Menu

Perubahan SBMPTN 2019 dan Keuntungannya Bagi yang Mengulang atau Gap Year

Perubahan pada SBMPTN 2019 dan sistem penerimaan PTN ternyata memberikan keuntungan bagi yang mengulang alias angkatan 2018 dan 2017, lho. Ya, beberapa aturan dan kebijakan baru yang dibuat bisa dimanfaatkan oleh kalian. Nah, pergunakanlah keuntungan yang didapatkan dengan sebaik-baiknya.

1. Bertambahnya kuota SBMPTN.

Tahun ini terjadi pergeseran kuota jalur masuk, SBMPTN bertambah menjadi minimal 40 persen, sementara kuota SNMPTN berkurang jadi minimal 20 persen. Kuota Seleksi Mandiri tetap, yaitu maksimal 30 persen dari total kursi yang tersedia.

Situasinya kira kira seperti ini:

PTN A tahun 2018                            PTN A tahun 2019

Kursi SNMPTN: 35                            Kursi SNMPTN: 25

Kursi SBMPTN: 35                            Kursi SBMPTN: 45

Kursi Seleksi Mandiri: 30               Kursi Seleksi Mandiri: 30

Intinya sih, kursi SBMPTN, jalur yang bisa dipakai untuk angkatan 2018 dan 2017 yang mengulang, akan memiliki kursi lebih banyak ketimbang tahun sebelumnya. Tapi bisa juga sih, jumlah pesaingnya juga bertambah. Makanya, manfaatkan hal ini dengan mempersiapkan Ujian Tulis Berbasis Komputer  (UTBK) dengan sebaik-baiknya.

2. Peserta yang lolos SNMPTN, secara otomatis tidak bisa mendaftar SBMPTN.

Nah, kalau sebelumnya 'kan, mungkin saja peserta SBMPTN bersaing dengan para peraih SNMPTN yang memutuskan “mangkir” dan ikutan SBMPTN. Nah, pada SBMPTN 2019 hal ini tidak dimungkinkan. Soalnya, database Layanan Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) sudah canggih dan terintergasi dengan SNMPTN. Bagi yang lolos SNMPTN secara otomatis nggak bisa lagi mendaftar SBMPTN.

Akibatnya, pesaing kamu bakalan berkurang, terutama pesaing yang memiliki prestasi akademik mumpuni sehingga lulus SNMPTN. Yup, satu keuntungan lagi bagi kamu yang mengulang.

3. Jadwal lebih fleksibel.

Gaes, tahun ini SBMPTN nggak digelar serempak di satu waktu seperti biasanya. Jadi kamu bisa mendaftar secara online ke LTMPT dan memilih jadwal yang sesuai. Rencananya ada 12 jadwal dengan total 24 sesi tes. Daan… kamu bisa mengambil tes maksimal 2 kali.

Hasil tesnya pun akan kamu dapatkan. Jadi kamu bisa tahu di mana saja kekuranganmu, dan memperbaikinya pada kesempatan tes kedua.

Bagi anak gap year dan mengulang, tentu punya keunggulan dari segi waktu. Umumnya, lebih leluasa memilih jadwal serta lebih leluasa mempersiapkan tes, karena nggak terganggu dengan perintilan UN, acara kelulusan, serta kegiatan sekolah lainnya.

Kamu mesti memanfaatkan waktu dan keleluasaan yang dimiliki dengan belajar segiat mungkin. Yup, kamu punya privileged, yaitu bisa fokus dengan UTBK sejak sangat awal (yaitu sekarang!).

Ya, perubahan di SBMPTN 2019 membawa angin segar, terutama untuk yang mengulang dan gap year. Namun, segala keuntungan itu nggak akan berarti apa- apa, tanpa usaha kerasmu.

(sumber gambar: Designed by Freepik )

LATEST COMMENT
Eldyn Yusuf | 6 jam yang lalu

Kok kmrn sy ikut ujian kki tapi gaada arahan untuk sjt ya?

Fakta-Fakta Mengenai Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Indonesia 2019
Jevon Eugene | 9 jam yang lalu

Jurusan teknik komputer itu, ada di teknik elektro kah atau di pisah??

Jurusanku: Computer Engineering BINUS University, Marcel Saputra
Retaapnf | 15 jam yang lalu

Sistem informasi bisnis & management ipa/ips ya?

25 Pilihan Jurusan Kuliah Terbaik Untuk Anak IPS
Rachel S | 18 jam yang lalu

Utk prodi soshum gimana kak?

25 Prodi Saintek dengan Nilai UTBK Tertinggi di SBMPTN 2019
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©