Menu

Daya Tampung UIN Alauddin Versus UIN Raden Fatah Palembang

Berikut ini ada dua Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri alias PTKIN favorit yang berada di luar pulau jawa. Di antaranya adalah Universitas Islam Negeri Alauddin dan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang.

Cek daya tampung UIN Alauddin dan UIN Raden Fatah Palembang di bawah ini. Kira-kira jurusan kuliah apa, ya, yang memiliki kuota banyak?

Universitas Islam Negeri Alauddin 

Kelompok Saintek

1. Biologi

Kuota: 64

2. Fisika

Kuota: 40

3. Teknik Informatika

Kuota: 40

4. Keperawatan               

Kuota: 40

5. Kesehatan Masyarakat

Kuota: 60

6. Farmasi

Kuota: 40

7. Pendidikan Fisika

Kuota: 45

8. Pendidikan Biologi

Kuota: 45

9. Pendidikan Matematika

Kuota: 45

Kelompok Soshum

1. Hukum Acara Peradilan dan Kekeluargaan

Kuota: 80

2. Hukum Pidana dan Ketatanegaraan

Kuota: 60

3. Perbandingan Mazhab dan Hukum

Kuota: 60

4. Perbankan Syariah

Kuota: 44

5. Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Kuota: 45

6. Ilmu Al-Quran dan Tafsir

Kuota: 62

7. Ilmu Falak

Kuota: 45

8. Hukum Ekonomi Syari'ah

Kuota: 45

9. Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Kuota: 45

10. Sejarah Peradaban Islam

Kuota: 75

11. Komunikasi dan Penyiaran Islam

Kuota: 42

12. Bimbingan dan Penyuluhan Islam

Kuota: 42

13. Pengembangan Masyarakat Islam

Kuota: 42

14. Bahasa dan Sastra Arab

Kuota: 75

15. Bahasa dan Sastra Inggris

Kuota: 75

16. Manajemen Haji dan Umrah

Kuota: 42

17. Manajemen Dakwah

Kuota: 42

18. Manajemen Pendidikan Islam

Kuota: 45

19. Ekonomi Islam

Kuota: 64

20. Aqidah dan Filsafat Islam

Kuota: 75

21. Ilmu Hadis

Kuota: 60

22. Ilmu Perpustakaan

Kuota: 75

23. Pendidikan Agama Islam

Kuota: 45

24. Pendidikan Bahasa Arab

Kuota: 45

25. Pendidikan Bahasa Inggris

Kuota: 45

26. Studi Agama Agama

Kuota: 45

27. Sosiologi Agama

Kuota: 80

* UIN Alauddin meyediakan 36 program studi (prodi) yang bisa dipilih pada UM-PTKIN 2019.

* Terdapat 9 prodi yang termasuk dalam kelompok Saintek.

* Sementara 27 prodi lainnya masuk dalam kelompok Soshum.

* Dalam kelompok Saintek, prodi yang paling banyak menyediakan kuota adalah Biologi, yaitu 64. Sedangkan prodi yang paling sedikit menyediakan kuota adalah Fisika, Teknik Informatika, Keperawatan, Farmasi, yaitu 40 pada masing-masing prodi.

* Dalam kelompok Soshum, prodi yang paling banyak menyediakan kuota adalah Pendidikan Agama Islam. Sedangkan prodi yang paling sedikit menyediakan kuota adalah Hukum Acara Peradilan dan Kekeluargaan serta Sosiologi Agama, yaitu 80 pada masing-masing prodi.

 

Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang 

1. Hukum Keluarga Islam

Kuota: 60

2. Hukum Pidana Islam

Kuota: 68

3. Perbandingan Mazhab

Kuota: 60

4. Hukum Ekonomi Syariah

Kuota: 80

5. Pendidikan Agama Islam

Kuota: 80

6. Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah              

Kuota: 48

7. Pendidikan Bahasa Arab

Kuota: 48

8. Manajemen Pendidikan Islam              

Kuota: 36

9. Bahasa dan Sastra Arab

Kuota: 24

10. Komunikasi Penyiaran Islam

Kuota: 56

11. Sejarah Peradaban Islam

Kuota: 28

12. Studi Agama-agama

Kuota: 36

13. Bimbingan dan Penyuluhan Islam

Kuota: 56

14. Aqidah dan Filsafat Islam

Kuota: 36

15. Ekonomi Syariah

Kuota: 96

16. Pendidikan Bahasa Inggris

Kuota: 48

17. Psikologi Islam

Kuota: 64

18. Manajemen Zakat dan Wakaf

Kuota: 48

19. Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Kuota: 32

20. Ilmu Al-Quran dan Tafsir

Kuota: 36

21. Ilmu Hadits 

Kuota: 36

22. Jurnalistik

Kuota: 56

23. Sistem Informasi

Kuota: 28

24. Manajemen Dakwah

Kuota: 28

25. Pengembangan Masyarakat Islam

Kuota: 29

26. Perbankan Syariah

Kuota: 96

27. Tasawuf dan Psikoterapi

Kuota: 12

* UIN Raden fatah  memiliki 27 program studi (prodi) yang bisa dipilih pada UM-PTKIN 2019.

* Tidak memiliki prodi yang masuk dalam kelompok Saintek.

* Dalam kelompok Soshum, prodi yang paling banyak menyediakan kuota adalah Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah, yaitu 96 pada masing-masing prodi.  Sedangkan prodi yang paling sedikit menyediakan kuota adalah Sosiologi Agama, yaitu 12.

 

Baca juga:

 

(Sumber gambar: citizencircle.de)

LATEST COMMENT
Daffa Adha | 4 jam yang lalu

Min mau nanya andai saya keterima di SBM (Selain itb) dan andai saya jg keterima di mandiri itb apakah saya boleh ambil mandiri itb gk ambil SBM?

Tahun 2019, ITB Buka Jalur Seleksi Mandiri!
Witarto Druju | 11 jam yang lalu

Bisa cek di sini ya: http://informatika.unpar.ac.id/data-science/

Kenalan Dengan Data Scientist, Profesi Kekinian dengan Prospek Cerah!
Dinnookk | 15 jam yang lalu

Kasus serupa dengan saya wkw

Q & A Tanya Youthmanual: Bedah Jurusan Ilmu Komunikasi
Suho Wife | 20 jam yang lalu

Kak di unbraw nggak ada bisnis internasionalnya ka?

Daya Tampung SNMPTN 2019 di Universitas Brawijaya
Sheila Amadea | 2 hari yang lalu

Hai, aku bantu jawab. Aku Sheila, saat ini mahasiswi Okupasi Terapi UI tahun kedua. Prospek kerja di daerah bukan perkotaan justru besar banget. Kalau bisa dibilang, Okupasi Terapi adalah salah satu jurusan yang jarang ditemui di Indonesia. Di Bogor, tempat tinggalku sekarang aja hanya ada 1 orang Okupasi Terapis di RS, dan belum termasuk mahasiswa yang sedang praktek klinik atau magang di RSJ (dari info yang aku tahu sejauh ini, ya. Mungkin saat ini sudah bertambah di klinik-klinik). Kalau kamu dari daerah yang jauh dari kota, kemungkinannya sangat sangat besar tenaga Okupasi Terapis dibutuhkan. Jadi, kalau kamu tertarik dengan jurusan ini dan saat ini tinggal di daerah bukan perkotaan, ini jadi peluang yang buagus banget buat kamu meningkatkan kesejahteraan daerah kamu sendiri. Semangat!

Mengenal Lebih Dekat Program Studi Okupasi Terapi
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©