di dalam negeri, sertifikat pun menjadi salah satu prasyarat yang harus kamu miliki, ya. Sertifikat bahasa yang bisa diterima oleh LPDP adalah sertifikat bahasa yang diterbitkan oleh ETS atau IELTS.

Untuk pendaftar program magister dalam negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL IP minimal 500, TOEFL iBT 61, IELTS 60, TOEIC 630 dan kalau kamu mencari perguruan tinggi Islam dan perguruan tinggi tersebut mensyaratkan TOAFL, maka nilai TOAFL minimalmu ialah 500.

Untuk pendaftar program magister ke luar negeri, skor minimal yang harus kamu miliki ialahTOEFL iBT dengan skor minimal 8, IELTS dengan skor minimal 6.5 dan TOEIC dengan skor minimal 800. Kalau perguruan tinggi yang kamu pilih ialah perguruan tinggi Islam dan perguruan tinggi tersebut membutuhkan sertifikat bahasa, maka kamu harus segera menyiapkan sertifikat TOAFL dengan skor minimal yaitu 550.

Nah, untuk mendapatkan sertifikat bahasa ini, kamu nggak bisa tes dengan waktu sesukamu dan nggak bisa dimana pun yang kamu mau. Maka dari itu, sebelum pendaftaran gelombang kedua dibuka, buat kamu yang belum memiliki sertifikat bahasa, segeralah mencari tahu dimana tempat yang terdekat darimu untuk mengikuti tes bahasa. Jangan lupa juga, carilah jadwal tes yang nggak terlalu mepet dengan deadline penutupan pendaftaran beasiswa, ya!

Untuk mempersiapkan sertifikat bahasa ini, bisa dikatakan kalau kamu nggak bisa dadakan. Kamu nggak bisa mempersiapkan sertifikat beasiswa secara dadakan karena jadwal dari tes bahasa ini biasanya diselenggarakan setiap sebulan sekali dengan hasil yang dapat kamu peroleh selama seminggu setelah mengadakan ujian. Maka dari itu, gaes, yuk persiapkan sertifikat bahasamu!

2. Surat Keterangan Bebas Narkoba

Awalnya, saya kira untuk membuat Surat Keterangan Bebas Narkoba atau SKBN, merupakan suatu hal yang mudah. Tinggal datang ke kepolisian dan selesai, kamu akan mendapatkan SKBN. Namun, ternyata, gaes, untuk mendapatkan SKBN ini cukup terbilang cukup rumit.

Perlu kamu ketahui, gaes, untuk mendapatkan SKBN ini, nggak semua rumah sakit, klinik atau laboratorium memiliki wewenang untuk membuatkan surat ini. Kamu perlu mencari tahu terlebih dahulu di rumah sakit mana atau klinik mana atau laboratorium mana yang memiliki wewenang untuk mengeluarkan surat ini.

Waktu saya membuat surat SKBN ini, kebetulan rumah sakit di dekat rumah saya membuka layanan ini. Namun, untuk mendapatkan surat SKBN, kamu pun harus membuat appointment terlebih dahulu dengan pihak rumah sakit.

Untuk jaga-jaga, ada baiknya kamu persiapkan SKBN ini, jauh dari deadline penutupan pendaftaran online. Takutnya, ketika kamu mempersiapkannya mendekati deadline dan para pelamar lain pun melakukan hal yang sama di rumah sakit yang sama, pasti, para petugas laboratorium pun akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengeluarkan SKBN-mu. Maka dari itu, jangan persiapkan surat ini mepet deadline penutupan, ya, gaes.

3. Surat izin dari atasan

Buat kamu yang sudah bekerja, jangan persiapkan surat izin dari atasan mepet pada waktu deadline penutupan pendaftaran online, ya, gaes. Untuk membuat surat izin dari atasan ini, kamu perlu bantuan dari tim HRD untuk membuatkannya untukmu. Kamu nggak bisa membuat surat ini sendiri karena surat ini membutuhkan kop surat dari perusahaan dan juga nomer surat dari perusahaan.

Berdasarkan pengalaman yang sudah saya jalani, ternyata untuk membuat surat izin ini membutuhkan waktu selama satu minggu. Coba bayangkan kalau kamu mempersiapkan surat ini seminggu sebelum deadline penutupan pendaftaran, bisa-bisa keburu tutup, nih, pendaftaran online-nya.

4. Surat Keterangan Bebas TBC

Nah, untuk membuat surat keterangan bebas TBC bagi kamu yang ingin melanjutkan kuliah ke luar negeri, kamu juga perlu secepatnya mengurus persyaratan yang satu ini, gaes. Untuk mendapatkan surat keterangan bebas TBC, kamu akan melakukan pemeriksaan rontgen. Setiap rumah sakit pastinya memiliki kebijakan waktu masing-masing dalam mengeluarkan hasil rontgen tersebut. Belum lagi kalau ternyata rumah sakit yang kamu tuju memiliki pasien banyak untuk melakukan pemeriksaan yang sama. Maka dari itu, gaes, daripada kamu telat mengirimkan surat keterangan bebas TBC, ada baiknya kamu persiapkan surat ini jauh dari sebelum deadline penutupan pendaftaran, ya, gaes.

***

Nah, ketiga persyaratan di atas merupakan persyaratan yang wajib banget kamu kerjakan secepatnya, gaes. Karena persyaratan di atas berurusan dengan lembaga lain, pastinya, akan ada kebijakan-kebijakan tertentu yang harus kamu ikuti. Daripada telat mendaftar LPDP, ada baiknya persipkan syarat-syarat tersebut secepat mungkin, ya! Semangat mencoba!

Baca juga:

(Sumber gambar: inspiratorfreak.com)

LATEST COMMENT
Fajar Haryadi | 8 jam yang lalu

UI itu secara resmi masuk Provinsi DKI Jakarta (meskipun sebagian kampus dan rektorat masuk Depok). Hanya warga DKI Jakarta saja yg bisa mendaftar SNMPTN ke UI. Sementara ITB itu kampus utamanya di Kota Bandung.

UI Versus ITB, Mana yang Lebih Unggul?
Aldayra Putri | 1 hari yang lalu

di desain interior ini nantinya bekerja sebagai apa ya?

Mengenal Jurusan Desain Interior Lebih Dalam dan Prospek Kerjanya di Masa Depan
Dhania Nur Indah | 1 hari yang lalu

Kak maksudnya pengetahuan umum itu apa ya?materinya apa aja ya kak?

Serba Serbi Selma dan Sekolah Vokasi Universitas Brawijaya 2019
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©