Menu

Program Studi yang ditawarkan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada UM-PTKIN 2019 Beserta Daya Tampungnya

Pendaftaran UM-PTKIN 2019 telah dibuka sejak 1 April 2019. Kamu bisa cari tahu informasi lebih lengkap mulai dari persyaratan hingga tipe ujian yang bisa kamu pilih di: Tidak Lulus SPAN-PTKIN 2019? Tenang, Masih Ada UM-PTKIN 2019!

Berbicara tentang UM-PTKIN 2019, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta merupakan salah satu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri alias PTKIN terfavorit. Pada UM-PTKIN 2019, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memiliki 2 tipe ujian yang bisa kamu ikuti, yaitu Paper Based Test (PBT) dan Sistem Seleksi Elektronik (SSE).

Nah, buat kamu yang ingin mendaftar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berikut program studi dan daya tampung yang disediakan oleh pihak kampus melalui jalur tes PBT.

* Terdapat 30 program studi yang bisa kamu pilih di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melalui jalur tes PBT. Di antaranya adalah 2 kelompok Saintek / IPA dan 28 kelompok Soshum / IPS.

* Di kelompok Soshum / IPS program studi yang paling banyak menyediakan daya tampung di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta adalah Komunikasi Penyiaran Islam dengan jumlah total keseluruhan 96.

* Di kelompok Soshum / IPS program studi yang paling sedikit menyediakan daya tampung di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta adalah Ilmu Tasawuf, Hukum Tata Negara (Siyasah), dan Hukum Pidana Islam dengan jumlah total keseluruhan 16 pada program studi masing-masing.

* Sementara bagi kamu yang merupakan kelompok Saintek / IPA, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memberikan 2 program studi yang bisa kamu daftar yaitu Penddikan Biolgi dan Pendidikan Fisika dengan jumlah total keseluruhan 38 pada program studi masing-masing.

Kelompok Saintek / IPA

1. Pendidikan Biologi

Daya tampung: 38

2. Pendidikan Fisika

Daya tampung: 38

Kelompok Soshum / IPS

1. Komunikasi Penyiaran Islam          

Daya tampung: 96

2. Ilmu Al - Quran dan Tafsir 

Daya tampung: 80

3. Dirasat Islamiyah

Daya tampung: 80

4. Sejarah dan Kebudayaan Islam

Daya tampung: 64

5. Manajemen Dakwah         

Daya tampung: 64

6. Bahasa dan Sastra Arab     

Daya tampung: 64

7. Pendidikan Guru MI

Daya tampung: 56

8. Pendidikan Agama Islam   

Daya tampung: 48

9. Pendidikan Bahasa Arab                

Daya tampung: 48

10. Pendidikan Bahasa Inggris

Daya tampung: 48

11. Tarjamah 

Daya tampung: 48

12. Ilmu Hadis

Daya tampung: 48

13. Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial

Daya tampung: 48

14. Hukum Keluarga (Ahwal Syakhsiyah)

Daya tampung: 48

15. Perbandingan Mazhab

Daya tampung: 48

16. Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)

Daya tampung: 48

17. Bimbingan dan Penyuluhan Islam

Daya tampung: 48

18. Perbankan Syariah

Daya tampung: 48

19. Ekonomi Syariah

Daya tampung: 48

20. Manajemen Pendidikan

Daya tampung: 42

21. Pendidikan Bahasa Indonesia      

Daya tampung: 42

22. Pendidikan Islam Anak Usia Dini 

Daya tampung: 42

23. Pengembangan Masyarakat Islam

Daya tampung: 32

24. Aqidah dan Filsafat Islam

Daya tampung: 28

25. Studi Agama - Agama

Daya tampung: 28

26. Ilmu Tasawuf

Daya tampung: 16

27. Hukum Tata Negara (Siyasah)

Daya tampung: 16

28. Hukum Pidana Islam (Jinayah)

Daya tampung: 16

 

* Untuk akreditasi program studi di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, kamu bisa baca lebih lengkapnya di sini.

 

Baca juga:

 

(Sumber gambar: youtube.com)

LATEST COMMENT
Maulida Nur Perdani | 3 jam yang lalu

bantu jawab ya.. kalau memang hanya minat di rumpun soshum, ambil soshum saja bisa kok, gak harus ipc ^^

Strategi Sukses IPC di SBMPTN Serta Pertimbangan Memilih IPC
Anisa | 13 jam yang lalu

Kk aku kan dari jurusn ipa, tapi pas mau kuliah mau ngambil soshun, itu apakah harus utbk nya sohsun atau ipc kk?

Strategi Sukses IPC di SBMPTN Serta Pertimbangan Memilih IPC
Tisam Ali | 20 jam yang lalu

Apakah masih bisa diubah? Jika ya, silakan coba di prodi yang lain. Namun apabila telah telanjur dan tidak bisa diubah, maka saran saya coba jalani. Bulatkan tekad untuk menjalani perkuliahan. Dari situ, kamu benar-benar dapat mengetahui apakah salah jurusan atau ternyata bisa dijalani.

Balada Salah Jurusan Kuliah dan Solusinya. Nggak Harus Pindah Jurusan, Kok!
Tisam Ali | 20 jam yang lalu

Hai Kristin, untuk teknis pengisian, bisa kamu tanyakan ke pihak kampus. Kebanyakan kampus sudah menerapkan pengisian berbasis komputer secara online. Ada pula yang masih mengisi secara manual (tertulis).

Strategi Mengisi KRS: Memilih Mata Kuliah dan Menentukan Jumlah SKS
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©