Menu

11 Tipe Teman “Toxic Friends” yang Perlu Kamu Waspadai

Berteman memang dengan siapa saja, tapi ada tipe “teman” yang perlu kamu waspadai karena termasuk kategori toxic friends. Nggak semuanya punya niat buruk sih, ada juga teman yang nggak nggak paham bahwa sikapnya bisa membawa pengaruh buruk bagi orang lain atau menyusahkan. Jadi tipe seperti apa yang perlu diwaspadai?

1. Suka ngomongin orang lain.

Dia seru banget, tau segala kabar terkini, tapi ya gitu deh, sering bergosip dan ngomongin orang lain, termasuk temannya sendiri. Percayalah, tinggal menunggu waktu aja sampai giliran kamu yang digunjingin, Atau jangan-jangan udah (diomongin), tapi kamunya aja yang nggak tau. Jleb!

Selain nggak baik, ngomongin orang menghalangi kamu buat maju. Why? Karena kamu jadi merasa lebih baik dari orang yang diomongin tersebut (padahal belum tentyu). Gosipin orang juga nirfaedah, dan bisa membentuk kamu jadi orang yang kurang peka, subjektif, dan tidak fair.

2. Sering komen yang mempermalukanmu atau bikin down.

“Gila, kalau badan gue gembrot kayak lo, gue pasti nggak pede.”

“Lo ikut lomba pidato? Ngomong lo aja masih belepotan, hahaha!”

Temen sih temen, tapi kenapa kalau lagi bareng sama yang lain di sering memperolok kita. Trus, seriiing banget juga dia mengatakan sesuatu yang bikin kita down. Meskipun nggak jarang juga sih dia memuji. Perlahan kepercayaan diri pun terkikis saat temenanan sama dia.

3. Posesif abis

Kamu bakalan diikutin ke mana aja. Giliran kamu bersama teman lain, dia ngambek berat karena merasa ditinggalkan. Gerakan kamu jadi terbatas saat punya teman seperti ini.

4. Kasar dan sering mengajak ribut

Baik saat online maupun saat offline (di dunia nyata), dia gemar mengeluarkan kata kata kasar dan doyan banget berantem sama orang lain. Masalah kecil pun jadi besar dan runyam. Musuhnya di mana-mana, bahkan jika marah dengan teman sendiri pun kasar. Meski sudah diingatkan, ia terlihat nggak berusaha mengubah diri. Dikhawatirkan, masalahnya akan merembet ke kamu.

5. Selalu mengeluh

Dia selaluuuu aja mengeluh. Mulai dari pelajaran yang ribet, tugas yang banyak, capeknya ikut ekskul, pengurus organisasi yang nggak becus, sistem SBMPTN baru yang menyusahkan, jalanan macet, dan lainnya. Sampai kayaknya nggak ada optimis -ptimisnya. Keselnya lagi, saking banyaknya ngeluh, aksinya hampir nggak ada.

Ada juga sih, orang yang hobi mengkritik dan mengeluh karena memang toleransinya rendah dan mudah merasa terganggu. Tapi setidaknya mereka tetap optimis dan terus berbuat sesuatu untuk mengatasi keluhan.

Eniwei, temenan sama si tukang ngeluh serasa dunia tambah panas dan aura happy jadi terserap. Ngeri!

6. Kurang menghargai prinsipmu

Misalnya, kamu ngak suka rokok dan berkomitmen untuk nggak merokok, tapi dia terus-terusan menawarimu rokok. Atau saat kamu beribadah, dia suka menyindiri bahwa kamu sok alim.

Ya, mungkin saja kita memiliki cara pandang dan prinsip yang berbeda sama teman sendiri. Tapi akan kelihatan mana teman yang menghargai, mana yang tidak.

7. Melakukan perbuatan kriminal

Jika dia memakai obat obatan, berlaku abusive pada orang terdekat, suka mengambil barang atau uang yang bukan miliknya, ikutan tawuran, dan beberapa kali menipu orang lain dengan sengaja, maka perbuatannya bisa terbilang “kriminal”. Mungkin kadarnya sekarang kecil-kecilan, tapi bisa saja suatu saat terjadi eskalasi dalam aksi yang dikerjakan.

8. Bully

Teman kamu adalah seorang bully. Ia suka menjatuhkan, menggencet, mempersulit hidup orang orang yang lebih lemah dibanding dirinya.

9. Sering mengajak ke hal yang kurang baiq

Teman kamu ini tipe orang yang suka mencoba hal baru, tapi sayangnya dia nggak menyortir apakah hal tersebut positif atau negatif.  Dia ingin menjadi populer, dengan jalan apapun. Sialnya, dia seriiiing banget mengajak kita ke hal yang kurang baik. Segala bujuk rayu pun dikerahkan pada kita.

10. Drama king/queen

Inilah tipe teman yang hidupnya lebih drama dari drakor, lebih heboh dari ftv, dan lebih ruwet dari serial Netflix. Perkara kecil aja dihadapi dengan superduper lebay. Ini menguras tenaga dan pikiran, lho. Sebab nggak jarang teman teman di sekitar pun jadi terseret dengan drama yang ia buat sendiri. Apalagi dia tipe orang yang meminta perhatian lebih dari teman. Curhat pun bisa berjam-jam. Duh!

11. Bohong dan ingkar

Nggak tau lagi mana perkataannya yang benar dan yang mana yang halu alias bohong. Sudah begitu, kalau berjanji sering meleset. Yang model seperti ini sulit diandalkan.

***

Kesebelas tipe teman di atas perlu kamu waspadai. Bukan berarti nggak boleh berteman, dan jangan juga dimusuhin. Tapi untuk menjadi dekat kamu perlu pikir dua kali, karena mereka bisa membawa aura negatif.

Kalau yakin bisa membuat mereka berubah menjadi lebih baik, kamu bisa mencobanya. Tapi kalau kamu merasa justru bakal banyak sisi negatifnya dekat dengan teman seperti itu, apalagi kalau kamu berpotensi ikutan terbawa, mendingan agak jaga jarak.

Di samping itu, kamu juga harus waspada dan mawas diri, supaya karakter “toxic friends” nggak ada pada dirimu. Setuju?

(sumber gambar: pexels.com)

LATEST COMMENT
Fajar Haryadi | 8 jam yang lalu

UI itu secara resmi masuk Provinsi DKI Jakarta (meskipun sebagian kampus dan rektorat masuk Depok). Hanya warga DKI Jakarta saja yg bisa mendaftar SNMPTN ke UI. Sementara ITB itu kampus utamanya di Kota Bandung.

UI Versus ITB, Mana yang Lebih Unggul?
Aldayra Putri | 1 hari yang lalu

di desain interior ini nantinya bekerja sebagai apa ya?

Mengenal Jurusan Desain Interior Lebih Dalam dan Prospek Kerjanya di Masa Depan
Dhania Nur Indah | 1 hari yang lalu

Kak maksudnya pengetahuan umum itu apa ya?materinya apa aja ya kak?

Serba Serbi Selma dan Sekolah Vokasi Universitas Brawijaya 2019
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©