Menu

Terpilih Menjadi Ketua Organisasi? Lakukan 5 Hal Ini Di Awal Masa Kepemimpinan Kamu

Memutuskan untuk menjadi pemimpin dalam suatu organisasi adalah tanggung jawab besar. Bukan hanya tanggung jawab kepada organisasi yang kamu pimpin, tapi kamu juga harus bertanggung jawab untuk membagi waktu antara kegiatan organisasi dengan jadwal belajar supaya nilai-nilai nggak anjlok. 

But leaders gotta lead, right? Daripada mundur dari tantangan menjadi seorang pemimpin, mendingan kamu maju terus dan membuktikan diri untuk menjadi pemimpin yang baik.

Berikut langkah awal yang bisa kamu lakukan di awal kepemimpinan kamu. Harapannya, hal ini bisa mempermudah kamu dalam menjadi pemimpin di sekolah atau kampus.

1. Meminta restu kepada orang tua atau keluarga

Kedengarannya lebay ya, sob? Tapi ternyata nggak sama sekali!

Kamu harus melakukan hal ini agar lingkaran terdekat kamu, yaitu keluarga, bisa memberikan dukungan atas keputusan kamu ini. Dukungan ini bakal terasa ketika kamu mengalami hal berat selama masa kepemimpinan. Misalnya, harus pulang malam karena sibuk memimpin rapat, nilai yang agak terganggu selama masa memimpin atau mungkin feeling down ketika salah satu program kerja kamu berantakan.

2. Ucapkan terima kasih dan galang dukungan dari anggota tim

Setelah terpilih, bukan berarti kamu berhenti berkampanye atau mempromosikan program kamu, lho. Justru menggalang dukungan dimulai lebih keras ketika kamu terpilih menjadi seorang pemimpin. Ucapkan terima kasih kepada anggota tim. Minta mereka untuk "mengawal" kamu selama masa kepemimpinan.

Saran saya, ucapkan terima kasih secara personal kepada masing-masing anggota dan pastikan kamu menjadi seorang pemimpin yang mengenal karakter anggota tim kamu satu persatu.

3. Sosialisasikan program dan dengarkan pendapat anggota tim

Setelah terpilih, usahakan kamu mengadakan pertemuan besar untuk mensosialisasikan program kerja kamu. Biasanya, pertemuan awal ini juga ditujukan untuk memilih tim kerja. Menempatkan orang-orang di setiap departemen sesuai dengan passion dan bakat mereka.

Seorang pemimpin yang baik juga harus bisa mendengarkan keinginan dan pendapat anggota timnya. Makanya, program kerja yang kuat biasanya disusun bersama-sama dan bukan memaksakan pendapat satu orang saja.

4. Memperkenalkan diri ke lingkaran yang lebih luas

Setelah terpilih, kamu bisa langsung memeperkenalkan diri ke jajaran guru di sekolah, dosen dan civitas akademik di kampus, komunitas atau organisasi lain. Misalnya, kalau kamu terpilih menjadi ketua UKM olahraga Basket, maka jangan menutup diri untuk bersilaturahmi ke UKM lain.

Kenapa hal ini penting dilakukan? Seorang pemimpin yang baik haruslah siap dipimpin. Maksudnya, kamu juga harus mau merendahkan hati untuk mengambil inspirasi dari pemimpin-pemimpin lainnya. Selain itu, sekarang sudah bukan zamannya berkompetisi, gaes. Melainkan kita harus cerdas berkolaborasi!

5. Mengatur jadwal dan berusaha lebih produktif

Sekarang kamu sudah menjadi pemimpin, lho. Artinya, kamu haruslah bisa memimpin diri sendiri terlebih dahulu. Kalau biasanya kamu telat bangun pagi, usahakan untuk mengubah kebiasaan tersebut. Kalau biasanya kamu mudah emosi, maka usahakan lebih tenang dalam berbagai situasi.

Nggak ada salahnya memanfaatkan teknologi speerti membuat group WhatsApp dengan anggota tim, mendownload aplikasi pengaturan jadwal atau lakukan tips berikut supaya lebih produktif.

 

Baca juga:

 

(Sumber gambar: businessnewsdaily.com, heservicemag.com, lifehack.org)

LATEST COMMENT
Tisam Ali | 6 jam yang lalu

Apakah masih bisa diubah? Jika ya, silakan coba di prodi yang lain. Namun apabila telah telanjur dan tidak bisa diubah, maka saran saya coba jalani. Bulatkan tekad untuk menjalani perkuliahan. Dari situ, kamu benar-benar dapat mengetahui apakah salah jurusan atau ternyata bisa dijalani.

Balada Salah Jurusan Kuliah dan Solusinya. Nggak Harus Pindah Jurusan, Kok!
Tisam Ali | 6 jam yang lalu

Hai Kristin, untuk teknis pengisian, bisa kamu tanyakan ke pihak kampus. Kebanyakan kampus sudah menerapkan pengisian berbasis komputer secara online. Ada pula yang masih mengisi secara manual (tertulis).

Strategi Mengisi KRS: Memilih Mata Kuliah dan Menentukan Jumlah SKS
Syafara nur Jannah | 8 jam yang lalu

Kirain jurusan dokter forensik dibedain jurusan dokter pada umumnya

Mengenal Serba-Serbi Profesi Dokter Forensik
arinal izzay | 14 jam yang lalu

go visit : http://news.unair.ac.id/2018/09/10/manajemen-perhotelan-unair-siapkan-mahasiswa-hadapi-dunia-kerja/

Serba-Serbi Jurusan Perhotelan: Dari Mata Kuliah Hingga Prospek Kerja
Muhammad Qasthari | 20 jam yang lalu

Kalau kita ambil Geoteknik prospek kerja kedepan bisa ke tambang kan ya?

Serba Serbi Cabang Ilmu Peminatan yang Ada di Jurusan Teknik Sipil
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©