Menu

Serba Serbi Cabang Ilmu Peminatan yang Ada di Jurusan Teknik Sipil

Berbicara mengenai program studi Teknik Sipil, program studi ini ternyata adalah salah satu program studi tertua di Indonesia, gaes. Teknik Sipil sendiri merupakan cabang ilmu keteknikan yang mempelajari proses merancang, membangun, serta merenovasi suatu bangunan. Nggak cuma bangunan gedung aja, sih. Tapi juga termasuk infrastruktur jalan, jembatan, bendungan, serta infrastruktur lainnya.

Yang lebih uniknya lagi, Teknik Sipil itu punya peran yang sangat penting terhadap kehidupan manusia, ilmunya berkembang sejalan dengan kebutuhan dan pergerakan manusian dan kemajuan teknologi transportasi pun akan berpengaruh pada pembangunan infrastruktur, seperti perluasan jalan, pembangunan jalan toll, underpass, flyover, dan sebagainya.

Anyway, program studi yang banyak banget peminatnya ini sebenarnya terbagi ke dalam beberapa cabang ilmu terpisah, lho. Biar kamu nggak pusing tujuh keliling ditengah jalan saat memasuki program studi ini. Lihat dulu deh, apa saja yang dipelajari di program studi Teknik Sipil berikut ini

1. Struktur Bangunan

Untuk membangun gedung, bandara, rumah, dermaga, pelabuhan, stadion, dan berbagai bangunan lainnya, mahasiswa Teknik Sipil harus belajar tentang mekanika struktur, struktur beton, struktur kayu, maupun struktur baja lengkap beserta dinamikanya.

Nggak cuma itu, kamu akan mempelajari tentang respon material bangunan terhadap beban yang diterimanya, sehingga bangunan tersebut bisa berdiri tegak kokoh dengan kerusakan minimal saat terjadi gempa atau bencana.

Pada cabang ilmu sipil ini juga dipelajari tentang perencanaan profil dan pemodelan struktur bangunan, jembatan, jalan, terowongan, dan berbagai infrastruktur publik yang lain—mulai dari pembangunan pondasi hingga siap digunakan.

2. Geoteknik

Geoteknik

Geoteknik merupakan ilmu tentang struktur dan sifat tanah dan batuan dalam fungsinya sebagai penopang bangunan yang berdiri di atasnya. Di sini kamu bakal belajar tentang segala hal yang berada di bawah permukaan tanah seperti dinding penahan tanah, pondasi, mekanika tanah, dan berbagai pekerjaan yang berhubungan dengan tanah.

Kalau mendalami cabang ilmu sipil yang satu ini, kamu juga mendalami investigasi lapangan penyelidikan keadaan tanah, meneliti tanah di laboratorium, hingga merencanakan konstruksi galian, terowongan batuan, terowongan tanah lunak, bendungan tanah, bendungan batuan, dan lain-lain.

Intinya, kamu akan menganalisis sifat tanah dan menentukan apakah struktur tanah di suatu tempat sesuai dan baik untuk mendirikan sebuah bangunan atau tidak.

3. Transportasi

Mahasiswa Teknik Sipil yang mendalami cabang ilmu ini mempelajari tentang sistem Transportasi akan belajar tentang pemodelan transportasi, sistem transportasi, konstruksi bandara, jalan rel, geometrik jalan raya, konstruksi jalan raya, hingga rekayasa lalu lintas.

Selain itu, kamu juga akan belajar bagaimana perencanaan hingga penerapan ilmu transportasi dalam kehidupan manusia.

4. Manajemen Sumber Daya Air

Cabang ilmu Teknik Sipil yang satu ini lebih dikenal dengan nama Hidrologi, Hidrolika, atau Rekayasa Pengairan, gaes. Manajemen Sumber Daya Air menitikberatkan prinsip dasar pengembangan dan pengelolaan sumberdaya air dengan memperhatikan aspek hidrologi, hidraulika, pola pemenuhan kebutuhan, kelembagaan dan perundangan terkait serta penyusunan strategi pengembangan pemanfaatan sumber air.

Secara spesifik, ilmu hidrologi mencakup hal-hal yang terkait dengan curah hujan, cuaca, banjir, debit air sungai, dan lain-lain. Sementara, Hidrolika lebih berkenaan dengan tekanan air, sifat material air, daya dorong air, dan lain sebagainya.

Dengan kata lain, di sini kamu akan konsentrasi belajar tentang air, pengendalian, distribusi, hingga permasalahannya.

5. Manajemen Konstruksi

manajemen konstruksi

Cabang ilmu Manajemen Konstruksi jadi penentu apakah suatu proyek konstruksi bisa selesai tepat waktu atau tidak. Dari sini, kamu mempelajari tentang penjadwalan pekerjaan, rancangan anggaran biaya proyek, pengembalian modal, perizinan bangunan, pengorganisasian pekerjaan dilapangan, monitoring proyek konstruksi hingga aspek hukum dalam pembuatan dokumen lelang.

For your information, dari cabang ilmu sipil inilah terlahir para manajer proyek pembangunan ataupun manajer proyek pada perusahaan konstruksi, gaes.

6. Teknik Lingkungan

Ketebak dari namanya? Yups, benar! Pada cabang ilmu ini, kamu bakalan mempelajari tentang isu-isu lingkungan. Mulai dari teknik penyehatan, polusi udara, polusi suara, pencemaran sungai, pengelolaan air kotor, pengelolaan limbah, serta sarana dan prasarana air bersih.

Untuk mengenal lebih dekat dengan program studi Teknik Lingkungan, kamu bisa baca di: Jurusanku: Teknik Lingkungan Universitas Brawijaya, Ita Prihandani.

7. Informatika Teknik Sipil

Peminatan Informatika Teknik Sipil sangat cocok buat kamu yang tertarik dengan komputer dan bangunan. Soalnya, cabang ilmu yang masih terbilang baru ini mempelajari tentang penerapan komputer untuk pemodelan atau perhitungan suatu sistem dalam proyek pembangunan maupun penelitian.

Mahasiswa Teknik Sipil yang mendalami Informatika akan berkawan akrab dengan hal-hal terkait Pemodelan struktur bangunan (CAD), pemodelan limbah atau pergerakan air tanah, ataupun pemodelan lingkungan (GIS).

***

Well, itulah 7 cabang peminatan yang ada di program studi Teknik Sipil. Dari semua itu, cabang ilmu mana, nih, yang paling menarik minatmu? Ups, kamu sendiri udah mantab belum sih, mau kuliah di program studi Teknik Sipil? Jangan sampai kamu udah memilih cabang ilmu-nya tapi masih ragu-ragu sama program studinya. Hehehe.

 

Baca juga:

 

(Sumber gambar: youtube.com, autodesk.com, cm-assoc.net)

LATEST COMMENT
Betta Agustina | 4 jam yang lalu

Kurang suka menghitung tapi suka lebih suka cari kesalahan atau suka memacahkan masalah

13 Ciri Kamu Cocok Kuliah di Jurusan Teknologi dan Komputer
Dwisat Wulandari | 6 jam yang lalu

Iya bener tuh lebih baik UTBK diadakan tahun depan biar siswa gak pusing "

UTBK SBMPTN 2020 Tidak Dimajukan. Simak Penjelasannya!
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©