Menu

Strategi Menentukan Pilihan Pertama dan Kedua pada SBMPTN 2019

Saat mendaftar SBMPTN 2019, kamu perlu menentukan pilihan prodi pertama dan pilihan prodi kedua. Nah, aturan main SBMPTN 2019 ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Maka kamu pun perlu menyesuaikan strategi untuk menentukan pilihan jurusan. Simak langkah-langkahnya.

1. Pahami aturan seputar penentuan program studi pada SBMPTN 2019, yaitu:

a. Kamu hanya bisa memilih maksimal 2 program studi.

b. Pilihannya bisa saintek, soshum, atau keduanya. Tapi harus sesuai dengan jenis UTBK. Jika ingin memilih program studi soshum (IPS) maka harus dengan UTBK soshum. Nggak bisa dengan UTBK saintek, sebaik apapun nilaimu. Kalau pilihannya saintek dan soshum, maka UTBK juga harus saintek dan soshum.

c. Boleh memilih 2 prodi di kampus yang sama. Misalnya, pilihan 1 adalah Hukum Universitas Padjadjaran  sementara pilihan 2 Sastra Jepang Universitas Padjadjaran.

d. Boleh pula memilih prodi yang sama di PTN yang berbeda. Contohnya pilihan 1 Akuntansi Universitas Airlangga sementara pilihan 2 Akuntansi Universitas Brawijaya.

e. PTN yang dipilih bebas, nggak harus yang satu wilayah dengan SMA atau lokasi tesmu.

f. Sama seperti tahun lalu, urutan pilihan menentukan prioritas kamu. Jadi kamu akan diseleksi untuk prodi pilihan 1. Jika lulus maka kamu akan diterima di jurusan pilihan pertama tersebut. Jika tidak diterima, kamu kembali diseleksi untuk prodi pilihan 2.

2. Karena urutan pilihan sesuai prioritas, maka pilihan 1 harus berdasarkan:

a. Prodi yang sangat/paling kamu minati dan kamu memliki kemampuan menjalaninya.

b. Prodi yang (prediksi persaingannya) lebih ketat dibanding pilihan 2.

3. Sementara pertimbangan pilihan kedua:

a. Kamu minati dan sesuai dengan kemampuanmu.

b. Persaingan dan nilai masuk (diperkirakan) lebih longgar dibanding pilihan 1.

4. Jika belum memiliki pilihan jurusan, setidaknya ada 2 hal penting perlu kamu lakukan SEKARANG JUGA:

a. Cek lagi di mana minat dan kemampuanmu. Sudah agak telat sih, kalau kamu baru memikirkan pilihan prodi. Di saat kepepet seperti ini, asesmen Youthmanual bakalan membantu banget. Dengan menjawab sejumlah pertanyaan yang disusun tim psikolog, kamu akan mendapatkan rekomendasi program studi plus kampusnya.

b. Cari informasi dan pengetahuan mengenai berbagai macam program studi, termasuk apa saja mata kuliahnya serta peluang kariernya. Informasi ini bisa kamu peroleh di Direktori Prodi Youthmanual.

c. Konsultasi dengan ahli seperti psikolog atau guru bimbingan karier.

d. Diskusi dengan teman dan keluarga mengenai jurusan yang tepat untukmu. Ingat ya, gaes DISKUSI. Bukan sekadar menuruti maunya orang lain. Siapa tahu orang yang dekat denganmu bisa memberikan pertimbangan pilihan prodi. Sebab mereka kenal banget sama kamu.

5. Sesuaikan dengan skor UTBK

Berbeda dengan tahun–tahun sebelumnya, pada SBMPTN 2019 kamu melaksanakan tes terlebih dahulu, mendapatkan skor, baru setelahnya mendaftar SBMPTN.

Maka, bisa diprediksi prodi mana saja yang sesuai dengan skormu. Nah, kamu bisa mendapatkan rekomendasi tersebut melalui fitur Proyeksi SBMPTN 2019. Di situ, nilaimu akan dianalisa, dibandingkan dengan para pesaing, serta diberikan rekomendasi pilihan prodi.

Selain itu, kamu juga bisa cari tahu keketatan persaingan prodi tersebut. Cek ricek juga apakah kampus memberikan bocoran mengenai prodi paling sulit ditembus berdasarkan SBMPTN tahun lalu dan prodi yang relatif mudah ditembus.

Ingat, apapun pilihannya harus sesuai dengan hatimu.

Seberapa peringkat skor UTBK kamu dibanding peserta lain? Cek di sini:

Cek Peringkat UTBK Saintek dan Peluangmu

Cek Peringkat UTBK Soshum dan Peluangmu

6. Cek juga nilai ujian per materi yang sejalan dengan pilihan prodi.

Misalnya, kamu mau masuk prodi Kimia. Nah, apakah nilai Kimia kamu termasuk lumayan? Agak sulit jika nilainya jeblok.

Semoga berhasil di SBMPTN 2019!

(sumber gambar: Harish Sharma for Pixabay)

LATEST COMMENT
Maulida Nur Perdani | 3 jam yang lalu

bantu jawab ya.. kalau memang hanya minat di rumpun soshum, ambil soshum saja bisa kok, gak harus ipc ^^

Strategi Sukses IPC di SBMPTN Serta Pertimbangan Memilih IPC
Anisa | 13 jam yang lalu

Kk aku kan dari jurusn ipa, tapi pas mau kuliah mau ngambil soshun, itu apakah harus utbk nya sohsun atau ipc kk?

Strategi Sukses IPC di SBMPTN Serta Pertimbangan Memilih IPC
Tisam Ali | 20 jam yang lalu

Apakah masih bisa diubah? Jika ya, silakan coba di prodi yang lain. Namun apabila telah telanjur dan tidak bisa diubah, maka saran saya coba jalani. Bulatkan tekad untuk menjalani perkuliahan. Dari situ, kamu benar-benar dapat mengetahui apakah salah jurusan atau ternyata bisa dijalani.

Balada Salah Jurusan Kuliah dan Solusinya. Nggak Harus Pindah Jurusan, Kok!
Tisam Ali | 20 jam yang lalu

Hai Kristin, untuk teknis pengisian, bisa kamu tanyakan ke pihak kampus. Kebanyakan kampus sudah menerapkan pengisian berbasis komputer secara online. Ada pula yang masih mengisi secara manual (tertulis).

Strategi Mengisi KRS: Memilih Mata Kuliah dan Menentukan Jumlah SKS
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©