Menu

Berencana untuk Pindah Jalur Karier? Ini Tips Suksesnya!

Proses cari kerja emang nggak kalah menantang dari proses mengenali diri dan memilih jurusan kuliah. Jalannya nggak selalu mulus, bahkan seringkali kamu pun harus “kecemplung” terlebih dahulu untuk mengetahui apakah karier tersebut adalah karier yang paling sesuai dengan diri kamu.

That’s why berpindah-pindah tempat kerja menjadi hal yang lazim dilakukan oleh orang-orang yang sudah bekerja. Kalau kamu merasa nggak cocok dengan budaya kerja di tempat kerja yang sekarang, bisa pindah ke perusahaan lain. Nah, gimana kalau kasusnya ternyata kamu nggak sesuai dengan profesi dan karier yang sekarang kamu jalani?

Pindah jalur karier adalah salah satu opsi yang bisa kamu pilih ketika kamu merasa pekerjaanmu yang sekarang nggak lagi bikin kamu bersemangat dan nggak lagi melihat masa depan kamu di jalur yang sama—alias mentok. So, apa nih, yang harus dilakukan ketika kamu sudah memantapkan diri untuk pindah jalur karier agar kamu tetap bisa mengejar kesuksesan di masa depan?

Tips 1: Pastikan karier yang kamu incar adalah sesuatu yang kamu suka dan bisa lakukan sampai beberapa tahun mendatang

tips pindah karier lithan academy

Merasa apa yang kamu lakukan dalam pekerjaan kamu nggak seseru dan sememuaskan ketika awal kamu menjalaninya? Nggak usah khawatir, kamu nggak sendirian, kok. Ini adalah hal yang lumrah terjadi oleh para pencari kerja, apalagi kamu yang belum mengenali diri sendiri dengan baik terkait apa yang menjadi minatmu dan dimana letak kemampuanmu yang relevan dengan karier dan profesi yang kamu jalani.

Di karier kamu yang sebelumnya, kamu setidaknya sudah mengeksplorasi hal-hal apa yang kamu suka atau tidak suka dan hal-hal apa yang kamu bisa dan tidak bisa kamu lakukan dalam suatu pekerjaan. Dari sini, kamu bisa menyaring kira-kira jalan karier yang seperti apa yang punya banyak hal-hal yang kamu suka dan bisa dan tentunya memiliki sedikit hal-hal yang kamu nggak suka dan bisa.

Kuncinya, kalau udah suka dan bisa, pastinya jauh lebih menyenangkan untuk dilakukan. Apalagi jika kamu sudah menggali minatmu sedalam mungkin, karier yang kamu incar nggak akan terasa basi. Tinggal bagaimana kedepannya kamu bisa mempertahankan apa yang menjadi minatmu dan mengembangkan kemampuan yang dibutuhkan untuk karier barumu agar tetap bisa bertahan di masa depan.

Tips 2: Upgrade diri dengan mengembangkan kemampuan dan menabung portofolio yang dibutuhkan di tempat yang tepat. Harus efektif dan efisien biar nggak kesalip sama yang lain!

Tentu nggak ada gunanya jika kamu ingin pindah jalur karier jika kamu belum memiliki kemampuan dan keahlian spesifik untuk bisa menjajal karier di bidang yang lain. Sorry to say, industri membutuhkan orang yang siap kerja, dan mereka nggak akan buang waktu untuk mereka yang masih “mentah” dan harus memulai segalanya dari nol.

Mengembangkan kemampuan dan keahlian yang dibutuhkan untuk menguasai hal yang baru tentunya akan memakan waktu dan usaha yang nggak sedikit. Nggak jarang banyak yang “nyambi” di sela-sela kesibukan kerjanya untuk melatih diri dan mengumpulkan pengalaman baru. Ada juga yang nggak setengah-setengah untuk mundur teratur dari kariernya yang sekarang untuk berputar 180 derajat dan fokus mengembangkan diri untuk terjun ke bidang yang baru. Intinya: upgrade diri!

Baik memilih jalan “nyambi” atau berputar 180 derajat, ada baiknya kamu mengembangkan kemampuan di tempat yang tepat agar kamu nggak buang-buang waktu dan nggak kesalip dengan para pencari kerja lain yang sudah lebih dulu menguasai kemampuan yang dibutuhkan dan mengumpulkan pengalaman atau portofolio untuk industri incaranmu.

Untuk kamu yang merasa belajar otodidak nggak cukup, mencari tempat yang tepat untuk mengembangkan kemampuan untuk pindah jalur karier emang bukan hal yang mudah. Belum lagi jika skill yang kamu pelajari membutuhkan sertifikasi tertentu untuk kamu dapat meniti karier di bidang yang membutuhkan.

Eniwei, kabar baik untuk kamu yang berencana pindah karier menjadi programmer dan sedang dalam mencari tempat yang tepat untuk melatih kemampuan. LITHAN Academy punya program Full Stack Web Developer Bootcamp (FSWB Bootcamp) selama 1000 jam penuh yang bisa kamu ikuti di tengah-tengah agendamu berganti jalur karier, baik dengan komitmen full time ataupun “nyambi kerja” alias part time. Jadi, kamu nggak perlu mengganggu jam kerjamu karena kamu masih bisa ikutan training bootcamp di jam sepulang kerja.

lithan academy training bootcamp

How so? Pembelajaran di FSWD Bootcamp dilaksanakan secara online dan interaktif, dimana video materi akan disiarkan secara langsung sehingga peserta (dari berbagai negara!) dan pengajar bisa saling berinteraksi selama sesi belajar. Kamu pun juga akan dibimbing oleh para tutor yang profesional dalam bidangnya, yang juga bisa kamu ajak diskusi kapan aja. Serunya lagi, biaya yang harus kamu keluarkan untuk training bootcamp LITHAN Academy sangat terjangkau—bahkan bisa dicicil setelah kamu mendapatkan kerja. Wih!

Masih penasaran sama FSWD Bootcamp LITHAN Academy? Kunjungi link berikut ini untuk baca informasi yang jauh lebih lengkap, ya.

Tips 3: Cari kesempatan sesuai kebutuhan industri dan pergerakan tren karier

Setelah mantap berpindah jalur karier dan meningkatkan kemampuan dan kompetensi yang dibutuhkan industri incaran, saatnya kamu cari kesempatan di luar sana. Sebenarnya, di luar sana ada banyak banget kesempatan untuk para pencari kerja baik yang masih fresh grad ataupun yang mau pindah jalur karier. Intinya, jika kamu ingin mendapatkan kesempatan sesuaikan kemampuan kamu dengan kebutuhan industri.

Mungkin banyak dari kamu yang berniat untuk pindah jalur karier karena merasa lebih baik mengikuti panggilan hati alias passion. Tapi jangan lupa, kesempatan karier yang akan kamu dapatkan adalah gabungan dari minat, kemampuan yang mendukung, dan kebutuhan yang ada di luar sana. Jadi, kamu nggak boleh sekonyong-konyong hanya mengikuti hati dan menutup mata dengan berusaha untuk meningkatkan kemampuan yang dibutuhkan oleh industri yang membuka kesempatan.

Jadi, jangan lupa untuk mencari kesempatan yang sesuai dengan industri dan pergerakan tren karier, ya. Kalau kamu sudah punya minat dan kemampuan yang mendukung, tapi nggak ada kebutuhan di luar sana, tentunya akan sulit. Kecuali kalau kamu bersedia taking the extra mile dan ingin membuat kesempatan untuk dirimu sendiri, kenapa nggak?

Good luck!

Baca juga:

(sumber gambar: lifehacker.com, seek.com.au, lithan.com)

LATEST COMMENT
Fajar Haryadi | 8 jam yang lalu

UI itu secara resmi masuk Provinsi DKI Jakarta (meskipun sebagian kampus dan rektorat masuk Depok). Hanya warga DKI Jakarta saja yg bisa mendaftar SNMPTN ke UI. Sementara ITB itu kampus utamanya di Kota Bandung.

UI Versus ITB, Mana yang Lebih Unggul?
Aldayra Putri | 1 hari yang lalu

di desain interior ini nantinya bekerja sebagai apa ya?

Mengenal Jurusan Desain Interior Lebih Dalam dan Prospek Kerjanya di Masa Depan
Dhania Nur Indah | 1 hari yang lalu

Kak maksudnya pengetahuan umum itu apa ya?materinya apa aja ya kak?

Serba Serbi Selma dan Sekolah Vokasi Universitas Brawijaya 2019
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2019 Youthmanual ©