Menu

Pengumuman SNMPTN Dipercepat dan Informasi Penting Lainnya

Pada 16 Maret 2019, panitia Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi atau yang disingkat dengan LTMPT mempercepat jadwal pengumuman hasil seleksi jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2019. Hal ini disampaikan oleh Prof. Budi Prasetyo selaku Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT melalui pengumuman resmi yang dilansir dari akun instagram resmi milik Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemenristekdikti (@dibelmawa).

Pengumuman seleksi jalur SNMPTN 2019 yang semula akan diumumkan pada tanggal 23 maret 2019 dipercepat menjadi hari Jumat, 22 Maret 2019 mulai Pk. 16.00 WIB.

Alasan kenapa SNMPTN dipercepat

Pihak LTMPT mempercepat pengumuman SNMPTN 2019 karena 2 alasan, gaes. Berikut alasannya:

* Alasan pertama adalah proses seleksi sudah bisa diselesaikan lebih awal.

* Alasan kedua adalah memberikan kesempatan bagi siswa yang nggak lulus seleksi untuk bisa mendaftar Ujian Tulis Berbasis Komputer alias UTBK di gelombang pertama.

Dilansir dari Kompas, Pak Budi juga memberikan pesan khusus buat para siswa yang lulus dan belum lulus SNMPTN 2019. Penasaran sama pesannya? Simak baik-baik berikut ini.

Bagi siswa yang lulus SNMPTN 2019

1. Bagi siswa yang lulus, panitia LTMPT mengucapkan selamat atas diterimanya kalian melalui jalur SNMPTN 2019.

2. Diterima berarti sudah mengalahkan banyak peserta yang mengambil program studi dan PTN (perguruan tinggi yang sama) dengan seluruh siswa-siswa di Indonesia. Pak Budi juga mengharapkan siswa dapat manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.

3. INGAT, peserta yang sudah diterima di jalur SNMPTN nggak bisa lagi mendaftar di jalur SBMPTN 2019. Kenapa? Soalnya, hal ini berguna memberikan kesempatan kepada peserta yang lain—yang belum mendapatkan PTN.

4. Bagi siswa yang lulus SNMPTN 2019 tapi sudah terlanjur mendaftar UTBK dipersilakan tetap ikut tes untuk melihat kemampuan TPS (tes potensi skolastik) dan TKA (tes kompetensi akademik). Tapi balik lagi, kalian nggak akan lolos SBMPTN 2019. Karena data-data peserta yang sudah lolos SNMPTN 2019, sudah tertera di PTN masing-masing

Bagi siswa yang nggak diterima SNMPTN 2019

1. Buat kalian yang belum lulus SNMPTN 2019, kalian harus tetap semangat untuk mempersiapkan UTBK. Nggak perlu berkecil hati karena jumlah yang diterima melalui jalur SNMPTN hanya sedikit, gaes, alias hanya 20 persen dari daya tampung yang sudah disediakan oleh PTN.

2. Siswa yang nggak diterima SNMPTN 2019 dan belum mendaftar UTBK masih memiliki kesempatan mendaftar UTBK gelombang 1 sampai Minggu, 24 Maret 2019 pukul 22.00 WIB atau gelombang 2 yang akan dimulai pada hari Senin, 25 Maret 2019 pukul 10.00 WIB dan berakhir 1 April 2019 pukul 22.00 WIB.

3. Sekali lagi, buat kalian yang belum lulus SNMPTN 2019 nggak boleh sedih lama-lama dan harus semangat untuk mempersiapkan diri secara baik menghadapi UTBK.

***

Ngomong-ngomong masalah UTBK. UTBK sendiri merupakan metode tes yang akan digunakan dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri aka SBMPTN 2019.

Menurut rencana, UTBK bakal dilakukan sebanyak 24 kali dalam setahun. Pelaksanaannya pun akan memakan waktu lebih kurang 12 hari, yakni setiap Sabtu dan Minggu. Materi tes yang dikembangkan dalam UTBK 2019 ialah Tes Potensial Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA).

Mengintip persaingan Saintek dan Soshum pada pendaftaran UTBK untuk SBMPTN 2019

* Pihak LTMPT mengumumkan bahwa jumlah pendaftar UTBK 2019 hingga 18 Maret 2019, tercatat mencapai 606.619 pendaftar.

* Jumlah pendaftar di atas mengalami kenaikan drastis bila dibandingkan jumlah pendaftar pada 5 Maret 2019 yang baru mencapai 221.169 orang.

* Dari total jumlah peserta, pendaftar UTBK untuk SBMPTN 2019 masih didominasi rumpun Saintek sebanyak 303.102 peserta atau sekitar 54,67% dari keseluruhan peserta.

* Jumlah pendaftar rumpun Soshum pendaftar UTBK untuk SBMPTN 2019 di gelombang pertama ini sejumlah 251.367 peserta atau sekitar 45,33%.

* Dari total 554.469 peserta UTBK tersebut, 430.669 orang berasal dari jalur reguler (biaya mandiri) sedangkan sisanya 123.800 berasal dari jalur Bidikmisi.

Ketentuan untuk mengikuti UTBK

Buat kamu yang belum mengetahui ketentuan untuk mengikuti UTBK. Berikut informasinya:

1. UTBK kelompok Saintek satu kali dan kelompok Soshum satu kali; atau kelompok Saintek dua kali; atau Kelompok Soshum dua kali.

2. Peserta yang ingin mengikuti tes satu kali dapat mendaftar pada gelombang pertama atau gelombang kedua.

3. Peserta yang ingin mengikuti tes dua kali harus mendaftar di gelombang pertama dan gelombang kedua.

Pelaksanaan UTBK bagi peserta tuna netra

Trus, gimana pelaksanaan UTBK bagi peserta tuna netra? Begini informasinya:

* Gelombang 1 :

Bagi peserta Tuna Netra waktu ujian yang tersedia hanya pada tanggal 04 Mei 2019 Pagi (07.30 - 11.45) pada ruang khusus.

* Gelombang 2 :

Bagi peserta tuna netra waktu ujian yang tersedia hanya pada tanggal 25 Mei 2019 Pagi (07.30 - 11.45) pada ruang khusus.

* Pihak LTMPT telah menyediakan soal khusus bagi peserta tuna netra di seluruh Indonesia yang nggak lebih dari 200 orang menggunakan aplikasi screen reader menggunakan alat bantu headphone untuk mendengarkan soal ujian dalam bentuk suara.

* Selain itu, pihak LTMPT akan memininalkan soal-soal berbentuk gambar, tabel, dan grafik. Sehingga peserta dapat mengetahui materi soal tanpa bantuan pendamping dan pelaksanaan ujian juga nggak diberikan perpanjangan waktu. Karena mobilitas mereka juga terbatas, lokasi ujian peserta tuna netra juga akan ditempatkan di lantai bawah agar mereka mudah ke tempat ujian.

Nah, buat kalian yang mau tahu lebih banyak informasi mengenai UTBK dan SBMPTN, kamu bisa cari tahu di sini, ya, gaes.

 

Baca juga:

 

(Sumber gambar: youtube.com)

LATEST COMMENT
Khaedirul faqih | 11 jam yang lalu

karena bidikmisi itu sesuai dengan yang lebih dahulu mengeluarkan pengumuman

Program Bidikmisi Jalur SNMPTN, SBMPTN dan Ujian Mandiri/PMDK/UMPN 2019
Khaedirul faqih | 11 jam yang lalu

kalo ga salah disuruh prioritaskan yang lebih dahulu keluar pengumuman

Program Bidikmisi Jalur SNMPTN, SBMPTN dan Ujian Mandiri/PMDK/UMPN 2019
Rudjanah Widya Sari | 17 jam yang lalu

Boleh kok S1/S2 itu diambil kan cuman sebentar klo udh slesai D4 nya

Apa Sih, Bedanya D1, D2, D3, D4 dan S1?
Arifin Yuwono | 18 jam yang lalu

Kebetulan saya jg lulusan Gizi dari AKZI Depkes RI. Maaf hanya ingin sharing saja. Terimakasih

Profesiku: Ahli Diet dan Nutrisi, Irna Herawati
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©