Menu

Timeline Persiapan Menuju Sukses SBMPTN 2018 dan Aktivitas Kelas 12

Seorang teman pernah bilang bahwa kebanyakan anak SMA telat menyiapkan diri buat SBMPTN, yaitu hanya 2-3 bulan (bahkan 2-3 minggu!) menjelang hari H ujian. Padahal peluang lolos bakalan jauuuh lebih besar jika sejak awal tahun ajaran kamu sudah melakukan persiapan dan menyusun rencana.

Timeline persiapan SBMPTN ini nggak hanya membantu kamu untuk sukses menembus SBMPTN 2018, tapi sekaligus mengatur kesibukanmu di tahun terakhir sekolah. Mulai dari Ujian Nasional, Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN),  persiapan ujian mandiri, hingga seputar buku tahunan serta acara perpisahan. Cek timeline menuju SBMPTN 2018 berikut ini.

Juli-Agustus

* Miliki tujuan dan pasang target. apakah ingin mengejar masuk PTN? Ikutan SNMPTN, SBMPTN, dan seleksi mandiri? Berniat mendaftar ke PTS (perguruan tinggi swasta) atau instansi lainnya? Mencari beasiswa? Atau malah berniat kuliah di luar negeri? Nah, kamu sudah harus menetapkan tujuan ini sejak awal.

* Begitu memasuki kelas 12 kamu sudah mesti “bekerja keras”. Konsentrasi penuh di kelas dan luangkan waktu untuk belajar setiap hari. Bukan berarti kamu nggak punya waktu untuk aktivitas lain dan refreshing, lho.  Justru dengan menyicil belajar dari awal, kamu bakalan punya lebih banyak waktu luang dan lebih santai menghadapi SBMPTN.

* Supaya belajarnya lebih intensif, kamu bisa ikutan les persiapan SBMPTN. Cari jenis dan tempat les yang sesuai dengan kebutuhanmu. Apakah privat, kelompok kecil, atau di kelas. Trus, apakah hanya les mata pelajaran yang kamu lemah aja atau semua mata pelajaran yang diujikan di SBMPTN.

* Saatnya pilah-pilih jurusan yang ingin diambil, walau mungkin masih akan ada perubahan. Setidaknya kamu perlu menentukan ingin mengambil program studi Saintek, Soshum atau campuran.

September-Oktober

* Beli buku kumpulan soal SBMPTN dan pelajari soal-soalnya.

* Eksplorasi jurusan yang kamu minati. Cari tahu apa yang dipelajari, pilihan konsentrasi prodi tersebut, karier yang sejalan, dan lainnya.

* Uji kemampuan kamu dengan mid-test (UTS).

* Kalau memutuskan untuk les, pastikan kamu sudah memulai ikutan kelasnya. Jangan bolos, yah! Jika nggak les, cari mentor untuk membantumu belajar. Atau setidaknya, cari tempat untuk bertanya jika kamu mentok.

* Sebaiknya, segera selesaikan/vakum dari kegiatan non akademis kamu, terutama yang menyita waktu dan tenaga. Misalnya, jadi panitia pensi, OSIS, magang, dan lainnya. Segera serah terima tanggung jawab ke para junior. Kamu masih bisa berkegiatan kok, tapi dipilah dan dibatasi, misalnya ikutan kepanitiaan perpisahan sekolah atau buku tahunan sekolah saja.

* Bagus banget jika kamu mulai rutin berolahraga dan makan makanan sehat, biar stamina kamu terjaga.

 November-Desember

* Jika nilai UTS belum memuaskan, kamu harus mengejar ketertinggalan tersebut. Tambah porsi belajar, berusaha supaya bisa lebih fokus, dan cari orang buat membantumu belajar.

* Untuk yang gabung sebagao panitia buku tahunan dan komite acara perpisahan, sebaiknya mulai kerja sekarang. Biar kamu nggak ribet di masa ujian atau menjelang SBMPTN.

 * Walaupun kamu bukan panitia, tapi kamu tetap bisa menyiapkan buku tahunan dan acara  perpisahan secara pribadi dari sekarang. Misalnya dengan mendiskusikan tema foto, mencari outfit dan properti foto yang sesuai dengan tema BTS, menabung buat prom/wisuda, serta mencari inspirasi pakaian yang sesuai untuk acara wisuda dan perpisahan, dan lainnya.

* Mantapkan pilihan jurusan dan urutannya, terutama untuk SNMPTN, karena pendaftarannya segera dibuka.

* Persiapkan UAS dengan baik dan jadikan hasil semester 5 sebagai bahan evaluasi kamu. Semangat!

Januari

* Cek-ricek peluang dan kompetisi untuk bisa masuk di jurusan yang kamu minati.

* Tuntaskan urusan foto buku tahunan di bulan ini, sebelum kamu makin hectic.

*Di tahap ini, setidaknya kamu sudah harus menguasai 70 persen materi SMA. Maksudnya, kamu mengerti 70 persen dari materi yang dibahas. Kalau belum mencapai segini, berarti kamu harus meningkatkan porsi belajarmu. Temukan guru/tutor yang tepat untuk membantumu.

* Mulai mengecek informasi tryout dan masukkan dalam agendamu.

Februari

* Pendaftaran SBMPTN memang belum dibuka, tapi untuk SNMPTN kamu bisa mengisi pangkalan data siswa dan sekolah (PDSS). Sebaliknya, jangan kecil hati kalau kamu nggak kepilih ikutan SNMPTN. Jadikan itu pelecut semangat untuk berjuang lewat jalur SBMPTN.

* Bagi yang bingung harus fokus belajar SBMPTN atau UN dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional, sebenarnya ketiganya masih nyambung, lho. Walau ada perbedaan, baik SBMPTN maupun UN dan USBN menguji ilmu yang kamu dapatkan selama SMA. Jadi tetap dijalanin aja gaes, persiapan SBMPTN-nya.

Nah, yang lebih kompleks mungkin yang lintas jurusan atau mengambil IPC (ujian Saintek sekaligus Soshum di SBMPTN). Itu artinya, materi yang kamu pelajari lebih banyak karena mencakup IPA sekaligus IPS. #gleg #minumvitaminsegalon

* Buat daftar materi yang belum kamu kuasai/yang menjadi kelemahanmu. Misalnya, kamu kesulitan dengan Trigonometri atau dengan salah satu sub bab Akuntansi, Nah, tulis deh, materi-materi yang masih "mengganjal" tersebut. Trus pelajari dan perdalam materi tersebut, satu per satu hingga kamu bisa menguasainya.

Maret

* Saatnya menghadapi Ujian Sekolah Berstandar Nasional, salah satu komponen yang menjadi penilaian kelulusanmu.

* Kelar USBN, tetap rutin belajar persiapan SBMPTN dan UN.

* Evaluasi kembali pilihan program studi untuk SBMPTN, supaya kamu mantap menentukan pilihan pertama, kedua, dan ketiga.

April

* Kelar UN, kamu sudah bisa mendaftar SBMPTN. Pilihan prodi kamu sudah harus mantap, dan sebaiknya segera daftar. Jangan mepet, yah!

* Ikutan deh, berbagai try out SBMPTN. Berfaedah banget! Selain menguji pengetahuan dan pemahaman kamu, juga melatih kamu menghadapi tes tersebut. Catat hasil try out kamu dan perhatikan progress-nya.

* Update kuota jurusan di SBMPTN. Biasanya, tiap tahun ada penyesuaian dan perubahan kuota. Infonya bisa kamu lihat di website resmi SBMPTN, www.sbmptn.ac.id.

* Kalau kamu termasuk tim “Harap-Harap Cemas” SNMPTN, dan ternyata nggak lolos, tetap semangat. Alihkan aja energi kamu untuk serius menghadapi SBMPTN.

Mei

* Rajin-rajin buka situs SBMPTN dan Youthmanual, untuk mengetahui informasi ter-update mengenai SBMPTN.

* Pelajari dan penuhi persyaratan di Hari-H SBMPTN.

* Sebelum hari H, survey tempat ujian.

* Jaga kesehatan dan stamina untuk menghadapi ujian penting tersebut. Jaga hati dan pikiran juga, gaes, biar nggak stres dan tetap positif. Trus banyak-banyak berdoa. Semangat!

* Sambil menunggu pengumuman SBMPTN, cari informasi mengenai jalur seleksi mandiri. Sebagian PTN sudah membuka pendaftaran, lho.

Juni

* Di bulan ini, akan ada banyak kegiatan, seperti acara perpisahan, wisuda, hingga pembagian buku tahunan. Belum lagi perpisahan kelas serta acara bareng teman-teman. Pastikan saja jadwalnya nggak bentrok dengan ujian mandiri atau ujian perguruan tinggi swasta yang kamu ambil.

* SBMPTN juga bakalan diumumkan di bulan ini. Tahun 2017 lalu, ada sekitar 600 ribu peserta yang nggak lolos SBMPTN.

Jika kamu termasuk segelintir yang lolos, selamat, perjuangan baru kamu di dunia kuliah akan segera dimulai. Jika kamu tidak berhasil kali ini, mungkin usaha kamu belum maksimal. Tapi jika kamu sudah memberikan yang terbaik, jangan terlalu kecewa dengan hasilnya. Tidak lolos bukan berarti kamu gagal, lho. Jika kamu nggak bisa membuka satu pintu menuju sukses, masih banyak pintu lainnya.

Kamu bisa saja mengulang SBMPTN lagi dan lolos di tahun depan, ikutan seleksi mandiri, mendaftar perguruan tinggi swasta, atau bahkan mencoba meraih beasiswa di luar negeri.    

LATEST COMMENT
Tisam Ali | 16 jam yang lalu

Yup, tapi jangan lengah. Harus tetap nge-gas alias semangat menyiapkan UTBK dari sekarang.

UTBK SBMPTN 2020 Tidak Dimajukan. Simak Penjelasannya!
Yusuf Cahyadi | 17 jam yang lalu

Akhirnya bisa bernapas lega :3

UTBK SBMPTN 2020 Tidak Dimajukan. Simak Penjelasannya!
Dhea rahma | 20 jam yang lalu

Ka aku aliyah jurusan agama aja, bisa ga ngambil ipc? Aku pengen prodi psikologi kk bisa ga ya?

Strategi Sukses IPC di SBMPTN Serta Pertimbangan Memilih IPC
Izzatin Nuriyah | 1 hari yang lalu

Kalau dari MAN terus dari jurusan keagamaan, apakah bisa masuk akpol?

Bercita-Cita Menjadi Polisi? Simak Cara dan Persyaratannya!
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©