Menu

5 Cerita Kocak Tentang Orangtua yang Menyalahartikan Emoji. Om, Emoji Tinja Ini Artinya Bukan Kue Coklat!

Ingat ‘kan, dulu Youthmanual pernah bikin artikel tentang berbagai emoji yang sering salah diartikan?

Sebenarnya, kalau anak muda salah kaprah terhadap sebuah emoji, biasanya salah kaprahnya nggak terlalu parah. Tetapi kalau orang tua—yang wawasan digitalnya nggak seluas kamu-kamu—yang salah kaprah, biasanya fatal sekaligus kocak banget!

Berikut beberapa cerita dari teman-teman saya:

Emoji Kotoran Alias Tinja:

Bagi saya—dan pasti bagi kamu juga—emoji ini jelas seada-adanya, yaitu emoji feses manusia. Kotoran. Tinja. Well, memang ada gambar matanya, sih. Supaya keliatan lebih lucu dan nggak terlalu menjijikkan kali, ya? Tapi sekali tinja, tetap tinja.

Namun ada saja orang tua yang nggak melihat emoji ini dengan demikian:

“Pacarku punya tante, yang mengira emoji ini artinya adalah kue coklat. Jadi waktu pacarku ulang tahun, dia chat begini ke dia:

‘Hai keponakanku sayang! Selamat ulang tahun yaaa, semoga panjang umur… kapan dong kita potong kue? *kasih lima emoji tinja*”
- Nina, 21

Tolong, gaes, kalau kamu punya orangtua, om, atau tante yang kira-kira punya pemikiran demikian, segera konfirmasikan makna emoji ini secepatnya. Harus jadi prioritas! Jangan sampai terjadi chat seperti ini lagi!

Emoji Tertawa Terbahak-Bahak Sampai Keluar Air Mata:

Banyak sekali orang tua yang menyangka emoji ini adalah emoji menangis, gara-gara emoji ini menunjukkan ekspresi muka yang mengeluarkan airmata.

Padahal manusia bisa mengeluarkan airmata bukan cuma saat nangis. Habis nguap, airmata bisa keluar. Ketika sedang setengah mati menahan buang angin, kadang bisa keluar juga. Dan yang pasti, ketika kita sedang tertawa terbahak-bahak, airmata seringkali muncul, dan hal tersebut digambarkan oleh emoji ini.

Maka, sering terjadi kejadian seperti ini…

“Suatu hari, om gue meninggal. Lalu hal ini diumumkan oleh seorang kerabat gue di chat group keluarga besar. Dia nge-chat, “Tante, Kakak, Adik sekalian, mohoan doanya ya. Paman kita tercinta di Surabaya telah meninggal dunia.

Tau-tau seorang om gue kasih 10 emoji tertawa terbahak-bahak ini. Krik, krik, krik.”
- Bayu, 25

This actually happens a lot. Ibu saya sendiri pernah kasih emoji ini ke saudara saya, padahal saudara saya sedang cerita bahwa dia sedang sakit. Wak, waw.

Jadi kasih tahu orangtua dan om-tante kamu, bahwa meskipun emoji ini ada airmatanya, perhatikan ekspresi mukanya yang tertawa terbahak-bahak. Jadi emoji ini maksudnya orang ketawa ngakak sampai nangis!

Emoji Tepuk Tangan:

Buat saya, emoji yang satu ini juga cukup jelas. Dengan bentuk dua tangan mengatup, ditambah aksen-aksen di sekelilingnya, cukup jelas menginformasikan bahwa tangan ini berarti sedang melakukan sesuatu. It is doing an action! Berarti, tepuk tangan, dong.

Namun ada seorang tante yang mengira emoji ini adalah emoji… berdoa.

“Waktu itu, tante gue chat begini di chat group keluarga: ‘Semuanya, mohon doanya, ya. Om kita sedang dirawat di rumah sakit *kasih tiga emoji tepuk tangan*”
- Amel, 20

Lho, maksudnya si tante girang si om masuk rumah sakit apa gimana?

Emoji Muka Berkeringat:

Lagi-lagi, karena emoji ini menunjukkan sebuah wajah yang ada airnya, banyak orang (tua) menyangka emoji ini adalah emoji muka orang menangis. Padahal sebenarnya emoji ini menunjukkan semacam penyesalan. Misalnya, “Yaaah, sayang banget kemarin gue nggak nonton band lo manggung. Padahal gue udah taro di kalender hape, tapi tau-tau gue ketiduran *masukan emoji muka berkeringat*”

Jadi, emoji ini bukan emoji muka orang menangis, ya.

Emoji Muka Mendengus

Saya yakin, kita semua sepakat bahwa emoji ini adalah emoji muka mendengus, yang menunjukkan rasa puas, jumawa, atau sebal.

Tapi tante seorang teman saya yang menyangka emoji ini menunjukkan ekspresi… berdoa. Bahkan beliau sempat mengirimkan chat,

“Selamat Natal ya … *pasang emoji mendengus*”
- Smita, 33

Ketika dijelaskan, sang Bude pun bilang, “Oalaaa… Maaf, aku kira ini muka orang berdoa dengan khusyuk!”

Hihihi.

(sumber gambar: getemoji.com, mirorr.com, knowyourmeme.com, webnode.me, pinterest.com)

LATEST COMMENT
Sheila Amadea | 11 jam yang lalu

Hai, aku bantu jawab. Aku Sheila, saat ini mahasiswi Okupasi Terapi UI tahun kedua. Prospek kerja di daerah bukan perkotaan justru besar banget. Kalau bisa dibilang, Okupasi Terapi adalah salah satu jurusan yang jarang ditemui di Indonesia. Di Bogor, tempat tinggalku sekarang aja hanya ada 1 orang Okupasi Terapis di RS, dan belum termasuk mahasiswa yang sedang praktek klinik atau magang di RSJ (dari info yang aku tahu sejauh ini, ya. Mungkin saat ini sudah bertambah di klinik-klinik). Kalau kamu dari daerah yang jauh dari kota, kemungkinannya sangat sangat besar tenaga Okupasi Terapis dibutuhkan. Jadi, kalau kamu tertarik dengan jurusan ini dan saat ini tinggal di daerah bukan perkotaan, ini jadi peluang yang buagus banget buat kamu meningkatkan kesejahteraan daerah kamu sendiri. Semangat!

Mengenal Lebih Dekat Program Studi Okupasi Terapi
priandari | 15 jam yang lalu

sistem penilaian untuk tesnya bagaimana ya kak?

Serba-Serbi Seleksi Mandiri Universitas Airlangga
Puan Nur R | 22 jam yang lalu

Mau tanya kak kalau ketrima sbmptn boleh ikut Ujian Mandiri atau tidak ya?

10 Perubahan Penting SNMPTN dan SBMPTN 2019
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©