Menu

PTN Paling Sulit Ditembus pada SBMPTN 2019 dengan Skor UTBK Paling Tinggi dan Persaingan Terketat

Baca juga: Info Lengkap Jalur Seleksi Mandiri PTN 2019

Pengumuman SBMPTN 2019 telah keluar, dan inilah PTN paling sulit ditembus karena rata-rata nilai UTBK peserta yang diterima paling tinggi. Adapula PTN dengan keketatan persaingan tertinggi. Peringkat PTN ini dibedakan berdasarkan rumpun saintek dan soshum. Apakah salah satunya kampus pilihanmu? Cek berapa skor serta keketatan persaingannya!

 PTN Dengan Rata Rata Diterima Tertinggi di SBMPTN 2019 (Saintek)

Rata rata nilai dari Peserta SBMPTN Saintek yang diterima di PTN ini sangat tinggi. Artinya, nggak mudah masuk ke kampus ini karena skor UTBK-nya relatif tinggi.

1. Institut Teknologi Bandung 

rata-rata skor diterima: 689.75

2. Universitas Indonesia 

rata-rata skor diterima: 679.96

3.  Universitas Gadjah Mada 

rata-rata skor diterima: 659.06

4. Institut Teknologi Sepuluh Nopember 

rata-rata skor diterima: 653.13

5. Universitas Padjadjaran 

rata-rata skor diterima: 634.06

6. Universitas Diponegoro 

rata-rata skor diterima: 633.25

7. Universitas Airlangga 

rata-rata skor diterima: 632.05

8. Institut Pertanian Bogor 

rata-rata skor diterima: 627.98

9. Universitas Sebelas Maret 

rata-rata skor diterima: 626.20

10. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta 

rata-rata skor diterima: 621.61

Rata rata nilai dari Peserta SBMPTN Saintek yang diterima di PTN ini sangat tinggi. Artinya, nggak mudah masuk ke kampus ini karena skor UTBKnya relatif tinggi.

PTN Dengan Rata Rata Diterima Tertinggi di SBMPTN 2019 (Soshum)

Rata-rata nilai dari Peserta SBMPTN Soshum yang diterima di PTN ini sangat tinggi. Artinya, nggak mudah masuk ke kampus ini karena skor UTBK-nya relatif tinggi.

1. Universitas Indonesia 

rata-rata skor diterima: 662.83

2. Institut Teknologi Bandung 

rata-rata skor diterima: 662.64

3. Universitas Gadjah Mada 

rata-rata skor diterima: 659.91

4. Institut Teknologi Sepuluh Nopember 

rata-rata skor diterima: 632.98

5. Universitas Diponegoro 

rata-rata skor diterima: 627.51

6. Universitas Padjadjaran 

rata-rata skor diterima: 628.38

7. Universitas Airlangga 

rata-rata skor diterima: 626.38

8. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta 

rata-rata skor diterima: 614.18

9. Universitas Brawijaya 

rata-rata skor diterima: 613.36

10. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta  rata rata skor diterima: 605.18

PTN dengan Keketatan Persaingan Saintek Tertinggi di SBMPTN 2019

Keketatan persaingan tertinggi ini berdasarkan perbandingan antara banyaknya pemilih dengan ketersediaan kursi atau kuota di PTN tersebut.

1. Universitas Negeri Semarang

Persaingan 1:17

2. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati 

Persaingan 1:17

3. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta 

Persaingan 1:17

4. Universitas Jenderal Soedirman 

Persaingan 1:16

5. Universitas Tidar 

Persaingan 1:15

6. Universitas Negeri Yogyakarta 

Persaingan 1: 15

7. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta 

Persaingan 1:15

8. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta 

Persaingan 1:15

9. Universitas Sebelas Maret 

Persaingan 1:14

10. Universitas Siliwangi 

Persaingan 1:13

Soshum

1. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta 

Persaingan 1:19

2. Universitas Negeri Yogyakarta 

Persaingan 1:18

3. Universitas Jenderal Soedirman 

Persaingan 1:18

4. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta 

Persaingan 1:16

5. Universitas Negeri Jakarta 

Persaingan 1:16

6. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta 

Persaingan 1:15

7. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta 

Persaingan 1:15

8. Universitas Indonesia 

Persaingan 1:15

9. Universitas Gadjah Mada 

Persaingan 1:14

10. Universitas Sebelas Maret 

Persaingan 1:14

(sumber gambar: pexels.com)

LATEST COMMENT
Amaliais | 13 menit yang lalu

Kalau sbmptn dah diterima dan sebagai pemohon bidikmisi namun belum verifikasi dan daftar simak bidikmisi dan lolos apakah bisa ambil yg simak bifikmidi dan meninggalkan sbmptn nya ?

Bolehkah Peserta yang Diterima SBMPTN 2019 Ikut Seleksi Mandiri?
Zulva Nur Imawati | 12 jam yang lalu

Makasih kakk udah jawab. Soalnya aku yakin ini jurusan yang aku cari2 sejak dulu. Tapi saya tinggal bukan di perkotaan, agak khawatir sama prospek kerja. Memang sih di daerah saya setelah saya mencari data tenaga kerja RS untuk okupasi terapis tidak ada. Hanya ada fisioterapi itupun hanya 1 orang. Terimakasih kak, semoga dimudahkan sekolahnya. Doakan saya bisa masuk jurusan ini yaa

Mengenal Lebih Dekat Program Studi Okupasi Terapi
Asyila | 14 jam yang lalu

Kalo tembus fkui lewat jalur sbmptn, biayanya semahal di PTS ga sih kak? Jujur aja aku pengen bgt keterima fk cuma kasian papa aku krn mengeluarkan biaya kedokteran ku yg pastinya mahal bgt, dan juga ada ibu dan kakakku yg perlu dinafkahi oleh ayah ku, rasanya aku agak egois ga sih?

Jurusan 101: Tanya Apapun Tentang Jurusan Kedokteran di Youthmanual
Komang S. Satyanata | 15 jam yang lalu

Mohon maaf Baru balas Bantu jawab, Boleh ttapi alangkah baiknya bila ambil aja sbm nya (A)

Seleksi Mandiri Universitas Udayana 2019: Mulai Dari Syarat Pendaftaran Hingga Program Studinya
Sabrina Halimatus Sakdiyah | 15 jam yang lalu

Saya bingung nanti setelah lulus SMA saya ngambil jurusan apa. Kata temanku dan guru seniku gambaran saya bagus tapi menurutku biasa aja soalnya saya melihat temen selain kelasku ada yang lebih bagus dari saya malah jauh lebih bagus. Saya sih pengen banget jurusan kecantikan tapi takut salah melangkah jauh. Tolong saran untuk saya?

8 Pekerjaan yang Banyak Dibutuhkan di Tahun 2020
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©