Menu

Tiga Cara Mudah Mengasah Soft Skill Untuk Berkarier Di Masa Depan

Saat ini, soft skill sangat penting untuk dikuasai oleh lulusan perguruan tinggi. Kemampuan soft skill tidak bisa digantikan oleh robot.

Yups, dibandingkan hasil akademik, soft skill sangat penting untuk kesuksesan dalam berkarier atau berbisnis, lho, gaes. Mulai dari kerja sama, komunikasi, etika dalam bekerja, penampilan, empati, dan kecerdasan emosional.

Nggak hanya itu, soft skill juga dibutuhkan untuk bisa mengaplikasikan kemampuan akademik yang kamu miliki di dunia kerja. Jadi, karena itulah, generasi muda sebaiknya perlu mulai mempersiapkan dan mengasah soft skill mereka sejak dini.

Nah, berikut ini ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengembangkan soft skill-mu.

Mengikuti Kursus

kursus

Nggak hanya belajar di kampus, mengikuti sebuah kursus ternyata bisa membantu kamu mengasah soft skil. Mengikuti kursus pengembangan kepemimpinan dan manajemen bisa mengasah banyak soft skill yang kamu miliki. Diantaranya seperti komunikasi, pemecahan masalah, berpikir kritis, sampai berbicara di depan umum.

Terus, mengikuti program pelatihan dan pengembangan diri juga cukup efektif untuk meningkatkan kesadaran diri dan meningkatkan kemampuan komunikasi.

Menemukan Mentor

mentor

Memiliki mentor yang bisa membimbing (dalam hal karier) juga menjadi salah satu cara terbaik mengembangkan soft skill, lho, gaes.  Wah, kok bisa?

Ya, bisa dong. Soalnya, mentor bisa memberikan bimbingan—baik jangka pendek maupun jangka panjang. Seseorang yang sudah lebih berpengalaman aka mentor juga bisa memberikan inspirasi dan perspektif baru buat kamu.

Seorang mentor bisa menilai dengan objektif dan jujur tentang soft skill yang kamu miliki dan gimana cara mengasahnya. Mereka bisa menilai apa aja kekuatan dan kelemahanmu serta memberikan saran langkah apa aja yang bisa dilakukan.

Menjadi Volunteer

volunteer

Selain mengikuti kursus dan menemukan mentor, meluangkan waktu untuk menjadi volunteer bisa menjadi salah satu alternatif lain untuk mengasah soft skill—yang mungkin tidak akan didapatkan di kampus atau kantor.

Kalau kamu bingung, kegiatan volunteer apa aja sih yang bisa diikutin? Tenang, gaes! Di luar sana banyak sekali kegiatan yang bisa kamu ikutin untuk menjadi volunteer. Diantaranya nih, kamu bisa menjadi volunteer di Taman Baca Masyarakat (TBM) di area sekitar tempat tinggalmu.

Di sana, kamu akan memiliki kesempatan untuk mengaplikasikan keterampilan yang kamu miliki secara langsung di masyarakat. Mulai dari berbagi ilmu dengan anak-anak di taman baca, membersihkan lingkungan sekitar, atau mengecat bagunan TBM (jika memang bangunannya sudah terlihat nggak layak, ya).

Melalui kegiatan volunteer itulah, kamu bersama dengan anggota volunteer yang lain bisa berbagi dengan sesama sekaligus mengasah soft skill. Seperti kerjasama tim, rasa percaya diri, kesabaran, komunikasi dan empati. Keren banget nggak, gaes?

Dengan banyaknya manfaat yang bisa kamu dapatkan, nggak ada salahnya untuk mencoba berpartipasi menjadi volunteer, ‘kan?

Menjadi volunteer untuk tujuan kebaikan bisa membuat kamu menjadi manusia yang lebih berguna dan penuh kasih sayang, lho. hihihi

***

Nah, Itu dia tiga cara sederhana mengasah soft skill-mu untuk bekal di masa depan. Selain itu, cara tersebut juga bisa membuat kamu lebih peka terhadap lingkungan sekitar, lho, gaes.

 

Baca juga:

 

 

(Sumber gambar: uriahtraining.com, accuratehrs.com, events.91springboard.com, marshalltown.unitypoint.org)

LATEST COMMENT
Arif Alfon Gordon | 7 jam yang lalu

Jadi, ketika saya lulus sbm, harus saya lepaskan kak??

Program Bidikmisi Jalur SNMPTN, SBMPTN dan Ujian Mandiri/PMDK/UMPN 2019
Achmad Choirul Huda | 9 jam yang lalu

Min jadi univ mau nerima kita dipilihan kedua kan? Banyak kabar hoax yg bilang gitu :(

Strategi Menentukan Pilihan Pertama dan Kedua pada SBMPTN 2019
Azizah Nur | 11 jam yang lalu

Bismillah maba oseanografi itb 2021:)). O iya kalo oseano di itb tesnya saintek atau soshum?

Serba-Serbi Jurusan Oseanografi—Untuk Kamu yang Ingin “Kenalan” Lebih Jauh dengan Laut dan Seisinya
bae eristhaaak | 11 jam yang lalu

Wahh :') aku tahun ini gak keterima sma negeri walaupun nem bagus tapi karena zonasi dan kurangnya perkiraan. Tapi aku berusaha untuk yakin bahwa semua sekolah sama yang membuat beda adalah isinya atau diri kita sendiri walaupun bakalan masuk swasta semoga ini merupakan jalan terbaik dari tuhan.

Masuk SMA Favorit dan Unggulan, Penting Nggak, Sih?
Dipamustafa | 11 jam yang lalu

pentingan mana sih? daya tampungnya apa peluang(keketatan)?

Pengertian Keketatan Persaingan, Daya Tampung, dan Peluang dalam SNMPTN, SBMPTN, dan Seleksi Mandiri
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©