Menu

Ciri Mahasiswa yang Bakal Sukses dalam Karier dan Bisnis. Apakah Kamu Memilikinya?

Apa yang membedakan mahasiswa yang nantinya akan jadi orang sukses—entah itu karier cemerlang, membangun bisnis sendiri, berhasil menjadi pemimpin atau hal positif lainnya—dengan kebanyakan mahasiswa lain?

Karena kuliah di PTN top? IPK mentereng? Ah, bukan jaminan juga! Malah ada lulusan cumlaude yang justru kesulitan di dunia kerja.

Faktor nasib? Yakin? Well, nasib nggak akan berubah jika kamu nggak berusaha.

Ada beberapa hal yang membuat mereka—mahasiswa sukses—berbeda. Samuel B. Bacharach, seorang Profesor dari Cornell University, Amerika Serikat, dengan pengalaman mengajar 40 tahun, mengamati bahwa kebanyakan mahasiswanya yang menjadi sukses, memiliki 5 hal ini ketika mereka masih kuliah.

Melalui tulisannya di Inc.com, Profesor Samuel memberi saran ke perusahaan-perusahaan agar bisa melihat kelima karakteristik serta kualitas tersebut pada diri kandidat pekerja fresh graduates.

Buat kamu mahasiswa dan calon mahasiswa, coba deh, lihat apakah 5 ciri-ciri orang sukses berikut ini ada pada dirimu? Simak juga penjelasannya plus tips untuk memiliki dan mengembangkan karakter tersebut.

1. Gigih menggali ilmu. Nggak sekadar ilmu dalam kelas dan yang terkait dengan nilai, tapi juga ilmu yang nggak masuk perkuliahan dan nggak berhubungan sama nilai. Misalnya, volunteer membantu dosen atau senior yang mengerjakan penellitian, menulis buat jurnal ilmiah, ikutan kuliah umum terbuka, berinisiatif magang saat libur, dan lain sebagainya.

kerja keras

"Tapi ‘kan, itu bukan kewajiban mahasiswa dan nggak ngaruh sama nilai, ngapain mesti repot? Mendingan juga fokus sama tugas, ujian, dan nilai!"

Mahasiswa yang gigih nggak perhitungan tuh, soal ‘nilai’, ‘kewajiban’ dan ‘repot’. Bagi mereka yang terpenting adalah mencari pengalaman dan ilmu semasa kuliah, tanpa mengesampingkan mengerjakan tugas dan belajar tentunya.

FYI, salah satu kuliah yang menginspirasi Steve Jobs dalam mengembangkan Apple adalah pengalamannya seat in alias iseng ikutan kelas Kaligrafi. Nggak nyambung sama sekali 'kan? Hasilnya, Mac memiliki tipografi kece yang membedakannya dari komputer lain.

Intinya, ilmu dan pengalaman yang kamu dapatkan bermanfaat. Kami pun percaya, mahasiswa yang ikutan proyek ini-itu (dengan sungguh-sungguh), akan lebih unggul dibandingkan yang hanya pintar urusan textbook.   

2. Menonjol. Menurut Profesor Samuel, mahasiswanya yang berhasil adalah yang menonjol, baik dari segi kecepatan, kecerdasan, serta ketajaman pemikiran.

Berdasarkan pengamatan kami, kecepatan menangkap materi yang disampaikan dan cepat dalam mengerjakan sesuatu, merupakan hal yang penting dan bisa dilatih. Memang sih, nggak ada tambahan nilai untuk mahasiswa yang menyelesaikan tugas dengan cepat atau yang lebih dulu menguasai materi pelajaran. Tapi ini berarti kamu efisien dan bisa diandalkan. Kamu bisa jadi menonjol dalam hal kecepatan jika disiplin dan fokus dalam kuliah.

Begitu pula dengan kecerdasan dan ketajaman berpikir, kamu bisa mengasahnya dengan memperluas wawasan, banyak membaca, dan belajar dari pengalaman. Di samping itu, orang yang menonjol dibanding yang lain nggak akan cepat puas dengan kemampuan diri. Dia nggak akan merasa sudah pintar atau paling benar, sehingga selalu ingin mengembangkan diri.

3. Bisa dipercaya. Walaupun memiliki ambisi besar, mahasiswa ini nggak bakalan curang atau melakukan sesuatu yang nggak baik. Mereka bisa membedakan yang benar dan yang salah.

Kalau kamu tipe yang bisa melakukan apa saja untuk mendapat nilai bagus, atau menempuh jalan apa saja demi menyelesaikan tugas, skripsi atau yang lainnya, berarti ciri orang sukses nggak ada pada dirimu.

Menjadi pribadi yang bisa dipercaya merupakan kualitas yang perlu dilatih dan dijaga terus. Soalnya, tiap hari kamu akan menemukan tantangan dan godaan untuk melakukan hal-hal yang nggak benar untuk mencapai tujuan.

So, apakah kamu bisa dipercaya?

4. Kemampuan memimpin. Hampir semua mahasiswa Profesor Samuel yang sekarang  tergolong sukses pernah menjadi leader suatu proyek di kampus. Makanya, jangan nolak kalau ada kesempatan menjadi pemimpin.

Dengan kemampuan memimpin, kamu jadi tahu apa saja yang perlu dikerjakan untuk mencapai tujuan bersama. Nggak hanya itu, kamu juga bisa mendorong seluruh anggota tim untuk mengerjakan tanggung jawab mereka.

5. Rendah hati. Ingat, rendah hati bukan rendah diri, lho!

Mahasiswa tipe ini penuh semangat dan punya cita-cita tinggi. Namun mereka juga tahu bahwa mereka bukan makhluk super power yang nggak punya kekurangan. Mahasiswa ini nggak sombong, dan memahami kelemahan dirinya.

Orang yang rendah hati juga nggak merasa insecure dengan orang lain. Mereka justru paham bahwa karena tiap orang punya kekurangan, karena itulah kerja sama menjadi hal penting untuk mencapai tujuan. Makanya orang yang memiliki kerendahan hati itu umumnya team player yang baik.

Dari pengalaman selama bekerja, saya melihat beberapa orang yang kariernya agak “mandek” padahal mereka cerdas dan kompeten. Masalahnya ada di attitude, sih, terutama karena mereka nggak memiliki kerendahan hati. Salah satu atasan saya pun sempat mengeluhkan soal kesulitan merekrut pegawai. Ada beberapa pelamar yang sebenarnya outstanding dari segi kualifikasi. Tapi mereka nggak diterima lantaran dinilai nggak memiliki kerendahan hati.

***

Menurut saya, hal-hal yang diutarakan Profesor Samuel mengenai lima ciri orang sukses ini sangat penting. Anak muda seperti kamu (dan, ehm, saya) perlu memilikinya. Nggak hanya supaya bisa sukses secara materi, seperti punya karier cemerlang dan berprestasi. Lebih penting lagi, kelima kualitas ini bisa membuat kita menjadi orang yang lebih baik, dan berguna untuk orang banyak.

Baca juga:

(sumber gambar: tinybuddha.com, linkedin.com, vexels.com)

LATEST COMMENT
Siti Fauziah | 2 hari yang lalu

Kak, kalau ada prestasi tapi tidak sesuai dgn prodi yg dipilih, jika diajukan, apa ttp ada penilaian plus dr universitas nya kak?

FAQ SNMPTN: Dari Penilaian, Syarat, Hingga Pertanyaan Soal Peluang SNMPTN 2018
Karina Zahrin | 3 hari yang lalu

Kak mau tanya, jadi saya maba di jurusan arsitektur, kebetulan saya pilih arsi dulu karena saran dari semua orang di sekitar aku, karena dulu aku bingung mau masuk apa, dan dari aku kecil, banyak org yg nyaranin aku masuk arsi dan jadi arsitek. Bahkan dari temen2 kerja papa yang kebetulan arsitek. Tapi setelah masuk ini aku kayak susah gitu kak buat nangkep beberapa matkul Sama setiap nugas rasanya kayak berat n susah gitu Tapi kalo udh di jelasin lebih detail sama kating/siapa gitu langsung mudeng lagi Jadi hambatannya itu aku susah nangkep di materi2 di arsi ini. Menurut kakak aku ini masuknya salah jurusan atau emang belum siap sama dunia perkuliahan ya kak?

Kamu Salah Ambil Jurusan Kuliah? Cek 15 Tanda Mahasiswa Salah Jurusan!
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2018 Youthmanual ©