Menu

Belajar Listrik, Teknologi, dan Keberagaman Budaya di STT-PLN

Perusahaan Listrik Negara alias PLN sudah menjadi salah satu BUMN dengan nama yang cukup beken di kalangan masyarakat Indonesia. Tapi, tahukah kalian kalau PLN memiliki sebuah institusi pendidikan yang bernaung di bawah Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan (YPK) perusahaan tersebut. Adalah Sekolah Tinggi Teknik PLN (STT-PLN), sebuah institusi pendidikan yang didirikan dengan tujuan sebagai upaya memenuhi tuntutan akan tenaga-tenaga ahli yang terdidik, terampil dan profesional di bidang ketenagalistrikan.

Mulai beroprasi sejak tahun 1998, STT-PLN memiliki tujuan utama membentuk wadah bagi para pakar PLN untuk mentransfer ilmunya kepada generasi penerus, karena PLN sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terbesar dan juga sebagai penyedia tenaga listrik (infrastruktur) merupakan BUMN yang strategis dan padat teknologi. Sayang banget kalau potensi sebesar ini nggak ada yang meneruskan.

Maka itu, STT-PLN sebagai sebuah institusi pendidikan menyediakan program studi-program studi yang sangat relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan zaman. Program studi tersebut adalah:

  1. Teknik Informatika
  2. Teknik Mesin
  3. Teknik Sipil
  4. Teknik Elektro

STT-PLN juga dilengkapi dengan berbagai laboratorium sesuai dengan kebutuhan prgram studi masing-masing seperti laboratorium Teknologi Beton untuk program studi Teknik Sipil, laboratorium Konversi Energi untuk program studi Teknik Mesin, Laboratorium Komputer Multimedia untuk program studi Teknik Informatika, Laboratorium Jaringan Tenaga Listrik untuk program studi Teknik Elektro, serta laboratorium pendukung seprrti Laboratorium Bahasa Inggris, Kimia, dan Fisika Dasar.

Oh ya, karena berada di bawah YPK-PLN, mahasiswa STT-PLN juga memiliki kemudahan akses memasuki instalasi PLN untuk keperluan Kerja Praktik Lapangan dengan pembinaan dari instruktur yang berpengalaman di lapangan.

Perpaduan Teknologi dan Budaya

Ada yang seru nih mengenai kehidupan kampus STT-PLN sendiri. Meski namanya adalah Sekolah Tinggi Teknik dan kondang dengan kurikulumnya yang sangat sesuai dengan kebutuhan industri listrik dan teknologi masa kini, namun STT-PLN ternyata sangat memperhatikan aspek budaya dan interaksi antar mahasiswanya, lho.

STT-PLN memiliki sejumlah organisasi kemahasiswaan yang menampung aspirasi, minat, serta bakat non-akademis dari para mahasiswanya. Beberapa yang paling terkenal adalah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Paduan Suara, serta Himpunan Mahasiswa Daerah (HIMDA). Organisasi-organisasi ini pun kerap mengadakan kegiatan seru nan berfaedah untuk segenap mahasiswa STT-PLN.

Seperti HIMDA misalkan. Menurut Arin Djunaidi, alumni STT-PLN angkatan 2011, acara ulangtahun Himpunan Mahasiswa Daerah adalah salah satu hal terunik dan paling berkesan yang ia rasakan selama kuliah di STT-PLN.

“[Acara ulangtahun Himpunan Mahasiswa Daerah] diadakan dalam seminggu dan tiap hari berbeda-beda daerah. Acaranya berupa pentas seni budaya dan makanan daerah” begitu tuturnya.

Pernyataan ini pun diamini oleh Rikardo Mangansi Sinaga yang merupakan mahasiswa jurusan Teknik Elektro STT-PLN.

“Uniknya di sini tuh ada himpunan mahasiswa daerah yang mewakili dari seluruh daerah dari Sabang hingga Merauke yang menghimpun mahasiswa-mahasiswa yang berasal maupun yang mau belajar serta berbagi pengetahuan di daerah tersebut”

Keberagaman budaya inipun menjadi sebuah keunggulan tersendiri bagi kampus STT-PLN. Karena nggak hanya mahasiswanya diajarkan hard skill mengenai dunia kelistrikan dan teknologi secara umum, tapi mereka juga mendapatkan soft skill mengenai toleransi berbudaya dan bekerjasama.

Artikel ini merupakan hasil kerjasama Youthmanual dengan Sekolah Tinggi Teknik PLN

LATEST COMMENT
Sheila Amadea | 6 jam yang lalu

Hai, aku bantu jawab. Aku Sheila, saat ini mahasiswi Okupasi Terapi UI tahun kedua. Prospek kerja di daerah bukan perkotaan justru besar banget. Kalau bisa dibilang, Okupasi Terapi adalah salah satu jurusan yang jarang ditemui di Indonesia. Di Bogor, tempat tinggalku sekarang aja hanya ada 1 orang Okupasi Terapis di RS, dan belum termasuk mahasiswa yang sedang praktek klinik atau magang di RSJ (dari info yang aku tahu sejauh ini, ya. Mungkin saat ini sudah bertambah di klinik-klinik). Kalau kamu dari daerah yang jauh dari kota, kemungkinannya sangat sangat besar tenaga Okupasi Terapis dibutuhkan. Jadi, kalau kamu tertarik dengan jurusan ini dan saat ini tinggal di daerah bukan perkotaan, ini jadi peluang yang buagus banget buat kamu meningkatkan kesejahteraan daerah kamu sendiri. Semangat!

Mengenal Lebih Dekat Program Studi Okupasi Terapi
priandari | 9 jam yang lalu

sistem penilaian untuk tesnya bagaimana ya kak?

Serba-Serbi Seleksi Mandiri Universitas Airlangga
Puan Nur R | 17 jam yang lalu

Mau tanya kak kalau ketrima sbmptn boleh ikut Ujian Mandiri atau tidak ya?

10 Perubahan Penting SNMPTN dan SBMPTN 2019
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©