Menu

Pilah-Pilih Kampus Perhotelan: Ini yang Perlu Kamu Pertimbangkan

Potensi pariwisata Indonesia sangat besar, makanya industri hospitality gencar dikembangkan. Untuk itu, tenaga kerja lulusan bidang perhotelan dan wisata sangat dibutuhkan. Ada banyak politeknik dan sekolah tinggi dengan fokus perhotelan dan pariwisata.

So, sebelum memilih salah satunya, kamu perlu mempertimbangkan hal-hal berikut ini.

1. Program yang ditawarkan

Yup, kamu perlu tahu apa saja jurusan atau prodi yang ada di kampus tersebut. Trus, ragam programnya, seperti D1, D3, atau Sarjana Terapan alias D4. Misalnya, di Politeknik Sahid (Pariwisata), ada Program Studi Perhotelan D1, D3, dan D4, serta program studi Perjalanan Wisata D1, D3, dan D4. Nah, kamu tinggal sesuaikan dengan yang dituju.

Apakah ingin masuk D1 Perhotelan yang pendidikannya hanya setahun, D4 Perhotelan selama 4 tahun, atau D3 Perjalanan Wisata dengan masa studi 3 tahun? Tentu ini akan mempengaruhi skill yang didapatkan dan peluang karier. Semakin tinggi level dan skill-nya semakin tinggi pula peluang posisi kerjanya.

2. Akreditasi kampus

Ini memang bukan pertimbangan utama. Akreditasi A, secara formal memang baik karena kampus tersebut dianggap memenuhi kriteria. Namun perlu diingat bahwa biasanya kampus baru belum mendapat akreditasi yang tinggi.

Maka dari itu, akreditasi bisa kamu gunakan sebagai acuan dalam melihat kualitas pengajar, fasilitas dan sarana pendukung pembelajaran, program yang ditawarkan, sampai jumlah alumni yang terserap oleh industri dalam jangka waktu tertentu. Jika akreditasinya baik, maka sudah bisa dipastikan bahwa indikator penilaian di atas juga baik, bukan?

 3. Sertifikasi keahlian

Kamu juga perlu mengecek apakah bisa mengambil sertifikasi keahlian atau kompetensi kerja di kampus. Sertifikasi keahlian ini penting karena bisa menjadi modal untuk bekerja, lho. Sebagai contoh, di Politeknik Sahid terdapat LSP atau Lembaga Sertifikasi Profesi dengan 6 bidang uji kompetensi yaitu F & B Service, Food Product, Front Office, House Keeping, Pastry, serta Tour & Travel.

4. Kesempatan praktik kerja saat kuliah

Beda dengan kebanyakan prodi yang mengandalkan buku dan perkuliahan di kelas, ilmu Perhotelan dan Pariwisata justru lebih banyak didapat dari pengalaman kerja bekerja. Jadi kamu perlu cari tahu nih, seberapa banyak praktik yang dilakukan di kampus dan apakah ada program magang atau kerja saat kuliah.

Idealnya, kampus memiliki program praktik memadai yang ditunjang dengan fasilitas, serta kegiatan magang. Misalnya, di hotel atau agen pariwisata. Oke banget kalau kamu masuk ke kampus seperti Politeknik Sahid. Nggak sekadar punya dapur atau ruang praktik, Politeknik Sahid memiliki “laboratorium praktik” superbesar dan superlengkap yaitu Sahid Hotel Group. Jadi selain kuliah, mahasiswa berkesempatan mendapatkan pengalaman praktik kerja di hotel bergengsi. Politeknik Sahid memiliki program kuliah sambil bekerja atau program WBL (Work, Based, Learning) dan program LED (Leadership, Entrepreneurship, Development).

5. Jaringan dan kerja sama industri

Pertimbangan ini berkaitan dengan kesempatan magang, karier dan peluang lainnya. Lihat jaringan dan kerja sama yang dimiliki kampus. Biasanya ini akan sangat bermanfaat saat akan magang. Trus, bisa saja kampus memiliki program kerja sama menarik dengan perusahaan, seperti pelatihan, seminar tes kerja, hingga studi banding.

Seperti Politeknik Sahid yang bekerja sama dengan pelaku industri hospitality tanah air maupun multinasional, seperti Shangri-La, Anta Tour, Marriot, Ayana, The Ritz Carlton, dan lainnya untuk memberikan pelatihan dan kesempatan kerja pada karyawannya. Peluang magang mahasiswa pun nggak hanya tersebar untuk ke berbagai daerah di Indonesia, tapi juga hingga ke luar negeri lho.

Ditambah lagi, Politeknik Sahid juga bekerja sama dengan kampus di luar negeri, seperti Toho International College, Universite Angers, dan Silk Road International University of Tourism.

Nah, dengan 5 pertimbangan tersebut, kamu bisa menentukan kampus Perhotelan yang paling tepat untukmu.

Good luck!

LATEST COMMENT
Eldyn Yusuf | 6 jam yang lalu

Kok kmrn sy ikut ujian kki tapi gaada arahan untuk sjt ya?

Fakta-Fakta Mengenai Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Indonesia 2019
Jevon Eugene | 9 jam yang lalu

Jurusan teknik komputer itu, ada di teknik elektro kah atau di pisah??

Jurusanku: Computer Engineering BINUS University, Marcel Saputra
Retaapnf | 15 jam yang lalu

Sistem informasi bisnis & management ipa/ips ya?

25 Pilihan Jurusan Kuliah Terbaik Untuk Anak IPS
Rachel S | 18 jam yang lalu

Utk prodi soshum gimana kak?

25 Prodi Saintek dengan Nilai UTBK Tertinggi di SBMPTN 2019
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©