Menu

Bisa Nggak, Sih, Anak IPA Lintas Jurusan ke IPS di SNMPTN?

Oleh Ari Candra Arista, penulis HaloKampus, sebuah website yang berisi tentang informasi persiapan menuju jenjang perkuliahan yang terdiri dari informasi mengenai SNMPTN, SBMPTN, Ujian Masuk Perguruan Tinggi, Ujian Nasional, dan sebagainya.

***

Satu hal yang harus kamu lakukan sebelum daftar SNMPTN—bahkan sejak jauh-jauh hari—adalah menentukan jurusan kuliah. Nah, tapi setelah menentukan jurusan kuliah pun, bukan berarti perkara selesai. Kamu harus yakin dulu bahwa jurusan pilihan kamu sesuai dengan salah satu peraturan SNMPTN, yaitu peraturan lintas jurusan. 

Lintas jurusan, tuh, apa sih? 

Pembagian Jurusan di SNMPTN 

Setiap perguruan tinggi negeri (PTN) pastinya menawarkan jumlah jurusan yang berbeda-beda di SNMPTN.  

Sebagai contoh, pada SNMPTN tahun 2015 kemarin, UIN Walisongo menawarkan lima jurusan aja, sementara Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, menawarkan 74 jurusan! Bisa jauh berbeda banget, ‘kan?  

youthmanual snm ptn - ipa - ips

Tapi yang pasti, setiap PTN pasti membagi jurusan-jurusan mereka ke dalam dua kategori: IPA dan IPS 

Umumnya, kategori IPA berisi jurusan bidang sains dan teknologi, seperti Kedokteran, Teknik, MIPA, dan sebagainya. Sedangkan kategori IPS pada umumnya berisi jurusan bidang ilmu sosial dan humaniora, seperti Ekonomi, Komunikasi, Hukum, Budaya dan Sastra, dan sebagainya.  

Tapi hati-hati, karena pengelompokan ini bisa berbeda-beda tiap PTN.  

Misalnya, pada umumnya, PTN memasukkan jurusan Psikologi ke dalam kategori jurusan IPS. Namun, beberapa PTN seperti Universitas Padjadjaran, Bandung, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, dan Universitas Andalas, Padang, memasukan jurusan Psikologi ke dalam kategori jurusan IPA.  

Contoh lainnya, Institut Pertanian Bogor memasukkan semua jurusannya dalam kelompok IPA, lho, termasuk Manajemen, Bisnis, dan Ekonomi Syariah, yang pada umumnya dimasukkan dalam kategori IPS oleh PTN-PTN lain.  

Kalau ragu, kamu bisa cek kelompok jurusan-jurusan berbagai PTN di  website SNMPTN ini

Nah, jurusan yang kamu inginkan masuk dalam kategori IPA atau IPS? 

Jadi, di SNMPTN, Bisa Lintas Jurusan Nggak, Sih? 

Setelah tahu apakah jurusan pilihanmu masuk kategori IPA atau IPS, tinggal cocokkin sama jurusan SMA kamu, deh. Kalau jurusan SMA kamu sama dengan jurusan SNMPTN yang kamu inginkan, berarti udah klop. Tetapi kalau jurusannya berbeda—misalnya, di SMA, kamu masuk kelas IPA, sementara jurusan SNMPTN yang kamu inginkan termasuk jurusan IPS—berarti hal tersebut termasuk lintas jurusan. 

youthmanual ipa ips

Nah, balik lagi ke pertanyaan awal: bisa nggak, sih, lintas jurusan di SNMPTN?  

Jawaban atas pertanyaan tersebut adalah… tergantung 

Panitia SNMPTN menyerahkan aturan mengenai lintas jurusan ini ke PTN sepenuhnya, jadi boleh atau enggaknya tergantung kebijakan masing-masing PTN.  

Tenang, aja. Masing-masing jurusan dalam setiap PTN akan memberikan keterangan, kok, berupa Daftar Jurusan yang Dapat Memilih Program Ini. Jadi berdasarkan keterangan tersebut, kamu bisa menentukan, apakah jurusan di sekolahmu sekarang bisa mendaftar di jurusan PTN impian kamu. 

Supaya ada gambaran, saya kasih contoh kasus jurusan Ilmu Komunikasi di Universitas Padjadjaran (sebagai jurusan IPS) dan jurusan Farmasi di Universitas Gadjah Mada (sebagai jurusan IPA). 

(disclaimer: Data yang disajikan disini adalah data penerimaan SNMPTN sampai dengan tahun 2014. Data tahun 2015 saat ini belum tersedia.) 

1. Jurusan Ilmu Komunikasi di Universitas Padjadjaran. Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran termasuk dalam kategori IPS, tapi kalau kamu lihat kolom Daftar Jurusan yang Dapat Memilih Program Ini, yang boleh memilih jurusan ini bukan hanya anak IPS, tapi juga anak IPA dan SMK yang jurusannya relevan dengan ilmu komunikasi (misalnya, SMK Multimedia, SMK Pertelevisian) 

2. Jurusan Farmasi di Universitas Gadjah Mada. Jurusan Farmasi di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, termasuk dalam kategori IPA, tapi kalau kamu lihat kolom Daftar Jurusan yang Dapat Memilih Program Ini, yang boleh memilih jurusan ini bukan hanya anak IPA, tapi juga anak SMK yang jurusannya relevan dengan ilmu farmasi (misalnya SMK Farmasi, atau jurusan kesehatan lainnya).  

Nah, tapiiii jurusan IPS nggak bisa mendaftar di jurusan Farmasi Universitas Gadjah Mada. 

Setiap kampus punya aturan yang berbeda untuk jurusan-jurusannya. Jadi aturan untuk jurusan Farmasi Universitas Gadjah Mada mungkin berbeda dengan jurusan Farmasi Universitas Indonesia Mungkin berbeda juga dengan jurusan Farmasi Universitas Airlangga, Surabaya. 

Begitu pula Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran. Mungkin aturan jurusan tersebut beda dengan jurusan Ilmu Komunikasi di PTN lain.  

Yang pasti, lintas jurusan nggak selalu berarti anak SMA jurusan IPA ngambil jurusan IPS di SNMPTN. Bisa juga sebaliknya, yaitu anak SMA jurusan IPS ngambil jurusan IPS di SNMPTN. Tapi memang, sih, kasus lintas jurusan IPA ke IPS memang lebih banyak daripada IPS ke IPA.  

Kalau penasaran, kamu bisa lihat-lihat apa saja jurusan PTN yang terima lintas jurusan di website SNMPTN ini. Happy hunting! 

(sumber foto: Perisai 01, Halo Kampus, Opium-Makassar)

LATEST COMMENT
Nancy Tasia Sopaheluwakan | 45 menit yang lalu

Min , saya mau nanya kalau misalnya kita dari semester 1 dan 2 tidak masuk kuliah , apakah di semester 3 kita masih bisa masuk kuliah atau tidak ?

Strategi Mengisi KRS: Memilih Mata Kuliah dan Menentukan Jumlah SKS
Masita | 3 jam yang lalu

Masyaa Allah.. nggak salah aku suka pelajaran biologi.. baca nya aja udah kyk meantang aja,apalagi klw benaran nanti... semoga bisa lah...

Serba-Serbi Menjadi Mahasiswa Biologi
Maya Nainggolan | 7 jam yang lalu

So luck Sothat msi bisa ngisi amunisi utbk :')

UTBK SBMPTN 2020 Tidak Dimajukan. Simak Penjelasannya!
Masbro | 20 jam yang lalu

Terimakasih sudah mau berbagi info <a href="https://www.kampusajaib.com/2017/08/berkas-wajib-untuk-pelamar-bidikmisi.html">syarat kelengkapan berkas bidikmisi</a> kak,

Syarat Kelengkapan Dokumen dan Berkas SBMPTN, SNMPTN, Bidikmisi, Serta Ujian Mandiri
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©