Menu

Informasi Lengkap UTBK SBMPTN 2019 : Tata Cara Pendaftaran, Jadwal, dan Lainnya

UTBK 2019 baru pertama kali berlangsung pada SBMPTN. UTBK yang diselenggarakan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri (LTMPTN) sangat berbeda dengan tes tahun sebelumnya, terutama dari segi tata cara dan aturan main. Bagi yang pengen ikutan SBMPTN 2019, mesti tahu seluk-beluk UTBK. Berikut ini adalah informasi lengkapnya.

Rangkaian Jadwal UTBK

* Pendaftaran UTBK gelombang pertama: 1  - 24 Maret 2019. (FYI SNMPTN diumumkan tanggal 22 Maret pukul 16.00)

* Pendaftaran UTBK Gelombang kedua: 25 Maret - 1 April 2019

* Tes gelombang pertama: 13 April - 4 Mei, dengan pilihan jadwal sebagai berikut:

1. Tes: Sabtu, 13 April

Pengumuman nilai UTBK: 23 April

2. Tes: Minggu, 14 April

 Pengumuman nilai UTBK: 23 April

3. Tes: Sabtu, 27 April

Pengumuman nilai UTBK: 7 Mei

4. Tes: Minggu, 28 April

Pengumuman nilai UTBK: 8 Mei

5. Tes: Sabtu, 4 Mei

Pengumuman nilai UTBK: 14 Mei

* Tes  Gelombang kedua: 5 Mei – 26 Mei, dengan jadwal yang bisa dipilih:

6. Tes: Sabtu, 11 Mei

Pengumuman nilai UTBK: 21 Mei

7. Tes: Minggu, 12 Mei

Pengumuman nilai UTBK: 22 Mei

8. Tes: Sabtu, 18 Mei

Pengumuman nilai UTBK: 28 Mei

9. Tes: Sabtu, 25 Mei

Pengumuman nilai UTBK: 1 Juni

10. Tes: Sabtu, 26 Mei

Pengumuman nilai UTBK: 2 Juni

* Pendaftaran SBMPTN: 10 – 24 Juni 2019

* Pengumuman hasil SBMPTN: 9 Juli 2019

Rundown  UTBK

Dalam sehari, ada dua jadwal tes pagi dan siang. Peserta bisa memilih salah satunya. Susunan kegiatan tes adalah sebagai berikut:

* Sesi  pagi:

07.30 – 08.00 = Peserta masuk ruang ujian, pemeriksaan identitas peserta UTBK, dan latihan mengisi tes.

08.15 – 11.45: Ujian berlangsung.

* Sesi 2:

12.30 – 13.00 = Peserta masuk ruang ujian, pemeriksaan identitas peserta UTBK, dan latihan mengisi tes.

13.00 – 16.45: Ujian berlangsung.

Persyaratan peserta

1. Lulusan SMA/Sederajat atau Paket C tahun 2019, 2018, atau 2017. Artinya, yang lulusan 2016 (atau sebelumnya) tidak bisa ikutan.

2.  Memiliki NISN

3. Beberapa prodi mensyaratkan kondisi kesehatan tertentu, seperti tidak buta warna keseluruhan/parsial. Nah, kamu mesti cek syarat prodi yang dipilih.

4. Siswa yang lulus SNMPTN 2019 tidak bisa ikutan SBMPTN. Bagi yang telanjur mendaftar UTBK bisa mengikuti tes untuk mengukur kemampuan (walau hasilnya nggak bisa digunakan).

Ketentuan mengikuti tes

1. Calon peserta bisa mengikuti 1 kali UTBK atau maksimal 2 kali UTBK.

2. Jika ingin ikut 2 kali maka harus mendaftar di gelombang 1 dan gelombang 2. Tidak bisa ikut 2 kali UTBK pada gelombang yang sama.

Apa manfaat ikutan 2 kali UTBK? Karena itu kesempatan untuk memperbaiki nilai.

3.  Apabila pada SBMPTN ingin mengambil prodi Saintek, wajib mengikuti tes saintek.  Kalau prodi pilihanmu Saintek dan Soshum maka kamu wajib mengambil tes Saintek dan Soshum.

4. Apabila mengambil prodi olahraga dan seni, maka selain mengikuti UTBK harus upload portofolio.

Tahapan pendaftaran

1. Buka laman https://pendaftaran-utbk.sbmptn.ac.id. Ingat, membukanya di periode pendaftaran ya, yaitu 1  - 24 Maret 2019 (gelombang 1) dan 25 Maret hingga 1 April 2019 (gelombang 2)

2. Masukkan NISN dan NPSN. Kemudian, kamu akan mendapatkan username dan password.

3. Unggah pas foto berwarna terbaru. Foto dengan gaya formal, jangan foto pas kamu SMP atau selfie beraneka filter ya.

4. Setelah itu isi data diri kamu.

5. Kamu pun harus memilih:

  • Tipe ujian (saintek/soshum)
  • Waktu dan sesi ujian (tanggal, pagi/siang)
  • Lokasi ujian. Lokasi ujian yang telah ditentukan panitia tersebar di berbagai daerah, sehingga kamu bisa memilih yang pas.

6. Jika isian sudah lengkap, kamu akan menerima slip pembayaran.  Kamu bisa membayar di Bank Mandiri, Bank BNI, atau Bank BTN dengan slip tersebut. Pembayarannya harus dilakukan paling lambat 1 x 24 jam.

7. Cetak kartu peserta UTBK dengan masuk ke laman pendaftaranmu.

Semoga berhasil!

(sumber gambar: pexels.com)

LATEST COMMENT
Zulva Nur Imawati | 2 jam yang lalu

Makasih kakk udah jawab. Soalnya aku yakin ini jurusan yang aku cari2 sejak dulu. Tapi saya tinggal bukan di perkotaan, agak khawatir sama prospek kerja. Memang sih di daerah saya setelah saya mencari data tenaga kerja RS untuk okupasi terapis tidak ada. Hanya ada fisioterapi itupun hanya 1 orang. Terimakasih kak, semoga dimudahkan sekolahnya. Doakan saya bisa masuk jurusan ini yaa

Mengenal Lebih Dekat Program Studi Okupasi Terapi
Asyila | 4 jam yang lalu

Kalo tembus fkui lewat jalur sbmptn, biayanya semahal di PTS ga sih kak? Jujur aja aku pengen bgt keterima fk cuma kasian papa aku krn mengeluarkan biaya kedokteran ku yg pastinya mahal bgt, dan juga ada ibu dan kakakku yg perlu dinafkahi oleh ayah ku, rasanya aku agak egois ga sih?

Jurusan 101: Tanya Apapun Tentang Jurusan Kedokteran di Youthmanual
Komang S. Satyanata | 5 jam yang lalu

Mohon maaf Baru balas Bantu jawab, Boleh ttapi alangkah baiknya bila ambil aja sbm nya (A)

Seleksi Mandiri Universitas Udayana 2019: Mulai Dari Syarat Pendaftaran Hingga Program Studinya
Sabrina Halimatus Sakdiyah | 5 jam yang lalu

Saya bingung nanti setelah lulus SMA saya ngambil jurusan apa. Kata temanku dan guru seniku gambaran saya bagus tapi menurutku biasa aja soalnya saya melihat temen selain kelasku ada yang lebih bagus dari saya malah jauh lebih bagus. Saya sih pengen banget jurusan kecantikan tapi takut salah melangkah jauh. Tolong saran untuk saya?

8 Pekerjaan yang Banyak Dibutuhkan di Tahun 2020
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©