Menu

8 Tips Jitu agar Diterima Magang 

Kata magang sudah nggak asing lagi dikalangan mahasiswa. Dalam perkuliahan, magang sering disebut juga sebagai "kerja praktek".

Biasanya magang adalah salah satu syarat lulus menjadi seorang sarjana. Magang juga merupakan langkah awal seorang mahasiswa terjun di dunia kerja. Lewat magang besar kesempatan mahasiswa untuk bisa bekerja di perusahaan yang didambakan. That’s why, dibutuhkan tips dan tricknya.

Nah, inilah beberapa tips berdasarkan pengalaman saya magang waktu dulu masih di bangku perkuliahan. Siapa yang tahu, ‘kan tips ini bisa kamu terapkan dan membuat kamu sukses diterima di program magang impian. Penasaran? Cekidot!

1. Manfaatkan layanan konsultasi di kampus

Kalau ada program magang di kampus, tentunya pihak kampus atau dosen memiliki layanan konsultasi terkait program magang yang ada kepada para mahasiswanya. Maka carilah waktu luangmu untuk memanfaatkan layanan konsultasi tersebut, gaes. Tujuannya apa? Supaya bisa meningkatkan nilai jual kamu.

Baik itu untuk menambah pengalaman di CV, melatih berbicara di depan umum, atau kegiatan apapun yang bisa mengasah keahlianmu. Kamu juga bisa, lho, menanyakan atau mendapatkan informasi tentang perusahaan-perusahaan apa saja yang sekiranya membuka lowongan magang. Jadi, jangan sia-siakan konsultasi ini dengan cuma-cuma, ya, gaes.

2. Jangan tunggu sampai perusahaan membuka program magang

Meski perusahaan yang kamu minati nggak lagi membuka program magang, bukan berarti kamu langsung patah semangat dan berkecil hati, gaes. Soalnya saya pun demikian.

Pada waktu itu, saya iseng bertanya kepada foundernya melalui telepon dan menanyakan apakah perusahaan tersebut membuka program magang atau nggak. Saya juga menjelaskan kenapa saya ingin mengikuti program magang dan alasan kenapa perusahaan itu yang saya pilih.

3. Manfaatkan Teknologi

Linkedin

Di jaman yang sudah serba digital ini, nggak ada salahnya kalau kamu memanfaatkan kecanggihan teknologi, gaes. Soalnya, mungkin buat sebagian orang, memanfaatkan Studentjob, Zonamagang, Linkedin, atau yang lain, lebih efisien dibanding menghubungi perusahaan berkali-kali. Begitupun dengan perusahaannya, mungkin perusahaan tersebut juga sudah sangat melek digital.

Nah, seperti yang sudah disinggung di poin atas, sebelum saya menghubungi melalui telepon. Saya menghubungi foundernya terlebih dahulu dengan direct message instagram, lho. Dan syukur-syukur foundernya sangat welcome.

Jadi, jangan ragu untuk menghubungi perusahaan tersebut secara langsung dan tawarkan keahlianmu. Yah, hitung-hitung langkah ini adalah untuk menciptakan peluang bagi dirimu sendiri.

4. Kenal orang dalam

Eitss, tunggu dulu. Yang dimaksud di sini bukan dalam artian negatif, ya! Barangkali saja ada teman sekelas atau kakak senior di kegiatan non-akademik yang bisa ditanya-tanya.

Siapa tahu, ‘kan, orang-orang tersebut bisa memberimu info magang yang barangkali nggak dipublikasikan secara luas. Mulai dari info-info tentang apa saja yang dibutuhkan perusahaan—yang mungkin ada padamu atau nggak, info peluang untuk diterima magang, bahkan info-info yang membuatmu cepat move on dan kemudian melamar magang pada perusahaan lainnya—sekiranya peluangmu disitu sangat tipis, gaes.

5. Persiapkan dengan rapi berkas yang dibutuhkan

Meskipun magang, CV dan portfolio tetap dibutuhkan.  Maka dari itu, kamu harus rajin mengotak-atik dan buat semenarik mungkin (tapi, jangan berlebihan juga, ya). Kamu juga bisa menyesuaikan CV dan portfoliomu dengan profil perusahaan yang dituju.

Oya, beberapa perusahaan ada yang meminta surat keterangan dari pihak kampus yang menyatakan kamu adalah mahasiswa dari kampus tersebut dan sedang melaksanakan program magang. Jadi, persiapkanlah semua berkas-berkasnya dari jauh-jauh hari, ya, gaes.

Catatan:

Kalau kamu melamar magangnya melauli e-mail, pastikan cover lettermu nggak ketinggalan. Bikin cover letter yang personal, ya, jangan asal copy paste. Hehehe.

Info lengkap mengenai pembuatan cover letter bisa kamu baca di: Cara Membuat Cover Letter dan 5 Hal Penting yang Harus Kamu Cantumkan di Dalamnya.

6. Lakukan follow up

follow up

Setelah kamu  mengirim berkas yang dibutuhkan—baik itu melalui e-mail ataupun datang langsung ke perusahaanya. Cobalah untuk mencari contact person salah satu karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut, gaes.

Tujuannya adalah untuk memastikan lamaranmu telah diterima dan dibaca. Kalau follow up sudah dilakukan dan HRD sudah membaca CV, tanyakan kepastian pengumuman penerimaan calon karyawan magang secara rinci. Misalnya menanyakan apakah penerimaan karyawan magang diumumkan secara umum atau pribadi, lewat website, media sosial¸ sms, ataukah e-mail.

7. Proses interview

Kalau kamu mendapat panggilan magang, jangan langsung seneng dulu, gaes. Panggilan tersebut nggak menandakan kalau kamu langsung diterima magang, tapi masih ada satu proses seleksi lagi yang biasanya disebut dengan interview.

Jangan meremehan interview, soalnya ini yang menentukan apakah kamu diterima atau nggak. Saat interview, sampaikan juga kenapa kamu punya motif kuat untuk magang diperusahaan tersebut. Intinya,  Percaya diri dan yakin aja, gaes, bahwa kamu pantas untuk magang di perusahaan tersebut.

8. Tunjukkan keahlian saat interview

Saat interview, ada baiknya kamu menunjukan keahlian sebagai berikut, gaes.

Pertama, mudah beradaptasi. Perekrut akan tertarik kalau kamu terlihat nggak kaku dan mudah menerima masukan dari atasan. Kedua, tunjukkan kamu berminat terhadap program magang tersebut. Pastikan juga mereka tahu kalau kamu mau belajar dan mencari pengalaman di bidang itu.

Ketiga, memiliki pengetahuan luas. Kalau kamu melamar di kantor berita, tunjukkan kalau kamu mengikuti perkembangan isu baik nasional maupun internasional. Begitu pula di bidang lain, jangan sampai mereka menganggap kamu kudet a.k.a kurang update.

Keempat, mau mendengarkan. Kalau kamu fokus mendengarkan, kamu akan mudah dalam menyesuaikan diri, bekerja sama dengan orang lain, bekerja dengan cerdas, hingga mengasah kemampuan komunikasi. Keterampilan mendengarkan adalah cara paling ampuh untuk memposisikan diri kamu.

Nggak cuma itu, dengan mendengarkan, kamu menunjukkan empati, perhatian, serta menciptakan kredibilitas dalam sebuah interview singkat.

***

Itulah 8 tips jitu biar kamu keterima magang. Semoga bermanfat, ya, gaes.

 

Baca juga:

 

(Sumber gambar: az.usembassy.gov, linkedin.com, thebalancecareers.com)

LATEST COMMENT
Aditya Guntur | 10 menit yang lalu

Open endorse pria Instagram @guntur_g9

Tarif Endorse di Media Sosial Berapa, Sih?
Shahfa Ananda | 6 jam yang lalu

apa aja sih kak jurusan yang berkaitan dengan fisika selain teknik sipil?

Daya Tampung SNMPTN 2019 di Universitas Brawijaya
Arif Alfon Gordon | 17 jam yang lalu

Jadi, ketika saya lulus sbm, harus saya lepaskan kak??

Program Bidikmisi Jalur SNMPTN, SBMPTN dan Ujian Mandiri/PMDK/UMPN 2019
Achmad Choirul Huda | 19 jam yang lalu

Min jadi univ mau nerima kita dipilihan kedua kan? Banyak kabar hoax yg bilang gitu :(

Strategi Menentukan Pilihan Pertama dan Kedua pada SBMPTN 2019
Azizah Nur | 21 jam yang lalu

Bismillah maba oseanografi itb 2021:)). O iya kalo oseano di itb tesnya saintek atau soshum?

Serba-Serbi Jurusan Oseanografi—Untuk Kamu yang Ingin “Kenalan” Lebih Jauh dengan Laut dan Seisinya
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©