Menu

Serba-Serbi Jurusan Oseanografi—Untuk Kamu yang Ingin “Kenalan” Lebih Jauh dengan Laut dan Seisinya

Pernah dengar jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan‍ atau Teknik Perkapalan? Pastinya udah pernah, dong, ya. Tapi kalau jurusan Oseanografi, gimana?

Wajar, sih, kalau jurusan satu ini masih terdengar asing di telinga kamu. Soalnya, jurusan Oseanografi termasuk salah satu jurusan baru yang ada di perguruan tinggi di Indonesia. Padahal, negara kita adalah negara kepulauan yang dikelilingi oleh lautan. Kalau dipikir-pikir, agak miris, ya?

Buat kamu yang masih galau milih jurusan atau tertarik untuk mempelajari laut lebih jauh lagi, boleh banget, nih, simak serba-serbi jurusan Oceanografi yang dikupas tuntas di bawah ini!

Jurusan Oseanografi itu apa, sih?

Menurut Wikipedia, Oseanografi adalah cabang ilmu Bumi yang mempelajari deskripsi samudra atau lautan. Oseanografi adalah studi dan penjelajahan ilmiah mengenai laut dan segala fenomenanya. Dalam hal ini, pembelajaran dalam Oseanografi mencakup topik seperti organisme laut dan dinamika ekosistem; arus samudra, gelombang, dan dinamika cairan geofisika; tektonik lempeng dan geologi dasar laut; serta arus berbagai zat kimia dan fisika di dalam lautan dan perbatasannya.

1

Lho, berarti jurusan ini beda dengan jurusan Oseanologi atau Ilmu Kelautan?

Beda banget, dong!

Jurusan Oseanologi atau Ilmu Kelautan (dan Perikanan) lebih menekankan pembelajaran pada studi ilmiah, sedangkan jurusan Oseanografi lebih ke arah eksplorasi.

Gini, deh. Gampangnya, yang satu belajar ilmunya, yang satunya lagi belajar penerapannya. Di Oseanologi, kamu bakal banyak belajar ilmu tradisional seperti fisika, kimia, biologi dan geologi ke dalam segala aspek mengenai laut, termasuk biota dan sumber dayanya. Makanya, jurusan ini juga dikaitkan dangan topik perikanan, sehingga kini lebih dikenal sebagai jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan, dan termasuk pada rumpun keilmuan pertanian.

Sedangkan Oseanografi mempelajari berbagai fenomena laut, yang kemudian dapat diaplikasikan ke banyak bidang, seperti rekayasa, lingkungan, bencana laut, perikanan, dan mitigasi bencana. Perilaku laut memang susah untuk diprediksi, gelombang yang tinggi, tenggelamnya pulau-pulau kecil karena kenaikan permukaan laut, badai, tsunami, dan lain sebagainya.

2

Trus, di Oseanografi, bakal belajar apa aja?

Kalau dilihat dari mata kuliahnya, bisa dibilang keilmuan teknik di jurusan Oseanografi sangat terasa. Berikut adalah beberapa mata kuliah penting untuk didalami dalam jurusan ini:

  • Permodelan Oseanografi
  • Survei Oseanografi
  • Komputasi Oseanografi
  • Struktur Bangunan Lepas Pantai
  • Energi dan Lingkungan Laut
  • Geoteknik Pelabuhan Laut
  • Mekanika Fluida
  • dsb.

3

Dan karena topik pembelajaranya yang sangat luas, materi kuiah jurusan oseanografi dibagi menjadi lima kelompok studi, yang terdiri dari:

*Oseanografi kimia (chemical oceanography): mempelajari semua reaksi kimia yang terjadi dan distribusi unsur-unsur kimia di samudera dan di dasar laut.

*Oseanografi biologi (biological oceanography): mempelajari tipe-tipe kehidupan di laut, distribusinya, saling keterkaitannya, dan aspek lingkungan dari kehidupan di laut itu.

*Oseanografi fisika (physical oceanography): mempelajari berbagai aspek fisika air laut seperti gerakan air laut, distribusi temperatur air laut, transmisi cahaya, suara, dan berbagai tipe energi dalam air laut, dan interaksi udara (atmosfer) dan laut (hidrosfer).

*Oseanografi geologi (geological oceanography): mempelajari konfigurasi cekungan laut, asal usul cekungan laut, sifat batuan dan mineral yang dijumpai di dasar laut, dan berbagai proses geologi di laut. Kata lain untuk menyebutkan oseanografi geologi adalah geologi laut (marine geology).

*Oseanografi meteorologi (meteorological oceanography): mempelajari fenomena atmosfer di atas samudera, pengaruhnya terhadap perairan dangkal dan dalam, dan pengaruh permukaan samudera terhadap proses-proses atmosfer.

Seru banget, ‘kan?

Tapi, gimana soal prospek kerja dan karier untuk lulusan Oseanografi kedepannya?

Kamu tahu, nggak, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia masih kekurangan banyak banget Ahli Kelautan‍?

Jadi kalau ditanya soal prospek kerja, bisa dibilang lulusan Oseanografi bakal punya masa depan yang kece badai! Lulusan Oseanografi tentu keahliannya sangat dibutuhkan oleh banyak industri, terutama jika industri tersebut punya hubungan erat dengan laut. Begitu pula jika kamu memiliki cita-cita sebagai seorang peneliti, karena kamu bisa belajar langsung dari berbagai laut yang terbentang di negara kita.

Selain Ahli Kelautan, berikut prospek kerja, profesi dan karier yang bisa dijajal lulusan Oseanografi:

  • Dunia riset sebagai peneliti, seperti di LIPI, BNPB, BMKG, Pusat Pengembangan dan Penerapan Geologi Kelautan,  DIHIDROS TNI AL, Kementrian ESDM, dan BPPT.
  • Dunia industri, dengan profesi sebagai Metocean Engineer, Coastal Modeller, Oceanographic Surveyor, Offshore Navigator, sampai Field Engineer.
  • Tenaga pengajar, yang tentunya mengharuskan kamu untuk menempuh jenjang akademik yang lebih tinggi

4

Wah! Kalau gitu, perguruan tinggi apa aja yang menyediakan jurusan ini?

Sejauh ini, Perguruan Tinggi Negeri yang menyediakan jurusan Oceanografi berakreditasi tinggi adalah Institut Teknologi Bandung‍‍ dan Universitas Diponegoro‍.

FYI, penempatan jurusan Oceanografi pun nggak selalu sama di setiap universitas, ya, gaes. Sebagai contoh, di Institut Teknologi Bandung jurusan Oseanografi berada di bawah payung Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB), sedangkan di Universitas Diponegoro jurusan Oseanografi termasuk bagian dari Fakultas  Perikanan dan ilmu Kelautan (FPIK).

***

Gimana? Tertarik buat kuliah di jurusan Oseanografi?

(sumber gambar: ucsd.edu, fit.edu, ciee.org, offshoreengineering.com)

LATEST COMMENT
Amaliais | 22 menit yang lalu

Kalau sbmptn dah diterima dan sebagai pemohon bidikmisi namun belum verifikasi dan daftar simak bidikmisi dan lolos apakah bisa ambil yg simak bifikmidi dan meninggalkan sbmptn nya ?

Bolehkah Peserta yang Diterima SBMPTN 2019 Ikut Seleksi Mandiri?
Zulva Nur Imawati | 12 jam yang lalu

Makasih kakk udah jawab. Soalnya aku yakin ini jurusan yang aku cari2 sejak dulu. Tapi saya tinggal bukan di perkotaan, agak khawatir sama prospek kerja. Memang sih di daerah saya setelah saya mencari data tenaga kerja RS untuk okupasi terapis tidak ada. Hanya ada fisioterapi itupun hanya 1 orang. Terimakasih kak, semoga dimudahkan sekolahnya. Doakan saya bisa masuk jurusan ini yaa

Mengenal Lebih Dekat Program Studi Okupasi Terapi
Asyila | 14 jam yang lalu

Kalo tembus fkui lewat jalur sbmptn, biayanya semahal di PTS ga sih kak? Jujur aja aku pengen bgt keterima fk cuma kasian papa aku krn mengeluarkan biaya kedokteran ku yg pastinya mahal bgt, dan juga ada ibu dan kakakku yg perlu dinafkahi oleh ayah ku, rasanya aku agak egois ga sih?

Jurusan 101: Tanya Apapun Tentang Jurusan Kedokteran di Youthmanual
Komang S. Satyanata | 15 jam yang lalu

Mohon maaf Baru balas Bantu jawab, Boleh ttapi alangkah baiknya bila ambil aja sbm nya (A)

Seleksi Mandiri Universitas Udayana 2019: Mulai Dari Syarat Pendaftaran Hingga Program Studinya
Sabrina Halimatus Sakdiyah | 15 jam yang lalu

Saya bingung nanti setelah lulus SMA saya ngambil jurusan apa. Kata temanku dan guru seniku gambaran saya bagus tapi menurutku biasa aja soalnya saya melihat temen selain kelasku ada yang lebih bagus dari saya malah jauh lebih bagus. Saya sih pengen banget jurusan kecantikan tapi takut salah melangkah jauh. Tolong saran untuk saya?

8 Pekerjaan yang Banyak Dibutuhkan di Tahun 2020
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©