Menu

7 Hal yang Bikin Orang Bandung Kreatif Abis!

Oleh Mariska Tracy untuk pegipegi.com

Nggak heran kalau Bandung jadi salah satu kota favorit anak muda. Banyak kegiatan seru, spot menarik, tempat hang out apik, hingga fashion yang unik di sana. Nggak sedikit pula juga tren yang berawal dari kota kembang. Semua itu nggak terlepas dari kreativitas warganya. Menurut pengamatan kami, ini nih, 7 faktor yang bikin orang Bandung—terutama anak mudanya—kreatif pisan, euy!

1. Di Bandung banyak universitas

itb

Tingginya pendidikan yang ditempuh seseorang, biasanya berpengaruh terhadap kreativitas yang ia miliki. Karena, di bangku sekolah dan kuliah, kita bisa belajar banyak hal. Nggak cuma pelajaran di kelas, tapi juga belajar berorganisasi, bersosialisasi, dan lain-lain. Bandung memang bukan kota besar, tapi di sana ada banyak universitas top yang dimanfaatkan para warganya untuk kuliah. Misal, Institut Teknologi Bandung‍, Universitas Padjadjaran‍, Universitas Katolik ParahyanganSekolah Tinggi Pariwisata Bandung‍, dan lain-lain. 

Bukan cuma warga Bandung aja yang memanfaatkan kampus untuk belajar, tapi banyak juga lho anak muda dari kota lain yang merantau ke Bandung cuma untuk kuliah. Dari Universitas Padjajaran aja sudah banyak tokoh public figure sukses. Di antaranya, B.J. Habibie, Annisa Pohan, Tulus, Ernest Prakasa, dan banyak lainnya.

2. Cuaca sejuk bikin pikiran jernih

Cuaca Bandung agak beda dengan di kota besar lain yang relatif panas. Udara panas bikin kita cepat lelah dan malas mikir. Kalau tinggal di Bandung, kamu bisa merasakan udara sejuk. Cukup dengan banyak merenung, inspirasi bakal datang dengan sendirinya. Suhu yang sejuk juga bisa menimbulkan galau, seperti yang dialami orang Bandung.

Eits, nggak selalu berkonotasi negatif, lho. Karena, lewat galau pun, orang Bandung bisa menciptakan ide-ide kreatif. Contohnya, grup musik Noah yang sudah menciptakan banyak lagu romantis. Biasanya kan lagu romantis bisa tercipta karena si pencipta lagu sering mengalami galau. Jieeeh!

3. Idealis dan berani mengeksplor ide

Mungkin banyak orang yang punya ide bagus, tapi cuma sedikit yang punya sikap idealis dan berani mengeksplor ide. Orang Bandung punya banyak ide, sekaligus berani merealisasikan ide tersebut, meskipun ide tersebut terdengar nggak masuk akal. Jika ide tersebut sudah jadi bisnis, mereka juga nggak langsung puas. Pasti terus tercetus ide untuk berinovasi dan mengembangkan bisnis yang sudah ada.

kafe bandung

4. Suka ngumpul dan terbuka pada ide orang lain

Untuk mewujudkan ide, orang Bandung sadar banget bahwa mereka nggak bisa bekerja sendirian. Contohnya anak SM*SH yang nggak bisa joget sendirian, tapi harus bertujuh. Boyband itu juga bisa sukses karena didukung oleh manajemen yang kuat, juga pencipta lagu yang kreatif. Makanya, orang Bandung suka banget kumpul bareng teman-temannya buat obrolin ide bisnis. Kalau idenya cocok, biasanya mereka bakal bisnis bareng.

Meskipun sudah punya ide brilian, mereka juga nggak keberatan buat menerima ide dari teman, orang lain, bahkan dari daerah lain. Yup, orang Bandung sudah terbiasa open minded.

5. Dekat dengan teknologi

Hampir sebagian besar warga Bandung adalah pengguna aktif Facebook. Bandung juga merupakan kota dengan basis pengguna Twitter terbesar keenam di dunia (peringkat satunya adalah Jakarta). Hal ini membuktikan bahwa orang Bandung memang dekat dengan teknologi dan hampir setara dengan Jakarta.

Ridwan Kamil (Walikota Bandung) sendiri pun menyebutkan bahwa ia memang ingin menjadikan Bandung sebagai kota pintar dengan merencanakan infrastruktur teknologi, pemerintah yang berorientasi teknologi, pemerintah yang terbuka, pemberdayaan, dan teknopolis (kota kecil berbasis teknologi informasi).

Delapan bulan setelah Ridwan Kamil menjabat sebagai Walikota saja, di Bandung sudah terpasang sekitar 5000 hotspot Wi-fi yang sudah tersebar di seluruh kota. Apalagi sekarang, layanan hotspot tersebut sudah terpasang lebih banyak lagi, hingga jumlahnya puluhan ribu. Pemerintah juga sudah menyiapkan layanan publik Google of Bandung yang memungkinkan pengguna mengakses berbagai layanan publik secara online. Kece!

ridwan kamil

6. Memiliki sumber daya manusia yang cukup besar

Sama seperti negara Singapura yang nggak memiliki sumber daya energi untuk memajukan negaranya. Tapi, Singapura memiliki sumber daya manusia yang cukup besar. Begitu pula dengan Bandung yang nggak memiliki sumber daya energi, tapi dengan lebih dari delapan juta orang penduduk, Bandung adalah kota terbesar ketiga di Indonesia, di bawah Jakarta dan Surabaya.

Bukan cuma besar dalam segi jumlah, tapi populasi penduduk Bandung juga muda dan melek teknologi. Menurut Ridwan Kamil, 60% warga Bandung berusia di bawah 40 tahun yang merupakan usia produktif untuk bekerja. Mereka bisa berkontribusi untuk memajukan Bandung di segala bidang kehidupan.

7. Startup friendly

Selain menjabat sebagai walikota, Ridwan Kamil juga merupakan lulusan master dari University of California, Berkeley yang kemudian mendirikan Urbane Indonesia, sebuah perusahaan arsitektur, desain perkotaan, dan proyek. Pria yang akrab disapa Kang Emil ini tahu banget soal sulitnya mendirikan perusahaan startup di tahun-tahun awal. Jadi, Ridwan Kamil pun berinisiatif membantu startup yang berbasis di Bandung.

Ia memberikan sebuah contoh bagaimana ia menyediakan sebuah bangunan kosong sebagai kantor gratis untuk startup yang masih berada di tahun pertama. Bahkan, ia memberikan insentif kepada perusahaan-perusahaan baru, seperti pajak yang lebih rendah. Beberapa startup teknologi asal Bandung yang menonjol adalah developer game Agate Studio, Digital Happiness, Nightspade, dan Tinker Games. Juga ada developer mobile Dycode, perusahaan outsourcing teknologi Walden Global Services, dan marketplace properti UrbanIndo. Untuk ke depannya, Ridwan Kamil juga memiliki ambisi untuk menjadikan Bandung sebagai Silicon Valley-nya Indonesia.

Wih, jadi pengen ke Bandung!

Artikel ini bisa kamu baca juga di sini.

(sumber gambar: Instagram @ridwankamil, thebandungtour.com, duniakulinerbandung.com)


LATEST COMMENT
Yoga Satriya | 7 jam yang lalu

Sastra Inggris Universitas Negeri Malang (UM) Alhamdulillah sudah terakreditasi A :) http://www.um.ac.id/page/akreditasi-prodi

Kampus Terbaik Jurusan Sastra Inggris dan Serba Serbi Jurusan Ini
Pelentt Piakk | 12 jam yang lalu

free endorsementt. bole cek IG ku ya guys..

Tarif Endorse di Media Sosial Berapa, Sih?
ades | 15 jam yang lalu

Ilmu komunikasi ui masuk rumpun ipa apa ips

Q & A Tanya Youthmanual: Bedah Jurusan Ilmu Komunikasi
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2018 Youthmanual ©