Menu

Ujian Nasional Perbaikan (UNP) 2018: Siap Ikutan Ujian Lagi?

Ujian Nasional 2018 memang sudah kelar, tapi sebentar lagi bakalan ada UNP alias Ujian Nasional Perbaikan. Seperti apakah UNP dan siapa saja yang boleh ikutan?

Yup, UN 2018 berlangsung pada 2 - 5 April (SMK) dan 9 - 12 April (SMA/MA) lalu. Hasilnya pun telah diumumkan. Secara keseluruhan, hasil UN belum memuaskan, apalagi tahun ini nilainya cenderung turun. Di Jawa Timur, misalnya, dari 172,105 siswa SMA yang mengikuti UN, 146,183 di antaranya mendapat nilai mata pelajaran di bawah 55. Sedangkan dari 220,958 siswa SMK yang mengikuti UN, terdapat 174,283 siswa yang nilai mata pelajarannya di bawah 55. Namun jangan khawatir, bagi yang ingin memperbaiki, ada kesempatan buat ikutan Ujian Nasional Perbaikan. Simak Informasi seputar UNP 2018.

* UNP hanya berlaku untuk jenjang SMA dan SMK. Kok, SMP nggak bisa, kak? Soalnya, setelah jenjang SMP masih ada SMA. Nah, mereka masih bisa mengejar prestasi di bangku SMA. Sementara nilai UN SMA sangat penting, meskipun nggak menentukan kelulusan.

Baca deh: Mengapa Ujian Nasional Penting Walau Nggak Menentukan Kelulusan?

* Ada dua jadwal UNP, yaitu tanggal 24 - 26 Juli 2018 (Selasa-Kamis) atau 27 - 29 Juli (Jumat-Minggu). Peserta bisa memilih salah satunya.

* Kamu yang nilai mata pelajaran di UN belum mencapai 55 bisa mengikuti UNP. Begitupula yang kemarin belum ikutan UN atau ada ujian mata pelajaran yang belum diikuti karena sakit.

* Yang nilainya sudah mencapai 55 ke atas juga masih bisa ikutan UNP. Siapa tahu aja, kamu mau melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi yang mensyaratkan nilai minimum UN, seperti Akademi Kepolisian. Nah, kamu boleh tuh, mengikuti UNP dengan harapan bisa mencapai  target nilai tersebut.

* Nantinya nilai UNP akan dilaporkan dalam SHUN atau Sertifikat Hasil Ujian Nasional. Nilai yang diambil adalah yang tertinggi. Misalnya, pada UN nilai Matematika kamu 54, namun pada UN perbaikan menjadi 50. Maka yang dimasukkan adalah 54.

* Kamu nggak harus ikutan semua mata pelajaran, cukup mapel yang nilainya belum memenuhi target atau belum diikuti aja.

* UNP dilakukan dengan berbasis komputer. (UNBK)

* Kisi-kisi ujiannya sama dengan UN 2018. Bagi yang ikutan UN 2018 tentu sudah punya gambaran tingkat kesulitan soalnya. Yes, ujian Matematika tetap ada soal isiannya.

* Kamu hanya diberi satu kesempatan buat ikutan Ujian Nasional Perbaikan, manfaatkan sebaik-baiknya peluang ini.

* UNP tidak dipungut bayaran alias gratis.

Bagi yang mau ikutan UNP, simak tips berikut ini:

1. Kamu masih memiliki waktu sekitar 2.5 bulan untuk mempersiapkan diri menghadapi UNP.

2. Manfaatkan waktu yang senggang (udah nggak sekolah dan SBMPTN sudah lewat) untuk fokus ke UNP.

3. Evaluasi performa kamu saat UN kemarin. Catat materi apa saja yang jadi kelemahan kamu atau belum dikuasai.

4. Banyak lah latihan mengerjakan soal UN.

5. Kamu bisa belajar ke senior atau teman yang menguasai materi.

6. Jaga kesehatan dan pastikan kamu fit saat ujian, supaya hasilnya maksimal.

Semoga berhasil, gaes!

LATEST COMMENT
Maulida Nur Perdani | 1 jam yang lalu

bantu jawab ya.. kalau memang hanya minat di rumpun soshum, ambil soshum saja bisa kok, gak harus ipc ^^

Strategi Sukses IPC di SBMPTN Serta Pertimbangan Memilih IPC
Anisa | 11 jam yang lalu

Kk aku kan dari jurusn ipa, tapi pas mau kuliah mau ngambil soshun, itu apakah harus utbk nya sohsun atau ipc kk?

Strategi Sukses IPC di SBMPTN Serta Pertimbangan Memilih IPC
Tisam Ali | 18 jam yang lalu

Apakah masih bisa diubah? Jika ya, silakan coba di prodi yang lain. Namun apabila telah telanjur dan tidak bisa diubah, maka saran saya coba jalani. Bulatkan tekad untuk menjalani perkuliahan. Dari situ, kamu benar-benar dapat mengetahui apakah salah jurusan atau ternyata bisa dijalani.

Balada Salah Jurusan Kuliah dan Solusinya. Nggak Harus Pindah Jurusan, Kok!
Tisam Ali | 18 jam yang lalu

Hai Kristin, untuk teknis pengisian, bisa kamu tanyakan ke pihak kampus. Kebanyakan kampus sudah menerapkan pengisian berbasis komputer secara online. Ada pula yang masih mengisi secara manual (tertulis).

Strategi Mengisi KRS: Memilih Mata Kuliah dan Menentukan Jumlah SKS
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©