Menu

Jurusanku: Mahasiswi Sastra Arab Universitas Indonesia, Fatimah Anisah

Dalam seri "Jurusanku", kamu bisa menelusuri jurusan kuliah lewat cerita mahasiswa dan dosen. Kali ini Nisa, mahasiswi Universitas Indonesia akan berbagi mengenai jurusannya, Program Studi Arab (Sastra Arab).

Sastra Arab? Belajar apaan? Nanti kerjanya apa? Youthmanual menanyakan jawabannya pada Fatimah Annisah (Nisa), alumni SMAN 60  Jakarta yang kini tercatat sebagai mahasiswi S1 Program Studi Arab (atau sering disebut Sastra Arab‍)‍ di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Indonesia. FYI, mahasiswi semester 8 ini bela-belain lho, menunda kuliah selama setahun agar bisa tes ulang dan menembus jurusan yang dicita-citakannnya tersebut.

Jurusanku:

"Di prodi Arab ini tentunya mahasiswa mempelajari bahasa Arab yang dibagi dalam tiga komprehensi, yaitu berbicara, menulis, dan mendengarkan. Fokusnya ke bahasa, dengan tambahan materi seputar budaya, sejarah, serta politik. Bahasa Arab yang dipelajari di jurusanku adalah Arab Fushah Saudi.”

mahasiswi arab

Mata kuliah penting:

“Pertama, KBA atau Kemahiran Bahasa Arab (membaca, menulis, mendengarkan, dan tata bahasa). Mata kuliah ini dari semester 1 hingga 6. Adapula matkul Ikhtisar Sejarah Kebudayaan Arab (IKSA) dan kelas Lingusitik, seperti Fonetik, Fonologi, Semantic dan Pragmatik, serta Sejarah Asia Barat Modern.

Mata kuliah penting lainnya adalah Pranata Arab yang mempelajari politik di Timur Tengah serta Kapita Selekta yang banyak membahas berbagai isu populer di dunia Arab, dari mulai soal perang hingga lifestyle.”

Alasan memilih jurusan ini:

“Menurut gue Sastra Arab pas untuk gue, dari segi skill. Karena gue termasuk orang yang "cepat" (mengerti dan menyerap) saat mempelajari bahasa. Jurusan ini juga sesuai sama karier yang gue inginkan, yaitu di dunia jurnalistik.”

Peminatan dalam jurusan:

“Nggak ada peminatan dalam prodi Arab di UI.”

Tugas kuliah dan tipe ujian:

“Tugas di jurusan ini tergolong santai, sih. Kalau ujiannya sendiri kebanyakan ujian tertulis di kelas. Kadang-kadang take home test (dikerjakan di rumah). Ada juga oral test (ujian lisan) untuk pelajaran berbicara.”

Pelajaran SMA yang membantu di jurusan ini:

“Kayaknya nggak ada. Kecuali kalau berasal dari pesantren (atau sekolah) yang mempelajari bahasa Arab.”

Jurusan yang “mirip” dengan Sastra Arab:

“Jurusan Pengajaran Bahasa Arab yang ada di UNJ, karena jurusan ini juga mempelajari bahasa Arab. Gue nggak terlalu paham detail perkuliahan di sana, tapi kayaknya lebih fokus dalam pengajaran bahasa dan kebanyakan lulusannya menjadi guru bahasa.”

Peluang karier lulusan Sastra Arab:

“Macam-macam banget! Ada yang di kedutaan, ada yang jadi translator, hingga bekerja di stasiun televisi.

Modal yang perlu dimiliki mahasiswa jurusan ini:

Skill bahasa (punya kemampuan atau bakat dalam mempelajari dan menguasai bahasa). Lebih baik lagi jika punya skill bahasa Arab. Kurang lebih, mahasiswanya juga perlu punya sikap percaya diri, rajin, serta serius dalam belajar.”

sastra arab

Miskonsepsi tentang jurusanmu:

“Apa, ya? Kalau dibilang mahasiswanya alim-alim, menurut gue ada benarnya juga. Karena memang rata-rata anaknya pada alim, sih.”

Tips untuk anak muda yang ingin kuliah di jurusan ini:

“Harus giat belajar supaya bisa diterima di jurusan ini. Buat yang masih galau untuk kuliah di Sastra Arab, ikuti aja passion-nya. Karena semua yang dijalani dengan keterpaksaan pasti akan ada limit-nya (tidak maksimal).”

Tertarik sharing mengenai jurusan kuliahmu seperti ini?  Kamu bisa berbagi cerita dan pengalaman di sini

(sumber gambar: dok.pribadi)

LATEST COMMENT
Betta Agustina | 5 jam yang lalu

Kurang suka menghitung tapi suka lebih suka cari kesalahan atau suka memacahkan masalah

13 Ciri Kamu Cocok Kuliah di Jurusan Teknologi dan Komputer
Dwisat Wulandari | 6 jam yang lalu

Iya bener tuh lebih baik UTBK diadakan tahun depan biar siswa gak pusing "

UTBK SBMPTN 2020 Tidak Dimajukan. Simak Penjelasannya!
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©