Menu

Gagal SNMPTN? Daripada Kecewa Berlarut-Larut, Yuk, Lakukan 5 Hal berikut!

Tanggal 23 Maret yang lalu merupakan tanggal yang menegangkan bagi semua siswa SMA/K dan sederajat. Yap, pada tanggal tersebutlah hasil SNMPTN diumumkan oleh Lembaga Tinggi Masuk Perguruan Tinggi alias LTMPT.

Menurut Ketua Lembaga Tinggi Masuk Perguruan Tinggi alias LTMPT yaitu  Prof. Ravik Karsidi, siswa SMA/K sederajat yang diterima di perguruan tinggi melalui jalur SNMPTN 2019 ada sekitar 92.331 siswa. Sejumlah siswa yang diterima pada jalur SNMPTN 2019, tersebar di delapan puluh lima universitas seluruh Indonesia.

Nah, kalau kamu gimana, nih, gaes? Apakah kamu menjadi bagian dari 92.331 siswa atau malah di luar jumlah tersebut? Buat kamu yang menjadi bagian dari 92.331 siswa yang lolos dalam SNMPTN 2019, saya ucapkan selamat karena telah mendapatkan universitas impiannya. Buat kamu yang belum berkesempatan lolos, harus tetap semangat, ya! Nggak keterima di SNMPTN 2019 bukan berarti akhir dari dunia, kok! Daripada fokus kecewa, lebih baik kita fokus membangun diri dan memperbaiki diri. Caranya, gimana, ya?

1. Buang rasa kecewa dan membandingkan diri

membandingksn

Ketika kamu menginginkan sesuatu dengan sangat dan kamu pun sudah berusaha keras, namun, pada kenyataannya kamu nggak mendapatkan apa yang kamu inginkan, pasti, rasanya sangat menyesakkan. Rasa kecewa merupakan rasa yang paling pertama muncul dibenakmu. Normal, kok, kalau kamu merasa kecewa. Tapi, jangan buat perasaan ini berlarut-larut, ya.

Yang lebih parah, jangan sampai rasa kecewa ini malah membuatmu membanding-bandingkan dirimu dengan temanmu. Misalnya, nih, teman kamu nilai rata-rata rapotnya nggak setinggi punyamu, tapi, temanmu diterima, sedangkan kamu nggak diterima di universitas tersebut. Hmm... tiap program studi dalam universitas pasti memiliki saingan yang berbeda-beda. Begitupun dengan tingkat keketatan persaingannya. Kalau masalahnya seperti yang di atas, bisa saja temanmu memilih jurusan yang tingkat peminatnya yang lebih sedikit. Kamu pun nggak tahu kan bagaimana nilai rata-rata dari pesaing temanmu dan bahkan pesaingmu sendiri?

2. Buang pemikiran bahwa kamu nggak pintar

Semua orang itu pintar, kok, gaes, selama orang tersebut mau terus berusaha dan belajar. Rasanya sangat nggak adil kalau kamu merasa nggak pintar hanya karena kamu nggak lolos SNMPTN. Hmm...

Lolos atau nggaknya kamu di SNMPTN memiliki banyak sekali faktor, gaes! Bisa saja kamu nggak lolos SNMPTN karena memang program studi yang kamu pilih di universitas yang kamu tuju memiliki banyak peminat. Kamu pun bahkan nggak tahu kan bagaimana nilai-nilai para pesaingmu? Nah, maka dari itu, nggak bisa banget kamu bilang bahwa kamu nggak pintar hanya karena nggak lolos SNMPTN.

3. Buang rasa pesimisme

Janganlah rasa kecewamu malah menimbulkan rasa pesimisme. Seharusnya, ketika kamu merasa kecewa, jadikan rasa kecewa tersebut menjadi "bahan bakar" agar kamu lebih semangat dalam menghadapi apapun dan juga belajar lebih giat agar kamu bisa meraih universitas impianmu.

Pesimisme tentunya nggak akan memberikanmu dampak positif, gaes. Yang ada dengan sifat pesimis tersebut, kamu bisa menjadi seseorang yang takut untuk mencoba dan takut berjuang demi suatu hal.

4. Move on!​

gagal sbmptn

Yes! Orang yang ditolak cintanya aja harus move on, masa iya gara-gara kamu nggak lolos SNMPTN malah nggak move on. Maksudnya move on disini bukan berarti kamu harus meninggalkan impianmu untuk bersekolah di suatu universitas, melainkan, kamu harus move on dari rasa kecewamu.

Janganlah berlarut-larut dalam perasaan sedih dan kecewa. Daripada kamu merasa sedih dan kecewa berlarut-larut, ada baiknya kamu belajar lebih giat dan lebih tekun. Cobalah untuk cari soal-soal SBMPTN atau ujian-ujian mandiri agat kamu memiliki pandangan seperti apa, sih, soal SBMPTN atau ujian-ujian mandiri itu.

5. Bersyukur

bersyukur

Yak, tidak lain dan tidaklah bukan, hal yang harus kamu lakukan ketika nggak lolos di SNMPTN adalah kamu harus tetap bersyukur. Hah? udah nggak keterima di universitas favorit tapi masih tetap bersyukur?

Wah, jelas dong, jawabannya adalah iya. Walaupun kamu nggak lolos di SNMPTN tapi kamu harus tetap bersyukur karena kamu nggak pernah tahu dibalik nggak lolosnya SNMPTN, kamu akan mendapat pelajaran hidup apa saja.

Waktu saya gagal SNMPTN pun pada awalnya saya merasa kecewa, tapi setelah mengikuti berbagai macam tes, saya akhirnya belajar bahwa masuk ke Perguruan Tinggi Negeri itu nggak mudah, lho. Akhirnya, muncullah perasaan untuk tidak membuang-buang waktu ketika berkuliah.

***

Yap, ketika kita menginginkan sesuatu dengan sangat dan pada kenyataannya kita nggak mendapatkan apa yang diinginkan, saya tahu, rasanya pasti sangat menyesakkan. Tapi terkadang, kita harus sadar, gaes, bahwa ada masanya kita berjuang dengan keras untuk mewujudkan impian dan ada masanya kita menyerahkannya kepada Yang Maha Kuasa.

Apapun hasil SNMPTN yang kamu dapatkan, jangan sampai hasil tersebut membuatmu malas, pesimis, nggak percaya diri dan sebagainya, ya. Justru kamu harus lebih semangat untuk menjalankan seleksi masuk perguruan tinggi yang lainnya. Semangat!

Baca juga:

(Sumber gambar: medium.com, magazine.job-like.com, daffodilcreek.com, tribunnews.com)

LATEST COMMENT
Tisam Ali | 17 jam yang lalu

Yup, tapi jangan lengah. Harus tetap nge-gas alias semangat menyiapkan UTBK dari sekarang.

UTBK SBMPTN 2020 Tidak Dimajukan. Simak Penjelasannya!
Yusuf Cahyadi | 17 jam yang lalu

Akhirnya bisa bernapas lega :3

UTBK SBMPTN 2020 Tidak Dimajukan. Simak Penjelasannya!
Dhea rahma | 20 jam yang lalu

Ka aku aliyah jurusan agama aja, bisa ga ngambil ipc? Aku pengen prodi psikologi kk bisa ga ya?

Strategi Sukses IPC di SBMPTN Serta Pertimbangan Memilih IPC
Izzatin Nuriyah | 1 hari yang lalu

Kalau dari MAN terus dari jurusan keagamaan, apakah bisa masuk akpol?

Bercita-Cita Menjadi Polisi? Simak Cara dan Persyaratannya!
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©