Menu

10 Momen dan Hal Penting di Kelas 10 yang Jangan Sampai Kamu Sia-Siakan

Selamat, kamu telah masuk SMA! Jangan berleha-leha gaes, sebab kelas 10 merupakan masa penting di SMA. Yup, meskipun biasanya orang fokus dengan kelas 12 dan segala keribetannya, tapi ternyata kunci sukses ada pada momen di kelas 10. Inilah yang perlu kamu perhatikan pada tahun pertama SMA.

1. Masa perkenalan siswa baru.

Walau MOS (harusnya) sudah tidak ada lagi, tapi tetap ada yang namanya perkenalan siswa barudengan kegiatan dan tujuan yang lebih faedah.

Biasanya, terdapat rangkaian kegiatan legal dari sekolah yang bakalan memberikan informasi dan pengalaman kepada siswa kelas 10 seputar kehidupan SMA. Kalau kamu beruntung, ada alumni atau "bintang tamu" yang diundang untuk sharing dan memberikan inspirasi.

Nah, bakalan ada siswa yang malas-malasan, bahkan memilih “bolos” dari kegiatan ini. Padahal info yang didapatkan dari masa ini berfaedah dan bisa menginspirasi kamu.

2. Pilah–pilih ekskul dan organisasi kesiswaan.

Di kelas 10, kamu juga akan mengeksplorasi berbagai kegiatan luar kelas, untuk kemudian kamu pilih. Manfaatkan dengan baik periode “browsing” ekskul ini dengan menelusuri sebanyak-banyaknya kegiatan. Nggak ada salahnya, mencari tahu aktivitas di luar comfort zone atau minat kamu. Misalnya, walau kamu nggak pernah kepikiran gabung klub Pecinta Alam atau OSIS/MPK, nggak ada salahnya mencari tahu tentang keduanya, atau mampir ke booth mereka. Kenapa?

a. Pertama, mungkin aja kamu menemukan minat baru. You’ll never know if you never try, ‘rite?

b. Kedua, meskipun bukan minatmu, nggak ada salahnya membuka wawasan plus menambah kenalan. Setidaknya kamu jadi tahu, apa aja kegiatan Pecinta Alam, atau jadi kenalan sama senior OSIS. ‘Mayan, ‘kan?

c. Kamu harus mengeksplorasi dan memilih ekskul yang tepat, supaya bisa menjalani dengan enjoy dan sungguh-sungguh. Sebab pengalaman organisasi dan ekskul akan berpengaruh banget lho, untuk perkembangan karakter dan skill kamu. Kamu pun bisa berprestasi di situ. Jadi jangan batasi kesempatan untuk mengeksplorasi berbagai kegiatan.

3. Mengejar ilmu, dan perhatikan nilai.

Kesalahan yang sering terjadi sama siswa SMA adalah: baru belajar dengan sungguh-sungguh dan menjaga nilai di kelas 12. Padahal dalam SNMPTN atau seleksi PTS, nilai rapor kamu dilihat dari semester 1 kelas 10. Jika kamu ingin masuk PTN atau PTS melalui seleksi nilai, maka kamu harus benar-benar memperhatikan hasil rapor kamu sejak awal.

Dan yang lebih penting lagi, pelajaran di kelas 10 bakalan menjadi dasar untuk materi-materi selanjutnya. Jadi kamu mesti benar-benar menguasainya, sebelum lanjut ke materi yang lebih kompleks. Berdasarkan pengalaman pribadi kami, kalau  terlalu nyantai di awal dan menggampangkan, ujung-ujungnya bakal kerepotan mengejar ketinggalan pelajaran.

4. Pertukaran pelajar dan beasiswa.

Kesempatan pertukaran pelajar dan beasiswa juga dimulai sejak kamu kelas 10, seperti program Bina Antarbudaya (AFS dan YES) dengan periode pendaftaran Juli 2018 hingga September 2018. Nah,  siswa yang bisa ikutan seleksi hanya kelas 10, dan proses seleksinya cukup panjang.

Kelar seleksi, baru pertukaran pelajar dilakukan di tahun depannya alias pas naik ke kelas 11. So, mulai buka mata dan telinga deh, terhadap kesempatan di bidang pendidikan.

5. Mulai tentukan goal dan planning.

Jangan sampai kelas 10 mu berakhir tanpa ada arah dan rencana yang jelas. Tentukan goal yang ingin kamu capai, atau setidaknya tujuan jangka pendek. Misalnya, kamu ingin jadi pengurus OSIS, mencapai nilai sekian, berpartisipasi di kegiatan X, dan mengembangkan skill bahasa asing. Nah, kamu perlu bikin rencana untuk mewujudkan itu semua. Semua butuh niat, perencanaan, dan usaha, gaes. Nggak bisa instan kayak kopi sachetan.

Kalau kamu sudah terbiasa mengatur waktu, kesibukan, dan rencana sejak awal kelas 10, maka akan lebih mudah untuk menjalankan semuanya pada tahun-tahun berikutnya.

6. Mula eksplorasi program studi dan cita–cita.

Bisa jadi kamu sudah punya cita–cita, bisa juga belum. Terus lah menggali informasi mengenai bidang yang kamu sukai. Nggak ada kata terlalu awal buat mencari tahu soal pekuliahan, kampus,  dan berbagai program studi.

Masalahnya, nggak sedikit anak kelas 10 yang masih blank, ora mikir soal kuliah, dan menganggap hal tersebut adalah urusan anak kelas 12. Anggapan seperti itu salah, gaes.  

7. Eksplorasi diri.

Kamu juga perlu melakukan eksplorasi internal. Seperti apa kekurangan dan kelebihanmu, apa yang menarik minatmu, dan apa bakatmu. Mencoba hal baru, mengevaluasi halhal yang telah kamu jalani, dan mengikuti asesmen kepribadian minat dan bakat merupakan cara untuk mengeksplor dan mengenal dirimu. Untuk asesmen bisa kamu lakukan di Youthmanual.

Bahkan kami punya modul asesmen khusus untuk mengenali gaya belajar yang paling pas untukmu. Hal ini penting, lho, gaes. Supaya proses belajar bisa lebih efektif.

8. Cari mentor.

Sebagai junior, kamu memiliki privilege untuk mendapat bimbingan dari senior. Nah, ini pula salah satu manfaat ikutan kegiatan atau komunitas di sekolah, kamu bisa mengenal kakakkakak angkatan dan menjadikan mereka sebagai mentor kamu. Dari mulai minjem buku, nanyananya tips menghadapi ujian, sampai belajar materi pelajaran/skill yang menurutmu sulit.

9. Gabung dengan kepanitiaan

Beda dengan ekskul dan OSIS yang memiliki sistem organisasi, kepanitiaan sifatnya per proyek. Dalam kepanitiaan, kamu menduduki posisi tertentu seperti divisi humas, keamanan, dan lainnya. Umumnya, panitia berasal dari lintas angkatan.

Kenapa ikutan kepanitiaan penting? Karena ini adalah salah satu cara untuk latihan bekerja. Dalam kepanitiaan, biasanya kamu memiliki job desk tertentu, harus bekerja sama dengan rekan sesama panitia, berhubungan dengan pihak luar, memiliki target yang mesti dipenuhi, dan hasil pekerjaannya akan dievaluasi. Nah, pengalaman ini mirip dengan kerja profesional, dan juga akan mengasah soft skill kamu. Di antaranya, kemampuan komunikasi dan kolaborasi.

10. Kenalan dengan angkatanmu.

Walau mulai disibukkan dengan kegiatan akademik dan luar kelas, jangan lupakan teman-teman seangkatan. Kenalan dengan mereka, buka diri untuk bergaul dengan siapa saja. Jangan batasi diri untuk bergaul dengan anak ekskul atau komunitasmu.  

***

10 hal di atas nggak hanya berfaedah bagi masa depanmu, tetapi juga memberikan pengalaman seru dan tak terlupakan di tahun pertama SMA.

(sumber gambar: adorethem.com)

LATEST COMMENT
Tisam Ali | 10 menit yang lalu

Maaf, revisi, untuk SIMAK UI menggunakan sistem minus. Salah = minus 1, benar = plus 4.

Serba-Serbi Seleksi Mandiri Universitas Indonesia (SIMAK UI) 2019
Tisam Ali | 11 menit yang lalu

Iya, ada 84 kursi prodi Sosiologi ULM pada SBMPTN 2019. Sebelumnya, ULM hanya memiliki prodi Pendidikan Sosiologi. Jadi, mungkin saja mereka mengembangkan diri dengan membuka prodi baru yang sejalan. Masuk prodi baru memiliki sisi plus minus, seperti tidak ada atau minimnya ulasan mengenai prodi tersebut. Jadi kamu harus lebih aktif mencari informasi ke pihak kampus ULM. Semoga berhasil Risma :)

Plus-Minus Kuliah di Jurusan Baru
Tisam Ali | 16 menit yang lalu

Mungkin saja. Bahkan ada pelajar SMK yang masuk HI di universitas swasta. Cek saja persyaratan masing-masing perguruan tinggi.

5 Tanda Bahwa Jurusan Hubungan Internasional Cocok Buat Kamu
Tisam Ali | 17 menit yang lalu

Secara umum penilaian utama adalah skor UTBK. Selain itu, tidak ada masalah untuk memilih kampus di daerah apapun. Untuk lebih pastinya, kamu cek ke kampus yang dituju.

Pengertian Keketatan Persaingan, Daya Tampung, dan Peluang dalam SNMPTN, SBMPTN, dan Seleksi Mandiri
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©