Menu

10 Jenis Gangguan Kepribadian yang Mungkin Nggak Kamu Tahu

Semua orang pasti menyenangi—dan menginginkan—karakter dan kepribadian yang kece paripurna. But the problem is, bukan nggak mungkin seseorang mengalami gangguan kepribadian yang mungkin aja nggak kasat mata bagi orang awam.

Wah, gimana, tuh?

Gangguan kepribadian merupakan gangguan mental “kecil” yang dapat dikenali dari bagaimana seseorang mengelola emosi, perilaku dan hubungan mereka dengan lingkungan di sekitarnya. Gejala gangguan keribadian ini dapat ditandai dengan pola masalah berulang yang tampaknya selalu dialami atau dipicu oleh individu yang bersangkutan.

Gangguan kepribadian ini pun pastinya akan menimbulkan kesan negatif yang berbeda bagi setiap orang—tergantung sudut pandang orang lain yang menghadapi ataupun situasi dan kondisi dimana kepribadian itu dapat mempengaruhinya. Tapi, pastinya akan lebih baik lagi jika gangguan kepribadian ini segera ditangani oleh tenaga profesional dan kemauan individu itu sendiri untuk bisa berubah menjadi lebih baik lagi. Ihiy!

So, apa aja, sih, 10 gangguan kepribadian yang mungkin aja nggak kamu ketahui selama ini?

1. Paranoid personality disorder

1

Individu yang mengalami gangguan kepribadian ini selalu dihantui rasa cemas dan was-was setiap kali ada hal atau kejadian yang janggal atau terlihat mencurigakan. Mereka sangat sensitif terhadap penolakan dan gampang banget merasa down. Nggak jarang, lho, mereka mengubah rasa malu dan tersinggung terhadap seseorang menjadi rasa dendam yang mendalam. Mereka juga sulit untuk menjalin hubungan dengan orang lain karena rasa insecure yang berlebihan.

Tanda-tanda seseorang mengidap gangguan kepribadian ini antara lain:

  • Curigaan 24/7
  • Sensi banget sama setiap reaksi orang lain
  • Suka mengungkit-ungkit kesalahan seseorang—meskipun sudah lama terjadi

2. Schizoid personality disorder

Gangguan kepribadian satu ini membuat individu menginginkan suatu hubungan yang erat dan mendalam, namun merasa sulit untuk menjalin bahkan menjaga hubungan itu sendiri. Mereka selalu “memimpikan” keakraban disaat mereka nggak berani untuk mencoba membuka dirinya kepada orang lain. Gawatnya, hal ini malah membuat mereka menarik diri dari kehidupan luar dan cuma bisa meratapi kesepiannya dalam hati. Duh!

Tanda-tanda seseorang mengidap gangguan kepribadian ini antara lain:

  • Menjauhi orang-orang yang terkesan bersahabat
  • Nggak ekspresif
  • Sulit diajak bercanda

3. Borderline personality disorder

Kata “borderline” pada gangguan kepribadian ini menandakan sifatnya yang berada di antara gangguan kecemasan dan psychotic. Mereka kerap kali nggak bisa menahan amarah, rasa sedih, labil, nggak suka dikritik, dan nggak ragu untuk melukai diri sendiri. Mereka sanga nggak peka dengan sekelilingnya, sehingga hal tersebut menjadi bumerang yang menyebabkan persepsi bahwa mereka terkesan tidak dipedulikan oleh orang lain. Nah, lho…

Tanda-tanda seseorang mengidap gangguan kepribadian ini antara lain:

  • Labil luar biasa
  • Pintar dalam memanipulasi emosi dan keadaan
  • Suasana hatinya sulit ditebak

4. Schizotypal disorder

4

Pernah denger kata “eksentrik”? Nah, bisa jadi individu yang diidentikkan dengan sifat satu ini mengidap gangguan kepribadian tipe schizotypal. Dalam hubungan pertemanan, mereka hanya memiliki sedikit orang yang bisa dikatakan dekat dengan mereka, sehingga inner circle-nya sangat kecil dan terbatas. Bahayanya, mereka juga memiliki probabilitas terkena penyakit schizophrenia yang lebih besar dibanding individu lainnya!

Tanda-tanda seseorang mengidap gangguan kepribadian ini antara lain:

  • Perilaku yang nggak biasa
  • Sanggat nggak bersahabat
  • Nggak suka didekati orang lain

5. Histrionic personality disorder

Mereka yang memiliki gangguan kepribadian ini selalu merasa haus perhatian dari sekelilingnya. Nggak jarang, lho, mereka bertingkah lebay, overreacting, bahkan sampai cari masalah agar semua perhatian tertuju pada dirinya. Mereka seakan-akan nggak punya sense of self-worth, sehingga hidup mereka sangat bergantung dengan kuantitas perhatian yang diberikan kepada mereka oleh orang lain.

Tanda-tanda seseorang mengidap gangguan kepribadian ini antara lain:

  • Caper—a.k.a cari perhatian
  • Senang memancing reaksi orang lain akibat perbuatannya
  • Persuasif

6. Narcissistic personality disorder

Namanya juga narsis—pasti mereka sangat mengidamkan pujaan orang lain terhadap dirinya dan merasa satu-satunya orang yang paling penting di muka bumi ini. Mereka adalah sang superior, dan orang lain hanyalah setitik debu yang nempel di layar laptop, hihihi. Minimnya rasa empati membuat mereka terkesan egois, nggak toleran, manipulatif, gila kuasa, dan bisa berubah menjadi kasar ketika nggak sepemikiran dengan orang lain.

Tanda-tanda seseorang mengidap gangguan kepribadian ini antara lain:

  • Arogan
  • Merasa dirinya paling penting
  • Nggak bisa dikritik

7. Anankastic personality disorder

7

Orang-orang yang memiliki gangguan kepribadian ini dikenal juga dengan yang penderita gangguan obsesif-kompulsif. Mereka kerap kali meragukan dan sulit mempercayai segala sesuatu, namun malah terkesan “mengontrol” karena kecemasan mereka yang nggak bisa membuat sesuatu sesuai dengan keinginan mereka. Kecemasan mereka akan bertambah parah ketika mereka dihadapkan pada situasi genting yang benar-benar diluar kontrol mereka. Duh!

Tanda-tanda seseorang mengidap gangguan kepribadian ini antara lain:

  • Perfeksionis
  • Mudah cemas dan marah
  • Nggak suka ketidakteraturan

8. Avoidant personality disorder

Jika kamu menemuka seseorang yang terlalu rendah diri dan selalu menarik diri dari kamu, ada kemungkinan kalau dia menderita gangguan kepribadian satu ini. Mereka takut banget sama yang namanya rasa kecewa, kegagalan, dan penolakan. Rasa cemas dan canggung ketika dikritik seseorang membuatnya nggak mudah bergaul dengan orang lain. Karena itulah, mereka terkesan dingin dan nggak terbuka pada lingkungannya.

Tanda-tanda seseorang mengidap gangguan kepribadian ini antara lain:

  • Terlalu rendah diri
  • Takut melakukan kesalahan
  • Kaku dan canggung

9. Antisocial personality disorder

Penderita gangguan kepribadian ini selalu bertindak tanpa mempertimbangkan perasaan orang lain terhadap perbuatannya tersebut. Mereka nggak pernah peduli dengan keadaan orang lain karena mereka nggak bisa menempatkan diri dalam sudut pandang yang berbeda. Perilaku agresif dan kecenderungan untuk melanggar aturan adalah karakteristik utama dari gangguan kepribadian satu ini. Psst, katanya gangguan kepribadian ini lebih umum ditemui pada laki-laki dibanding perempuan, lho!

Tanda-tanda seseorang mengidap gangguan kepribadian ini antara lain:

  • Nggak peka
  • Merendahkan pendapat orang lain
  • Kerap melanggar aturan

10. Dependent personality disorder

10

Sesuai namanya, orang dengan gangguan kepribadian ini sangat nggak mandiri dan selalu bergantung kepada orang lain dalam segala situasi dan kondisi. Rendahnya kepercayaan diri dalam mengambil keputusan membuat mereka nggak siap untuk “dilepas” melakukan apapun sendirian. Mereka benar-benar nggak bisa membedakan urusan pribadi dengan urusan Bersama karena mereka selalu menganggap bahwa semua orang memiliki peran yang sangat penting dalam keberlangsungan hidupnya.

Tanda-tanda seseorang mengidap gangguan kepribadian ini antara lain:

  • Nggak bisa mengerjakan apapun sendirian
  • Selalu “nempel”
  • Menghindari kesepian

(sumber gambar: buzzfeed.com, herb.co, sandiegoreader.com, mentallyaware.com, flickr.com)

LATEST COMMENT
Zulva Nur Imawati | 2 jam yang lalu

Makasih kakk udah jawab. Soalnya aku yakin ini jurusan yang aku cari2 sejak dulu. Tapi saya tinggal bukan di perkotaan, agak khawatir sama prospek kerja. Memang sih di daerah saya setelah saya mencari data tenaga kerja RS untuk okupasi terapis tidak ada. Hanya ada fisioterapi itupun hanya 1 orang. Terimakasih kak, semoga dimudahkan sekolahnya. Doakan saya bisa masuk jurusan ini yaa

Mengenal Lebih Dekat Program Studi Okupasi Terapi
Asyila | 4 jam yang lalu

Kalo tembus fkui lewat jalur sbmptn, biayanya semahal di PTS ga sih kak? Jujur aja aku pengen bgt keterima fk cuma kasian papa aku krn mengeluarkan biaya kedokteran ku yg pastinya mahal bgt, dan juga ada ibu dan kakakku yg perlu dinafkahi oleh ayah ku, rasanya aku agak egois ga sih?

Jurusan 101: Tanya Apapun Tentang Jurusan Kedokteran di Youthmanual
Komang S. Satyanata | 5 jam yang lalu

Mohon maaf Baru balas Bantu jawab, Boleh ttapi alangkah baiknya bila ambil aja sbm nya (A)

Seleksi Mandiri Universitas Udayana 2019: Mulai Dari Syarat Pendaftaran Hingga Program Studinya
Sabrina Halimatus Sakdiyah | 5 jam yang lalu

Saya bingung nanti setelah lulus SMA saya ngambil jurusan apa. Kata temanku dan guru seniku gambaran saya bagus tapi menurutku biasa aja soalnya saya melihat temen selain kelasku ada yang lebih bagus dari saya malah jauh lebih bagus. Saya sih pengen banget jurusan kecantikan tapi takut salah melangkah jauh. Tolong saran untuk saya?

8 Pekerjaan yang Banyak Dibutuhkan di Tahun 2020
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©